Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ULAMA terkemuka dari mazhab Syafiiyah Imam An Nawawi menyebut puasa sembilan hari sebelum Hari Raya Idul Adha termasuk amalan yang paling utama. Puasa tersebut termasuk puasa Arafah pada 9 Zulhijah dan puasa Tarwiyah 8 Zulhijah.
Hal itu berdasarkan dari suatu hadits yang diriwayatkan dari Abu Daud:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَصُومُ تِسْعَ ذِى الْحِجَّةِ وَيَوْمَ عَاشُورَاءَ وَثَلاَثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ أَوَّلَ اثْنَيْنِ مِنَ الشَّهْرِ وَالْخَمِيسَ
Artinya, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam biasa berpuasa pada sembilan hari awal Zulhijah, pada hari 'Asyura' (10 Muharram), berpuasa tiga hari setiap bulan, awal bulan di hari Senin dan Kamis." (HR. Abu Daud).
Ada pula amalan yang dianjurkan dijalankan selama sembilan hari pertama Zulhijah. Masyarakat juga mengenal istilah puasa sunah 1-7 Zulhijah, Tarwiyah, dan Arafah.
Puasa di awal bulan Zulhijah sangat dianjurkan sebagai perwujudkan syukur dan jalan untuk memperoleh keberkahan dari Allah SWT.
Niat puasa Dzulhijjah:
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
"Nawaitu shauma syahri dzil hijjati sunnatan lillahi ta’ala."
Artinya, "Saya niat puasa sunah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta’ala."
Setelah membaca niat ini di malam sebelum tanggal 1 Zulhijah, umat Muslim bisa memulai puasa dengan sahur pada dini hari. Kemudian, melanjutkan ibadah puasa sunah selama tujuh hari berturut-turut.
Setelah selesai melaksanakan puasa sunnah tujuh hari di awal bulan Zulhijah, umat Islam yang masih ingin memperoleh keberkahan dari Allah SWT bisa melanjutkan dengan puasa Tarwiyah. Niat puasa Tarwiyah diucapkan pada 8 Zulhijah, tepat setelah puasa tujuh hari selesai.
Baca juga: Niat Salat Idul Adha: Arab, Latin, dan Artinya
Niat puasa Tarwiyah:
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى
"Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta'aala."
Artinya, "Saya niat berpuasa sunnah tarwiyah karena Allah ta’ala."
Selesai menjalankan puasa Tarwiyah, keesokan hari ada lagi puasa sunah Arafah yang dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menjalankan ibadah haji. Puasa sunah Arafah dilakukan tepat setelah puasa Tarwiyah, yakni pada 9 Zulhijah.
Niat puasa Arafah:
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
"Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta’ala."
Artinya, "Saya niat puasa Arafah, karena Allah ta’ala."
Niat puasa sunah di bulan Zulhijah bisa dilantunkan setiap selesai puasa sunah sebelumnya di waktu malam hari atau sebelum waktu sahur. Jadi, janganlah lupa untuk berpuasa Tarwiyah dan Arafah. Selamat menjalankan ibadah puasa! (OL-14)
Bingung baca niat puasa Ramadan pakai Ramadhana atau Ramadhani? Simak penjelasan kaidah bahasa Arab dan pendapat ulama agar ibadah makin mantap.
Hubungan suami istri di siang hari bulan Ramadan membatalkan puasa dan dikenai kifarat berat. Simak urutan hukuman dan ketentuannya menurut syariat.
Pahami perbedaan mendalam makna Ramadan, shiyam, shaum, dan puasa untuk meningkatkan kualitas ibadah Anda secara spiritual dan fisik di tahun 2026.
Daftar lengkap ayat Al-Quran dan hadis sahih tentang kewajiban serta keutamaan puasa Ramadan sebagai panduan ibadah tahun 2026.
Apakah boleh Puasa Daud di hari Jumat? Simak penjelasan hukum fikih, hadis larangan puasa Jumat, dan pengecualian bagi pengamal Puasa Daud di sini.
Simak tinjauan medis manfaat Puasa Daud bagi metabolisme. Dari proses autofagi hingga sensitivitas insulin, temukan alasan mengapa pola ini sangat sehat.
Salat dhuha merupakan salah satu salat sunah yang dilakukan pada waktu dhuha atau sebelum masuk waktu salat zuhur. Salat dhuha bisa dikerjakan 2 hingga 4 rakaat atau bahkan lebih.
Perlu diketahui, cara melakukan salat dhuha sama dengan salat sunah pada umumnya. Hal yang membedakannya hanyalah bacaan niat, waktu, dan doa salat dhuha.
Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia merayakan Maulid Nabi, hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, pada 12 Rabiul Awal.
Untuk berwudhu dimulai dari niat, membasuh bagian-bagian tubuh hingga doa wudhu. Tentu saja semua hal-hal tersebut sudah pernah diajarkan saat di sekolah maupun di tempat mengaji.
KH Luthfi Bashori menjelaskan bahwa jarang sekali ada di kalangan umat Islam dewasa ini yang menjaga istikamah berwudu setiap kali akan makan dan sesudahnya.
Di bulan Muharram, umat Islam disunnahkan untuk mempe
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved