Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
MINYAK goreng sulit didapatkan menyebabkan banyak masyarakat beralih menggunakan minyak curah untuk memenuhi menyajikan makanan yang dikonsumsi keluarga. Namun nyatanya minyak curah sangat berbahaya bagi kesehatan.
"Minyak curah itu kan tidak jelas asal usulnya dulu sempat dilarang karena memang berbahaya," kata Ahli Gizi Dr Tan Shot Yen kepada Media Indonesia, Minggu (20/3).
Secara kualitas minyak kemasan dengan minyak curah sangat berbeda karena minyak curah memiliki komponen asam lemak yang lebih tinggi sehingga asam lemak tersebut menyebabkan mudah rusaknya minyak curah.
Baca juga: Glaukoma Pencuri Penglihatan Tiap Generasi
Baca juga: Alasan Kemenkes belum Pastikan Booster sebagai Syarat Mudik
Kemudian minyak curah juga lebih cepat rusak dibandingkan minyak kemasan karena tingginya asam lemak bebas sehingga akan mudah teroksidasi mengakibatkan mudah rusak.
Sedangkan minyak kemasan dilengkapi dengan vitamin dan mineral. Namun minyak goreng kemasan juga jangan sampai asal menggunakan. Karena terdapat bahan-bahan makanan yang tidak dapat digoreng dengan minyak kemasan.
"Bahan pangan berpati seperti tepung dan umbi yang digoreng dengan suhu tinggi akan menimbulkan reaksi antar gula dan asam amino yang menghasilkan acrylamide. Semakin lama lama menggoreng maka semakin terbentuk acrylamide," ujarnya.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (Foods and Drugs Administration/FDA) menjelaskan acrylamide merupakan senyawa yang berbahaya dan dikaitkan dengan risiko terjadinya kanker.
Senyawa berbahaya ini bisa ditemukan di makanan seperti gorengan atau makanan mengandung gula yang digoreng menggunakan suhu tinggi di atas 120 derajat celcius. Acrylamide juga paling sering ada di asap rokok.
Efek jangka panjang mengonsumsi minyak curah yang dikonsumsi akan menyebabkan risiko terjadinya kanker, peningkatan kadar kolesterol darah, kemudian berimplikasi pada peningkatan risiko penyakit kardiovaskular.
Tan Shot Yen menyarankan untuk masyarakat tidak menggunakan minyak curah yang tidak jelas kesehatannya. Bahkan disarankan masyarakat untuk mengurangi konsumsi minyak goreng apalagi minyak yang digunakan berkali-kali.
Karena pada dasarnya bukan berapa kali minyak goreng dipakai berulang kali melainkan kebutuhan tubuh yang sebaiknya tidak mengonsumsi makanan yang digoreng.
"Masalahnya bukan berapa kali pemakaian minyak karena minyak adalah produk ultra proses bukan hanya diproduksi secara teknologi tapi juga penjernihan berulang dan rafinasi," jelasnya.
Makanan dengan produk nabati jika digoreng akan memunculkan acrylamide dan produk hewani yang digoreng akan muncul polisiklik aromatik hidrokarbon dan senyawa amines. Keduanya jika dikonsumsi rutin dalam berbagai jenis makanan lambat laun berisiko karsinogenik.
"Sehingga ada cara dikukus, atau direbus selain digoreng karena masih banyak menu asli Indonesia yang di kukus dan direbus. Mangkanya ajakan saya adalah kembali jadi orang Indonesia, dengan masakan Nusantara yang sehat dan nikmat," pungkasnya. (H-3)
Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan produksi dan stok crude palm oil (CPO) nasional dalam kondisi aman untuk mengantisipasi lonjakan permintaan minyak goreng selama Ramadan.
Untuk pembelian MinyaKita, satu konsumen dibatasi maksimal 12 liter atau satu karton.
Holding Perkebunan PTPN III melalui subholding PTPN IV PalmCo memastikan kesiapan pasokan minyak goreng nasional guna menjaga stabilitas harga selama Ramadan dan jelang Lebaran.
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka kasus korupsi ekspor CPO 2020–2024. Negara diperkirakan rugi Rp14,3 triliun akibat manipulasi klasifikasi produk untuk hindari aturan DMO.
Poltekes Bhakti Kencana menawarkan tiga program studi strategis yang dirancang berdasarkan kebutuhan pasar kerja
KITA semua mengikuti dengan waspada perkembangan eskalasi konflik dan perang di kawasan Timur Tengah.
Kondisi kesehatan Nadiem Makarim menurun akibat reinfeksi bekas operasi. Eks Mendikbudristek ini terancam operasi lagi di tengah sidang korupsi Chromebook.
Penyumbatan jantung atau Penyakit Jantung Koroner (PJK) terjadi akibat penumpukan plak (lemak, kolesterol, dan kalsium) pada arteri koroner.
Meskipun populer dan estetik, bubble tea menyimpan risiko kesehatan serius seperti paparan timbal, gangguan pencernaan, hingga masalah kesehatan mental. Simak faktanya!
Kabar baik! MK putuskan penyakit kronis kini bisa masuk kategori disabilitas. Simak syarat asesmen medis dan prinsip pilihan sukarela dalam Putusan MK No. 130/2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved