Kamis 05 Mei 2022, 15:16 WIB

DPR Minta Pemerintah Gencarkan Edukasi Disiplin Prokes

Sri Utami | Humaniora
DPR Minta Pemerintah Gencarkan Edukasi Disiplin Prokes

Ist/DPR
Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo.

 

PEMERINTAH diminta untuk menggencarkan sosialisasi dan edukasi termasuk kesigapan fasilitas kesehatan menyoal adanya hepatitis akut kepada masyarakat.

Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo dalam keterangannya menekankan perlunya edukasi melalui fasilitas kesehatan yang bertujuan meningkatkan kewaspadaan.

"Pemerintah harus menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Pemerintah pusat, pemerintah daerah melalui fasilitas kesehatan untuk kita edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Ya tetap melakukan aktivitas seperti biasa, namun wajib 5M," ujarnya, Kamis (5/5).

Kedisiplinan publik dalam menerapkan protokol kesehatan menjadi kunci untuk mengantisipasi terjadinya wabah kembali.

Di sisi lain dia meyakini pemerintah pasti akan melakukan koordinasi dengan WHO dan negara lain dalam mengantisipasi hepatitis akut tersebut.

"Bagaimana antisipasinya ini tentu saya kira Litbangkes kita yang sekarang di bawah BRIN terus melakukan satu pantauan, suatu penelitian bagaimana bisa kita proses pengobatannya, bagaimana proses pengendalian"

Baca juga: Hepatitis Akut, IDAI Minta Suspek Disolasi dalam Pengawasan Ketat

Dengan terdeteksinya kembali virus yang dapat sewaktu-waktu mewabah ini mendesak pemerintah dan DPR untuk memberikan penguatan anggaran yang cukup kepada penelitian di bidang kesehatan.

"Penelitian ini harus diperkuat sehingg kelak kita bisa lebih cepat mengetahui dan melakukan antisipasi potensi untuk adanya virus baru," ujar Rahmad.

Dia meminta para orangtua untuk memerhatikan gejala yang ada jika anak sakit. Kemudian jangan ragu untuk segera meminta tindakan tepat di fasilitas kesehatan terdekat.

"Khusus kepada anak-anak kita yang terindikasi tanda-tanda ke arah hepatitis jangan terlambat untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan," tuturnya.

"Karena ini bersifat akut jangan sampai terlambat sehingga segeralah menuju ke tempat-tempat fasilitas kesehatan yang terdekat seperti, diare, panas tinggi kemudian warna kuning tubuhnya segera harus segera dibawa ke rumah sakit ataupun fasilitas kesehatan," tukas Rahmad. (Sru/OL-09)

Baca Juga

Antara

Empat Provinsi Rawan Karhutla Telah Berstatus Siaga

👤Dinda Shabrina 🕔Kamis 07 Juli 2022, 13:01 WIB
Empat provinsi rawan karhutla itu antara lain Kalimantan Barat, Riau, Sumatra Utara dan Papua. Aloe menyampaikan pihaknya telah mengerahkan...
MI/Reza Sunarya

Bupati Purwakarta Terima Anugerah Manggala Karya Kencana dari BKKBN

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 07 Juli 2022, 12:53 WIB
Bupati Purwakarta, Jawa Barat Anne Ratna Mustika menerima Anugerah Manggala Karya Kencana yang merupakan penghargaan tertinggi dari...
MI/PALCE AMALO

Presiden Tegaskan Pentingnya Kemandirian Pangan untuk Cegah Stunting

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 07 Juli 2022, 12:49 WIB
Presiden mengajak kepada seluruh kepala daerah untuk memanfaatkan lahan sekecil apapun yang ada di wilayahnya untuk menanam dan berproduksi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya