Kamis 12 Mei 2022, 14:29 WIB

Kemenparekraf Perkuat Pariwisata Berkualitas di Biak Numfor Papua

Insi Nantika Jelita | Humaniora
Kemenparekraf Perkuat Pariwisata Berkualitas di Biak Numfor Papua

MI/Adam Dwi
Penyelam menikmati keindahan terumbu karang di Kepulauan Padaido, Biak, Papua.

 

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) memperkuat destinasi wisata berkualitas di Kabupaten Biak Numfor, Papua.

Upaya itu dengan meningkatkan sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik.

"Pariwisata berkualitas dan berkelanjutan ini potensi yang harus kita kembangkan, dengan kolaborasi pengelolaan DAK Fisik yang terintegrasi," ujar Menparekraf Sandiaga Uno dalam keterangannya, Kamis (12/5).

Dari 17 bidang DAK Fisik, terdapat enam bidang tematik yang difokuskan pada pariwisata. Rincianya, pariwisata, jalan, industri kecil dan menengah (IKM), lingkungan hidup, serta perdagangan dan UMKM.

Baca juga: Ke Markas PBB, Sandiaga Bahas Pariwisata Berkelanjutan

Menurut Sandiaga, sinergitas implementasi DAK nasional harus diwujudkan untuk mencapai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Program ini diharapkan mewujudkan tata kelola DAK Fisik yang terintegrasi. Sehingga, mempercepat pemulihan sektor parekraf untuk menciptakan nilai tambah/PAD daerah, khususnya di Indonesia bagian timur.

"Salah satu upaya untuk membangun destinasi tersebut adalah memanfaatkan DAK Pariwisata," imbuhnya.

Baca juga: Industri Pariwisata Indonesia Menargetkan 1,8 -3,6 Juta Wisman di 2022

Direktur Pengembangan Destinasi II Kemenparekraf Wawan Gunawan menjelaskan, selain kegiatan sinergitas, pihaknya terus memberikan dukungan lewat pendampingan bagi desa wisata di Biak Numfor.

Selain itu, diupayakan penataan amenitas, seperti di Goa Jepang, juga revitalisasi toilet bersih. "Kita tidak hanya kata-kata, tapi bagaimana implementasi DAK fisik dimanfaatkan dan terintegrasi," papar Wawan.

PLH Sekda Biak Numfor Lot Yensenem menuturkan pariwisata di daerahnya akan terus diupayakan pemerintah daerah. Itu dengan melakukan koordinasi dan konsultasi dengan pemerintah provinsi.

"Baik secara regulasi, tetapi juga secara keberpihakan keuangan dan teknologi, untuk bisa mengelola pariwisata di sekitar Kabupaten Biak Numfor," pungkasnya.(OL-11)
 

Baca Juga

Ist

The Fourth APRMC Bahas Bisnis dalam Merespons Dampak Pandemi

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 15:49 WIB
PPM School of Management (PPM SoM) menggelar konferensi internasional manajemen, Asia-Pacific Management Research Conference (APMRC) yang...
Kemenkes

Apa Arti Status Probable, Confirmed dan Epi-Linked pada Kasus Hepatitis Akut?

👤Zubaedah Hanum 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 15:45 WIB
JURU Bicara Kementerian Kesehatan RI dr Mohammad Syahril, SpP, MPH menjelaskan sejumlah definisi kasus pada penyakit hepatitis. Mulai dari...
ANTARA

Jelang Iduladha, Kementan Gencar Putus Virus PMK Hewan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 15:00 WIB
Badan Karantina Pertanian besama jajaran Polri melakukan pengecekan terhadap semua hewan baik yang datang dari Pulau Sumatera maupun yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya