Selasa 19 April 2022, 22:30 WIB

Bike To Care 2022 Galang Dana Rp 750 Juta Bagi Anak Yatim Akibat Covid-19

mediaindonesia.com | Humaniora
Bike To Care 2022 Galang Dana Rp 750 Juta Bagi Anak Yatim Akibat Covid-19

Ist
Konferensi pers Bike To Care dan serah terima donasi bagi anak-anak di Indonesia telah kehilangan orang tua mereka akibat pandemi.

 

PERHELATAN Bike To Care 2022 yang mempromosikan bersepeda jarak jauh (ultra-distance cycling) sebagai perjuangan dalam upaya menggalang dana bagi kehidupan anak-anak Indonesia bersama para pesepeda dan mitra telah usai.

Dengan tagar #BaliLoop 500KM, sebanyak 50 pesepeda telah menyelesaikan misi mengayuh sejauh 500KM mengelilingi Pulau Dewata, Bali.

Tidak hanya itu, 250 pesepeda virtual telah mengayuh 500KM dari kota masing-masing semenjak bulan Februari lalu.

Laman donasi di kitabisa.com/biketocare juga sudah resmi ditutup pada 8 April 2022 kemarin dengan total donasi terkumpul sejumlah Rp 754.166.846 dari 9.228 donatur. 

Dengan tagline #MengayuhUntukAnak, misi tahun ini untuk untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia, khususnya mereka yang kehilangan orang tua akibat pandemi Covid-19.

Sebagaimana yang diketahui bahwa pandemi Covid-19 melanda seluruh negara di dunia pada 2 tahun belakangan ini. Pandemi yang berkepanjangan tersebut tentunya membawa dampak yang kurang baik bagi kehidupan kita bersama.

Anak-anak merupakan sosok yang paling rentan terdampak berkepanjangan dari pandemi Covid-19.

Menurut data Kementerian Sosial (Kemensos) pada September 2021 sebanyak 37.951 anak di Indonesia telah kehilangan orang tua mereka akibat pandemi.

Selain itu, dampak ekonomi yang memburuk akibat pandemi juga membuat anak-anak beresiko tidak terpenuhi kebutuhannya dan mengancam masa depan mereka karena ketidakmampuan untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak. 

Baca juga: 16,3 Juta Anak Usia 6-11 Tahun Sudah Divaksinasi Lengkap

Berangkat dari latar belakang tersebut, yayasan SOS Children’s Villages menginisiasikan kegiatan Bike to Care sebagai salah satu gerakan sosial dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap hak-hak anak melalui olahraga bersepeda.

Diselenggarakan secara hybrid, yaitu virtual dan offline, Bike To Care 2022 #BaliLoop 500 KM membawa makna dan misi baru dalam olahraga yang melibatkan 50 pesepeda offline, 250 pesepeda virtual, ribuan donatur, hingga para mitra korporasi dan media yang berkomitmen untuk mendukung anak-anak yang kehilangan pengasuhan orang tua.

SOS Children’s Villages adalah organisasi non-profit Internasional yang didirikan pada tahun 1949 di Austria untuk menjamin hak-hak dasar anak-anak terlantar dan kehilangan pengasuhan orang tua. SOS saat ini telah bekerja secara aktif di 136 negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Melalui Family-like Care Program, SOS mendirikan village atau desa yang menjadi rumah penuh kasih sayang bagi anak-anak Indonesia yang kehilangan pengasuhan orang tua.

Di dalamnya, anak-anak memiliki Ibu Asuh, juga Kakak dan Adik yang menyayangi mereka selayaknya keluarga.

Sementara, melalui Family Strengthening Program, SOS menguatkan keluarga-keluarga rentan Indonesia, agar setiap keluarga mencapai kemandirian ekonomi sehingga dapat memenuhi hak dasar anak-anaknya. 

“SOS Children's Villages berkomitmen memberikan anak-anak yang telah atau beresiko kehilangan pengasuhan orang tua kebutuhan utama mereka, yaitu keluarga dan rumah yang penuh kasih sayang," ujar Gregor Hadi Nitihardjo, National Director SOS Children’s Villages dalam keterangan pers, Selasa (19/4).

"Melalui berbagai inisiasi, salah satunya Bike to Care kami berusaha untuk mewujudkan komitmen tersebut. Kami juga secara aktif mendukung hak-hak anak dan kami juga ingin mengajak lebih banyak lagi #PejuangAnak di Indonesia," katanya.

"Menyaksikan sendiri perjuangan para pesepeda mengarungi hujan badai dan panas terik di Bali, menyadarkan saya bahwa ada begitu banyaknya orang baik di negeri ini yang peduli akan masa depan generasi bangsa kita," jelas Gregor.

"Saya sungguh berterima kasih kepada para peserta di Bali dan virtual yang telah berjuang menggalang dana dan para mitra kami yang telah mendukung kegiatan ini berjalan lancar," ucapnya.

"Banyaknya dukungan positif dari berbagai pihak merupakan suatu kehormatan bagi kami,” tutur Gregor.

Rute yang dilalui dalam Bike To Care 2022 menjadi salah satu tantangan terbesar bagi para pesepeda dalam melakukan misi mereka.

Jalur berliku dengan turunan tajam dan elevasi tinggi ditambah kondisi cuaca yang tidak dapat diprediksi disertai guyuran hujan deras dan kemudian panas terik yang membuat para pesepeda bersusah payah dalam meneruskan misinya. 

Meski demikian, segala rintangan tersebut mampu mereka lewati dengan satu tujuan yaitu mengantarkan donasi dari para donatur kepada anak-anak di SOS Children’s Villages.

Di antara para pesepeda yang luar biasa, juga turut berpartisipasi Natascha Ule, Dani Chika dan Zipora Ayu serta Jessica Shohan.

Mereka berhasil menyelesaikan rute Bike To Care 2022 sejauh 500 Kilometer demi kehidupan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia.

Mereka berempat juga bersama-sama dengan para pesepeda yang bergabung ikut serta menggalang donasi dan mempromosikan kegiatan Bike to Care agar lebih banyak #PejuangAnak yang bergabung untuk memberikan dukungannya.

“Saya percaya Sang Pencipta menciptakan manusia sebagai makhluk sosial dan setiap manusia bisa membawa manfaat bagi sesama mahluk hidup lainnya," ujar Natascha Ule, Public Figure dan peserta Bike to Care 2022.

“Terima kasih yang teramat sangat bagi para pesepeda dan donatur yang mendampingi penggalangan dana ini," kata I Wayan Suputra, Village Director SOS Children’s Village Bali.

"Perjuangan mereka luar biasa bagi kehidupan anak-anak kami. Tekad dan semangat untuk mengayuh kilometer demi kilometer pantas rasanya untuk diapreasiasi tanpa akhir," jelasnya.

"Saya mewakili SOS Children’s Village Bali sangat berterima kasih atas perjuangan semua pihak yang terlibat," kata Wayan.

"Donasi yang diterima akan kami gunakan secara bijaksana demi kehidupan dan masa depan anak-anak kami. Semoga seluruh orang baik yang terlibat mendapatkan keberkahan yang sama seperti yang kami rasakan,” ujar Wayan.

Tidak berhenti disini saja, aksi baik ini akan terus berlanjut pada 28-29 Mei 2022 melalui Bike To Care Super Volcano Toba Loop 300KM dengan misi yang sama yaitu kehidupan yang layak bagi anak-anak Indonesia.

Selain itu, Run To Care 2022 Toba – Medan 150 KM yang akan digelar secara virtual dan offline dan pendaftarannya sudah dibuka sejak 11 April 2022 silam.

Nantikan informasi lebih lanjut melalui media sosial @biketocare @runtocare dan @desaanaksos. Saatnya kita bergerak #BersamaUntukAnak! (RO/OL-09)

Baca Juga

Ist

STIH Adhiyaksa Siap Cetak Praktisi Hukum Berbekal Teknologi Digital

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 13:12 WIB
STIH Adhyaksa hadir untuk menghasilkan mahasiswa dan lulusan yang relevan dengan kondisi saat ini serta mampu mengembangkan keilmuan bidang...
Antara

Bantuan untuk Korban Bencana Embun Beku di Lanny Jaya Mulai Disalurkan

👤 Indriyani Astuti 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 13:03 WIB
Bantuan terhadap masyarakat dan korban terdampak bencana embun beku dan hujan es di Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua, mulai...
Dok Kemenag RI

16.335 Peserta Ikut Tes IVA dan Sadanis Gratis Sambut HUT RI

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 12:52 WIB
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama menggelar Tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan Sadanis (pemeriksaan payudara klinis),...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya