Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
TEMUAN hepatitis akut menjadi sorotan dunia. Pemerintah diminta bekerja cepat merespons penyakit tersebut.
"Saya meminta pemerintah bekerja cermat, cepat, dan tepat," kata anggota Komisi IX DPR Luqman Hakim saat dihubungi, Rabu (4/5)
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyarankan agar eksekutif menggandeng para ahli hepatitis. Sehingga, mitigasi yang tepat bisa segera ditemukan dalam waktu dekat.
"Komunikasi dengan institusi-institusi kesehatan dunia juga penting dilakukan," ujarnya.
Luqman meminta agar pemerintah tidak menyepelekan temuan hepatitis akut tersebut. Jangan sampai pengalaman covid-19 kembali terulang.
"Kita belajar dari respon pemerintah terhadap pandemi covid-19 yang pada masa awal sempat diremehkan dan menjadi bahan candaan beberapa menteri. Tentu hal seperti itu tidak boleh diulangi lagi," sebut dia.
Selain itu, masyarakat diminta tidak panik dan percaya kepada pemerintah. Hal tersebut dinilai sangat dibutuhkan dalam menghadapi permasalahan tersebut.
"Ketenangan dan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, menjadi modal penting bagi pemerintah bersama para peneliti penyakit untuk dapat bekerja dengan tenang dan mendalam untuk mengenali jenis penyakit ini beserta cara mencegah dan mengobatinya," sebut dia.
Ia meyakini permasalahan hepatitis akut ini akan menjadi sorotan Komisi IX DPR. Apalagi jika penyakit tersebut sudah merebak di Indonesia.
"Ke depan, bila kasus ini menunjukkan gejala perkembangan meluas, tentu DPR akan membahasnya lebih lanjut dengan pemerintah," pungkasnya.
WHO menyatakan kejadian luar biasa pada kasus hepatitis akut yang menyerang anak-anak di Benua Eropa, Amerika dan Asia. Belum diketahui ada penyebab penyakit yang teridentifikasi sejak sejak 15 April 2022 ini. Sejauh ini di Indonesia, hepatitis akut sudah memakan korban tiga pasien anak (OL-8)
MEMPERINGATI World Hepatitis Day 2025, PT Bio Farma (Persero) mendukung program kesehatan nasional dengan berpartisipasi aktif dalam kampanye cegah hepatitis
HEPATITIS merupakan peradangan pada hati yang disebabkan banyak faktor. Salah satu jenisnya adalah Hepatitis A yang disebabkan virus Hepatitis A (HAV).
Hingga Juli 2025, Etana telah memperluas jangkauan vaksin Healive, vaksin hepatitis A inaktif yang telah terbukti aman dan efektif.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye global untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit hepatitis, yang sering disebut sebagai silent killer
Jumlah penderita kanker hati di seluruh dunia diperkiakan hampir dua kali lipat pada 2050, jika pencegahannya tidak segara ditingkatkan.
Hepatitis adalah kondisi peradangan atau pembengkakan pada organ hati.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
MEDIAINDONESIA.COM, 8 Februari 2026, menurunkan berita berjudul ‘Lebih Awal, Arab Saudi Mulai Terbitkan Visa Haji 2026 Hari Ini’.
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved