Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MINYAK goreng sulit didapatkan menyebabkan banyak masyarakat beralih menggunakan minyak curah untuk memenuhi menyajikan makanan yang dikonsumsi keluarga. Namun nyatanya minyak curah sangat berbahaya bagi kesehatan.
"Minyak curah itu kan tidak jelas asal usulnya dulu sempat dilarang karena memang berbahaya," kata Ahli Gizi Dr Tan Shot Yen kepada Media Indonesia, Minggu (20/3).
Secara kualitas minyak kemasan dengan minyak curah sangat berbeda karena minyak curah memiliki komponen asam lemak yang lebih tinggi sehingga asam lemak tersebut menyebabkan mudah rusaknya minyak curah.
Baca juga: Glaukoma Pencuri Penglihatan Tiap Generasi
Baca juga: Alasan Kemenkes belum Pastikan Booster sebagai Syarat Mudik
Kemudian minyak curah juga lebih cepat rusak dibandingkan minyak kemasan karena tingginya asam lemak bebas sehingga akan mudah teroksidasi mengakibatkan mudah rusak.
Sedangkan minyak kemasan dilengkapi dengan vitamin dan mineral. Namun minyak goreng kemasan juga jangan sampai asal menggunakan. Karena terdapat bahan-bahan makanan yang tidak dapat digoreng dengan minyak kemasan.
"Bahan pangan berpati seperti tepung dan umbi yang digoreng dengan suhu tinggi akan menimbulkan reaksi antar gula dan asam amino yang menghasilkan acrylamide. Semakin lama lama menggoreng maka semakin terbentuk acrylamide," ujarnya.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (Foods and Drugs Administration/FDA) menjelaskan acrylamide merupakan senyawa yang berbahaya dan dikaitkan dengan risiko terjadinya kanker.
Senyawa berbahaya ini bisa ditemukan di makanan seperti gorengan atau makanan mengandung gula yang digoreng menggunakan suhu tinggi di atas 120 derajat celcius. Acrylamide juga paling sering ada di asap rokok.
Efek jangka panjang mengonsumsi minyak curah yang dikonsumsi akan menyebabkan risiko terjadinya kanker, peningkatan kadar kolesterol darah, kemudian berimplikasi pada peningkatan risiko penyakit kardiovaskular.
Tan Shot Yen menyarankan untuk masyarakat tidak menggunakan minyak curah yang tidak jelas kesehatannya. Bahkan disarankan masyarakat untuk mengurangi konsumsi minyak goreng apalagi minyak yang digunakan berkali-kali.
Karena pada dasarnya bukan berapa kali minyak goreng dipakai berulang kali melainkan kebutuhan tubuh yang sebaiknya tidak mengonsumsi makanan yang digoreng.
"Masalahnya bukan berapa kali pemakaian minyak karena minyak adalah produk ultra proses bukan hanya diproduksi secara teknologi tapi juga penjernihan berulang dan rafinasi," jelasnya.
Makanan dengan produk nabati jika digoreng akan memunculkan acrylamide dan produk hewani yang digoreng akan muncul polisiklik aromatik hidrokarbon dan senyawa amines. Keduanya jika dikonsumsi rutin dalam berbagai jenis makanan lambat laun berisiko karsinogenik.
"Sehingga ada cara dikukus, atau direbus selain digoreng karena masih banyak menu asli Indonesia yang di kukus dan direbus. Mangkanya ajakan saya adalah kembali jadi orang Indonesia, dengan masakan Nusantara yang sehat dan nikmat," pungkasnya. (H-3)
Sebanyak 1,5 juta ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) akan disalurkan untuk seluruh masyarakat Indonesia.
Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan harga Minyakita kembali sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.
Kemendag terus melakukan pengawasan terhadap distribusi barang kebutuhan pokok Minyakita jelang Nataru
Mekanisme pengawasan terhadap pelaksanaan program bantuan pangan tetap melibatkan banyak pihak, mulai dari Komisi IV DPR RI, BPKP, sampai BPK.
Cara menyalakan arang lebih mudah & cepat? Pakai minyak goreng! Tips ampuh bakar arang tanpa ribet, hemat, dan aman. Dijamin langsung nyala! lihat selengkapnya
SEJUMLAH orang kerap menggunakan air fryer untuk memasak makanan. Air fryer merupakan alat memasak yang bekerja dengan menggunakan sirkulasi udara panas
Pola gangguan kesehatan ini bahkan konsisten muncul pada hari ketiga Ramadan selama dua tahun terakhir.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menegaskan capaian dan penghargaan inovasi daerah tidak boleh menjadi titik akhir dalam berinovasi.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Siapa sangka, golongan darah ternyata ikut berkaitan dengan risiko serangan jantung. Ini bukan mitos kesehatan.
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved