Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
FAKULTAS Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mencetak sejarah baru, yakni tidak hanya mengembangkan keilmuan murni, namun juga keilmuan aplikatif yang diharapkan mampu mendukung kemandirian alat kesehatan di Indonesia.
Hal itu seiring dikukuhkannya Prof Nuryani sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Instrumentasi Medis.
Inovasi guru besar baru dari FMIPA itu mengenai pengembangan instrumentasi medis berbasis elektrokardiogram akan mendukung kemandirian alat kesehatan di Indonesia.
Baca juga: Jelang Dies Natalis ke-46, UNS Tambah Dua Guru Besar FMIPA
"Ya diharapkan mampu membuka keran kolaborasi dengan berbagai rumah sakit," kata Ketua Dewan Profesor UNS Prof Suratno dalam sambutan pengukuhan dua guru besar dari FMIPA, Prof Nuryani dan Prof Prabang Setiyono, Selasa (8/3), di Auditorium GPH Haryo Mataram UNS.
Ia memaparkan dengan inovasi yang dilahirkan kedua guru besar tersebut membuat FMIPA UNS memiliki ciri beda dengan FMIPA yang lain.
Dari Prof Nuryani, dengan pengembangan instrumentasi medis berbasis elektrokardiogram, akan mendukung kemandirian alat kesehatan di Indonesia dan diharapkan mampu membuka keran kolaborasi dengan berbagai rumah sakit.
Hal serupa juga dilakukan Prof Prabang, hanya pada ranah berbeda. Gagasannya mengenai mitigasi pencemaran lingkungan berperspektif Sustainable Development Goals (SDGs) menempatkan ekologi sebagai sebuah pertimbangan dalam pembangunan berkelanjutan.
"Dua sosok profesor muda penuh talenta yang aktif berkarya di bidangnya masing-masing. Sehingga pada umurnya yang muda ini, keduanya sudah menduduki jabatan tertinggi sebagai seorang dosen perguruan tinggi yaitu gelar akademik profesor," tegas Prof Suratno
Sementara itu Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho menegaskan penambahan guru besar ini membuktikan keseriusan UNS untuk terus mewujudkan target kinerjanya, untuk memenuhi jumlah guru besar secara ideal, sesuai komitmen awalnya ketika ingin bertransformasi menjadi PTNBH.
Ia mendorong para guru besar tidak hanya sekadar bangga dan sukses mengoleksi beragam penghargaan dalam bidang akademiknya saja, namun juga diharapkan sukses mengimplementasikan setiap ide dan gagasan intelektualnya yang gayut dengan kebutuhan perubahan zaman.
Pengukuhan dilaksanakan secara luring terbatas di Auditorium GPH Haryo Mataram UNS. Selain itu, acara ini juga berlangsung secara daring via Zoom Cloud Meeting dan disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube UNS. Pengukuhan semakin terasa spesial karena berlangsung menjelang Dies Natalis ke-46 yang jatuh pada Jumat (11/3).
Prof Nuryani menjadi Guru Besar ke-21 FMIPA dan Guru Besar ke-246 UNS. Sedangkan Prof Prabang menjadi Guru Besar ke-22 FMIPA dan Guru Besar ke-247 UNS. (OL-1)
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI meresmikan ZCorner di Universitas Sebelas Maret (UNS), sebagai pusat pemberdayaan UMKM.
Mahasiswa UNS diperkenalkan pada dasar-dasar layanan pinjaman daring (pindar), termasuk peran teknologi dalam menjembatani akses keuangan yang lebih cepat dan tepat guna.
RUU Perampasan Aset versi April 2023 mengatur mekanisme non-conviction based asset forfeiture yang memungkinkan aset dirampas tanpa putusan pidana.
SEBANYAK 1.500 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta sangat antusias dan tertantang mengikuti kegiatan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Goes to Campus.
UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta tengah mempersiapkan rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 yang berlangsung pada 19-23 Agustus.
Konfrensi itu diikuti 28 negara dan dibuka Wakil Menteri Perhubungan, Komjen (Purn) Suntana.
PRESIDEN Prabowo Subianto menambah dana riset pada 2026 hingga Rp12 triliun. Hal itu disampaikan saat pertemuan dengan 1.200 guru besar, dekan, dan rektor, presiden minta kerja sama dengan BRIN
PRESIDEN Prabowo Subianto menambah dana riset mencapai Rp12 triliun pada 2026. Itu disampaikan di hadapan 1.200 guru besar, dekan, dan rektor dari berbagai perguruan tinggi
PRESIDEN Prabowo Subianto mengatakan akan menambah dana riset hingga pada 2026 mencapai Rp12 triliun. Hal itu disampaikan presiden di hadapan 1.200 guru besar, dekan, dan rektor
Prof Sri Yunanto memaparkan visi besar Indonesia pada satu abad kemerdekaannya. Ia menetapkan sejumlah indikator utama yang menjadi syarat mutlak terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Permendiktisaintek 52/2025 dibuat untuk memberikan kepastian hukum agar profesi, karier, dan penghasilan dosen dalam satu kerangka kebijakan yang terpadu.
PEMERINTAH akan melakukan audit lingkungan terhadap lebih dari 100 unit usaha di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh sebagai bagian dari evaluasi persetujuan lingkungan pascabencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved