Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau mencatat sebanyak 73,19 persen atau 162.242 anak usia 6-11 tahun sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis kedua.
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri, Tjetjep Yudiana di Tanjungpinang, Kamis, mengatakan, penambahan jumlah anak yang suntik vaksin dosis kedua tersebut relatif sedikit, seperti hari ini hanya bertambah 84 orang.
Baca juga: Presiden: Aktivitas Seni dan Budaya Harus Kembali Bangkit
"Kami imbau agar anak yang sudah memenuhi persyaratan untuk suntik vaksin dosis kedua segera ke posko vaksinasi terdekat," kata mantan Kadis Kesehatan Kepri itu.
Sementara vaksinasi COVID-19 dosis pertama untuk anak usia 6-11 tahun mencapai 89,58 persen atau 198.574 orang. Jumlah anak yang memenuhi persyaratan untuk vaksinasi dosis pertama juga menurun.
"Hanya bertambah 34 orang hari ini. Target sasaran vaksinasi untuk anak mencapai 221.670 orang," ucapnya.
Warga Kepri yang berusia 12-17 tahun atau remaja yang sudah vaksinasi dosis pertama mencapai 219.664 orang atau 105,78 persen, melampaui target. Sedangkan remaja yang sudah vaksinasi dosis kedua 93,39 persen atau 193.935 orang, hanya bertambah 10 orang.
Tenaga kesehatan yang berusia di atas 18 tahun yang sudah vaksinasi dosis pertama mencapai 20.256 orang atau 143,56 persen, dosis kedua 19.906 atau 140,97 persen, dan dosis penguat (booster) 17.490 orang atau 123,86 persen.
Pelayan publik yang berusia di atas 18 tahun yang sudah vaksinasi dosis pertama mencapai 335.992 orang atau 260,62 persen, dosis kedua 303.472 orang atau 235,44 persen, dan dosis ketiga 168.393 orang atau 130,65 persen.
Vaksinasi dosis pertama COVID-19 untuk warga lanjut usia di Kepri mencapai 73.182 orang atau 83,99 persen, dosis kedua 62.160 atau 71,34 persen, dan dosis ketiga 25.884 orang atau 29,71 persen.
Sedangkan vaksinasi dosis pertama untuk masyarakat umum dan rentan penyakit mencapai 912.588 orang atau 79,83 persen, dosis kedua 773.393 orang atau 67,65 persen, dan dosis penguat 388.976 atau 34,02 persen.
"Kami imbau masyarakat untuk vaksinasi agar kekebalan tubuh meningkat," ucapnya. (Ant/OL-6)
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved