Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK melakukan diseminasi hasil penelitian dan pengabdian masyarakat, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat serta Publikasi (LPPMP) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya menggelar Research Day Hibah Internal yang berlangsung pada 27-28 Januari di Auditorium Ubhara Jaya, GRaha Tanoto, Bekasi, Jawa Barat.
Rektor Ubhara Jaya, Irjen Pol. (Purn) Bambang Karsono mengatakan, kegiatan itu menjadi upaya penyebarluasan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat kepada para pemangku kepentingan dan audiens yang lebih luas.
“Research Day selain sebagai ajang diseminasi juga berfungsi sebagai pertanggung jawaban akademik dari setiap dosen atas kegiatan yang telah dilakukan. Melalui acara ini kita dapat mempelajari bagaimana para dosen melakukan penelitian dan pengabdian pada masyarakat serta dapat menjadi aspirasi bagi mahasiswa dalam melakukan penelitian untuk skripsi dan thesis di masa yang akan datang,” jelas Bambang.
Bambang menjelaskan, LPPMP sebagai lembaga yang mengelola penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta hibah internal, berkewajiban melayani dan membuka peluang kepada seluruh dosen Ubhara Jaya.
“Perkembangan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat akan membentuk ekosistem akademik yang sehat dan produktif. Kewajiban dosen untuk selalu memperbarui ilmu pengetahuannya dengan penelitian. Hibah dilakukan dalam bentuk kompetisi, agar setiap periode hibah terjadi peningkatan kualitas proposal yang diseleksi. Hibah internal menjadi media para dosen untuk mempersiapkan diri menuju jenjang hibah yang lebih tinggi yaitu Hibah LLDKTI, LPDP maupun Hibah Eksternal lainnya,“ jelas Bambang.
Baca juga : Rektor IPB: Pendidikan Harus Menyentuh Kelompok Tidak Beruntung
Bambang mengungkapkan, pelaksanaan hibah internal merupakan investasi jangka panjang kepada para dosen, karena peningkatan kapasitas dan kapabilitas dosen berkaitan erat dengan tujuan Ubhara Jaya menjadi Research University.
“Reputasi sebuah universitas ditentukan oleh seberapa banyak hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dipublikasikan. Semua berlomba membangun reputasinya melalui diseminasi ilmu pengetahuan terkini yang bisa diaplikasikan dan membantu memecahkan masalah di masyarakat,” tegas Bambang.
Ketua LPPMP Ubhara Jaya Juni Thamrin mengatakan Research Day tahun ini meloloskan sebanyak 50 hasil penelitian dan 70 hasil Pengabdian Kepada Masyarakat.
“Research Day menandakan dibukanya kembali siklus penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang dananya disediakan universitas. Ini merupakan puncak dari siklus yang berjalan selama 1 tahun. Di luar kampus, biasanya acara ini dibuka untuk umum, dan menjadi barometer bagi kampus bersangkutan dalam kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat,” jelas Juni.
Dalam kegiatan itu, seluruh Tim Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Ubhara Jaya menyajikan hasil penelitian dalam bentuk presentasi poster yang digelar selama 2 hari di Auditorium Ubhara Jaya dan terbuka bagi kunjungan dosen dan mahasiswa. Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi variasi judul penelitian yang dilakukan di masa depan. (RO/OL-7)
LIMA mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) berhasil meraih prestasi gemilang di panggung dunia.
Penelitian ini menawarkan rekomendasi yang dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan regional.
Para ilmuan menemukan bahwa bagian otak yang awalnya dianggap hanya memproses penglihatan ternyata dapat memicu gema sensasi sentuhan.
Resiliensi petani merupakan syarat penting jika pengelolaan usaha kelapa di provinsi tersebut ingin berkelanjutan.
Hasil penelitian menemukan persoalan kental manis bukan hanya perihal ekonomi, tetapi juga regulasi yang terlalu longgar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menilai Kitab Fikih Zakat karya Dr. Nawawi Yahya Abdul Razak Majene sangat relevan bagi pengelolaan zakat di era modern.
Prestasi ini menegaskan komitmen Pertamina dalam mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan, memperkuat riset terapan, serta menghadirkan solusi teknologi.
Penderita Restless Legs Syndrome (RLS) memiliki risiko lebih tinggi terkena Parkinson dibandingkan orang yang tidak mengalami gangguan tersebut.
Riset ini bertujuan memberikan panduan bagi elit politik sekaligus edukasi bagi masyarakat mengenai kompetensi pemimpin yang benar-benar dibutuhkan di Indonesia.
Kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya hijau sekolah, dan motivasi intrinsik siswa memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku ramah lingkungan.
Penghargaan bagi peneliti muda menjadi instrumen penting dalam membangun ekosistem riset nasional yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.
Upaya peningkatan kualitas nutrisi masyarakat Indonesia terus diperkuat melalui riset dan publikasi ilmiah yang berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved