Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat dalam sepekan terakhir terdapat 13 aktivitas kegempaan di wilayah Indonesia. Koordinator Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengungkapkan, sebagian besar gempa yang terjadi dipicu oleh aktivitas sesar aktif.
"Dari 13 aktivitas gempa terkini, kita memang mewaspadai sumber gempa megathrust tetapi tidak sampai mengabaikan sumber gempa sesar aktif yang lokasinya dekat dengan permukiman masyarakat," kata Daryono dalam keterangannya, Rabu (16/3).
Daryono menegaskan, rentetan gempa dalam sepekan terakhir tidak berkaitan satu sama lain. Jika ada gempa yang terjadi di lokasi dan waktu yang berdekatan, lanjut dia, bukan berarti gempa tersebut saling picu.
Baca juga : Masyarakat Perlu Paham Kelestarian Hutan dan Penurunan Emisi Karbon
"Peningkatan aktivitas gempa sepekan terakhir ini merupakan hal yang wajar karena sumber gempa kita memang banyak dan sangat aktif. Kita tetap tenang dan waspada. Tidak perlu panik," beber Daryono.
Namun demikian, 13 gempa yang terjadi sepekan terakhir ini dikatakan Daryono memiliki kekuatan yang relatif kecil sehingga tidak menimbulkan kerusakan dan korban jiwa.
"Potensi gempa dan tsunami akan selalu ada di wilayah Indonesia dan kapan terjadinya tidak dapat diprediksi, sehingga upaya mitigasi tetap harus disiapkan," ungkap Daryono. (OL-7)
Akan tetapi, katanya, mulai Kamis ini, kondisi atmosfer menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan yang berpotensi memicu hujan di wilayah Cilacap dan sekitarnya.
BMKG Semarang peringatkan potensi bencana hidrometeorologi di Jawa Tengah dalam 3 hari ke depan. Cek daftar 10 daerah yang wajib waspada cuaca ekstrem!
PRAKIRAAN cuaca Jakarta 26-29 Maret 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah DKI Jakarta dan kepulauan seribu
Keunggulan dari penggunaan sensor VIIRS dan MODIS adalah kemampuannya dalam memantau wilayah yang sulit dijangkau secara langsung.
Gempa dangkal M 4,9 guncang Konawe Kepulauan, Sultra, Kamis (26/3). Getaran terasa kuat hingga Kendari dan Konsel dipicu aktivitas Sesar Naik Tolo.
Jakarta ditetapkan masuk dalam kategori Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat serta risiko bencana hidrometeorologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved