Jumat 22 April 2022, 20:53 WIB

Generasi Muda RI Diundang Ikuti Kompetisi Zayed Sustainability Prize

mediaindonesia.com | Humaniora
Generasi Muda RI Diundang Ikuti Kompetisi Zayed Sustainability Prize

Ist
Penyelenggara Zayed Sustainability Prize dari Uni Emirat Arab mengundang generasi muda dunia mengikuti kompetisi berbasis keberlanjutan.

 

THE Zayed Sustainability Prize, pelopor penghargaan dunia milik Uni Emirat Arab yang mengakui organisasi dan sekolah menengah dunia dengan solusi-solusi keberlanjutan telah resmi mengumumkan bahwa putaran 2023 telah dibuka. 

Pendaftaran penghargaan tahun ke-15 telah dibuka sampai dengan 6 Juli 2022 melalui portal daring https://zayedsustainabilityprize.com/.

Usaha kecil menengah (UKM), organisasi nirlaba, dan sekolah menengah yang memiliki solusi keberlanjutan diundang untuk mendaftarkan diri di lima kategori yaitu kesehatan (health), pangan (food), energi (energy), air (water), dan sekolah menengah dunia (global high schools).
 
Pada putaran 2022, penghargaan ini menerima 4.000 aplikasi pendaftaran, sebuah kenaikan penerimaan yang signifikan sebesar 68,5% dibandingkan tahun sebelumnya, yang tercatat berasal dari 151 negara.
 
Menanggapi pada peluncuran penghargaan putaran 2023, Menteri Industri dan Teknologi Tinggi Uni Emirat Arab dan Direktur Jenderal dari the Zayed Sustainability Prize, Dr. Sultan Ahmed Al Jaber, mengatakan,“Sejak 14 tahun silam, penghargaan ini dengan bangga mempersembahkan tujuannya yakni mengakui dan memberikan penghargaan pencapaian kepada mereka yang mendorong solusi yang berdampak besar, inovatif dan menginspirasi."

 "Dengan melanjutkan pengembangan warisan ini, kami berharap dapat memberikan penghargaan kader pelopor keberlanjutan baru yang akan mendorong perubahan lingkungan dan sosial yang nyata dan menghasilkan dampak positif yang bahkan lebih besar lagi pada dunia,” jelas  Sultan Ahmed Al Jaber,.

Al Jaber menambahkan, ”Generasi muda tetap merupakan fokus yang integral dari penghargaan ini dan kami berkomitmen untuk memberdayakan lebih jumlah pemimpin keberlanjutan masa depan dengan menyediakan wadah untuk mewujudkan ide-ide berani mereka melalui kategori sekolah menengah dunia.”

Baca juga: Fakultas Hukum UPN Veteran Jakarta Selenggarakan Lomba Debat

The Zayed Sustainability Prize akan terus menjadi mitra dan pemimpin pemikiran yang tangguh dalam pembangunan keberlanjutan internasional.

Dengan menggaungkan pekerjaan penting yang telah dilakukan di seluruh dunia dalam kesehatan, energi, pangan dan air, dan memfasilitasi penerapan solusi tersebut bagi komunitas yang rentan di seluruh dunia melalui pemenang Penghargaan, kami telah membantu mengubah kehidupan lebih dari 370 juta orang.”

Hadiah dana tahunan dari penghargaan yang bernilai total USD 3 juta diberikan kepada para pemenang di setiap kategori sebesar USD 600 ribu.

Untuk kategori sekolah menengah dunia dibagi menjadi pemenang dari masing-masing enam wilayah dunia dengan setiap sekolah menerima hadiah hingga USD 100 ribu.untuk memulai atau mengembangkan lebih lanjut proyek mereka.  

Keenam wilayah dunia dari kategori Sekolah Menengah Dunia adalah Amerika, Eropa dan Asia Tengah, Timur Tengah dan Afrika Utara, Afrika Sub Sahara, Asia Selatan, dan Asia Timur dan Pasifik.

Terinspirasi dari warisan kemanusiaan dari Bapak pendiri Uni Emirat Arab, Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan, Penghargaan ini telah memberikan penghargaan kepada total 96 pemenang yang solusi atau proyek sekolah yang dipimpin oleh siswanya sudah mengubah secara positif kehidupan jutaan manusia.

Formulir pendaftaran beragam dalam setiap kategorinya, elemen inti dari setiap pendaftar ada pada cara inovasi, dampak dan insipirasinya dalam teknologi, penerapan dan solusi yang mendorong perubahan kehidupan manusia menjadi lebih baik.

Untuk kategori kesehatan, pangan, energi dan air, organisasi yang berpartisipasi harus menunjukkan bahwa mereka sedang memperbaiki akses ke produk atau layanan penting dan mempunyai visi jangka panjang bagi peningkatan kondisi kehidupan dan pekerjaan.  

Untuk kategori sekolah menengah dunia, proyek-proyek mereka harus dipimpin oleh para siswa, dengan penekanan pada siswa secara aktif terlibat dalam proses perencanaan, pengimplementasian, dan pengawasannya.
 
The Zayed Sustainability Prize mempunyai proses penilaian tiga tingkat, dimulai dari uji kelayakan yang dilakukan oleh konsultan riset dan analis independen.

 Tahap ini mengidentifikasi peserta dan hasil yang layak untuk dipilih menjadi calon yang memenuhi syarat.  

Dilanjutkan dengan penilaian yang dilakukan oleh panitia pemilihan yang terdiri dari dewan ahli internasional yang independen pada masing-masing kategori.  

Dari calon yang memenuhi syarat terpilih, para finalis diserahkan kepada juri penghargaan ini yang secara bulat menentukan pemenang di seluruh lima kategorinya.
 
Para pemenang akan diumumkan di tahun 2023 pada sebuah Upacara Penghargaan sebagai bagian dari the Abu Dhabi Sustainability Week (ADSW). (RO/OL-09)

Baca Juga

Ist

Sandiaga Uno : Tingkat Kunjungan Wisatawan di Tanah Air Meningkat 30%

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 30 Juni 2022, 10:20 WIB
Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 kali ini menyambangi Desa Wisata Semen yang berada di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar,...
ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

Orangtua Diminta Isi Liburan Anak dengan Mengasah Kecakapan Hidup

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 30 Juni 2022, 09:30 WIB
Orangtua juga bisa mencari inspirasi agar masa libur sekolah bisa menjadi momen menyenangkan bagi anak walaupun hanya di rumah dan jauh...
MI/Dok BKKBN

BKKBN Kukuhkan Kasad Jadi Duta Bapak Asuh Anak Stunting Indonesia

👤Ferdian Ananda Majni, Ardi 🕔Kamis 30 Juni 2022, 08:31 WIB
Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, secara simbolik, menyematkan selendang Duta Bapak Asuh Anak Stunting kepada Jenderal Dudung, sekaligus menandai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya