Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK menghasilkan bibit-bibit muda wirausaha Indonesia yang tangguh, Kementerian pemuda dan olahraga Republik Indonesia kembali menggelar kick off kuliah kewirausahaan pemuda dengan tema “Membangun Talenta Wirausaha Muda Pemula Untuk Indonesia yang Semakin Maju dan Jaya” yang diselenggarakan di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta.
Deputi bidang pengembangan pemuda Kemenpora Asrorun Ni’am Sholeh memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pimpinan satuan pendidikan tinggi yang selama ini terus bermitra untuk saling mengambil manfaat dalam kick off kuliah kewirausahaan pemuda yang diselenggarakan Kemenpora.
“Dengan memfasilitasi anak-anak muda yang berada di lingkungan satuan pendidikan tinggi untuk bisa mengikuti kick off kuliah kewirausahaan pemuda mulai dari tahap awal berupa penumbuhan minat kewirausahaan hingga tahap dukungan fasilitas permodalan dan pendampingan, tentu ini menjadi sebuah cara dari Kemenpora yang didukung oleh satuan pendidikan tinggi untuk terus menciptakan entrepreneur muda,” ungkap Asrorun.
Asisten deputi kewirausahaan pemuda Kemenpora Imam Gunawan mengatakan, dengan digelarnya kick off kuliah kewirausahaan pemuda, diharapkan dapat menghasilkan wirausaha muda pemula yang tangguh dimasa depan.
“Untuk kalian semua, para calon wirausaha muda pemula di masa yang akan datang tetaplah kalian memegang obsesi dan mimpi kalian untuk menjadi wirausaha yang tangguh. Dengan terus belajar, membangun jejaring kerja yang keren, jangan putus asa, wirausaha muda pemula harus memiliki karya mengingat kesuksesan wirausaha akan membawa dampak kepada kejayaan bangsa Indonesia,” tutur Imam Gunawan.
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nizam mengapresiasi upaya Kemenpora menghasilkan wirausaha muda di level mahasiswa.
Baca juga : Ingat, Besok Hasil SNMPTN 2022 Diumumkan Pukul 15.00 WIB
“Upaya menghasilkan wirausaha muda pemula berbakat yang tengah dicetak oleh Kemenpora, Kemendikbudristek menilai hal ini tidak hanya merupakan semangat berbisnis semata, tetapi mencoba menjadi seorang entrepreneur juga termasuk semangat untuk berani mencoba, semangat pantang menyerah, semangat untuk terus melangkah, berani jatuh dan mengevaluasi diri dalam dunia usaha,” jelas Nizam.
Dengan dipandu moderator Afiat Rasyid Rustamaji dari sahabat UMKM, kuliah kewirausahaan pemuda kali ini juga menghadirkan Dekan Fakultas Bisnis Universitas Sampoerna Wahyu Sudarmono serta juara pertama wirausaha muda pemula berprestasi tingkat nasional tahun 2021 Muhammad Haffid Rosidin yang memiliki PT Berkah Kreatif Indonesia untuk berbagi ilmu dan kesuksesan yang telah diraihnya.
Dihadapan para calon wirausaha muda pemula yang hadir secara daring dan luring, Haffid mengaku memulai bisnis semenjak 4 tahun silam pasca lulus dari IPB pada tahun 2017. Setelah itu, Haffid juga memaparkan turut mengasah naluri bisnisnya dengan mengikuti kick off kuliah kewirausahaan pemuda semenjak tahun 2021 lalu.
“Pascalulus kuliah, saya memulai usaha tahun 2018, adapun unit usaha saya salah satunya berorientasi pada tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDG’s. Bisnis saya salah satunya adalah produk pelapis buah agar daya tahan kesegaran buah menjadi lebih panjang. Dengan panen buah yang melimpah dan dengan adanya pelapis buah, buah tidak lekas menjadi limbah dan tentunya buah segar dapat lebih dinikmati oleh masyarakat Indonesia,” papar Haffid.
Seperti diketahui sebelumnya kick off kuliah kewirausahaan pemuda Kemenpora tahun 2022 diikuti oleh beberapa perguruan tinggi diantaranya Universitas Bung Karno, Universitas Esa Unggul, Unika Atmajaya, Universitas Pamulang, UPI YAI, Universitas Respati Indonesia, UIN Jakarta, Universitas Pakuan serta berbagai perguruan tinggi lainnya.
Kuliah kewirausahaan pemuda yang juga digelar secara daring tersebut juga menghadirkan entrepreneur muda berbakat lainnya yang hadir dari berbagai provinsi seperti Sulawesi selatan, Bali, Jawa timur, Jawa tengah, Jawa barat, Banten, Lampung, Sumatera selatan serta Sumatera barat. (RO/OL-7)
Tahun ini partisipan program antara lain SMKN 18 Jakarta, SMKN 20 Jakarta, SMKN 43 Jakarta, SMKN 51 Jakarta, serta SMA HighScope Indonesia cabang Bali, Denpasar, dan TB Simatupang.
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
Program Kartini Bluebird, wadah pemberdayaan bagi istri dan putri pengemudi Bluebird yang berdiri sejak 2014, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi keluarga
Salah satu Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Widayani Wahyuningtyas, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mengusung tema 'Edukasi kewirausahaan sejak usia dini.
Intimidasi tersebut merupakan bentuk nyata dari praktik pembungkaman terhadap daya kritis mahasiswa.
Bagi Muhammad Abdurrahman Azzam, masa kuliah justru menjadi pintu masuk untuk terlibat langsung dalam penguatan ekonomi masyarakat.
Nickel Industries Limited bersama Universitas Hasanuddin menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) bagi mahasiswa penerima beasiswa Nickel Industries asal Morowali.
Bantuan beasiswa dari ICMI ini ditujukan bagi mahasiswa UICI yang memiliki potensi akademik tinggi namun menghadapi keterbatasan ekonomi.
Ada 10 tenant ZCorner di Universitas Wahid Hasyim Semarang yang siap melayani dan memanjakan lidah para mahasiswa.
Untar berharap seluruh proses yang dijalani dapat memberikan solusi yang paling tepat, berimbang, dan bertanggung jawab bagi semua pihak terkait.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved