Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
REKTOR Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria mengungkapkan bahwa pendidikan Indonesia ke depan harus bisa menyentu kelompok masyarakat yang tidak beruntung. Kelompok tersebut menurutnya adalah siswa tamatan SMA atau anak yang secara prestasi rendah dan juga latar belakang ekonominya tidak menengah ke bawah.
"Pendidikan ke depan menurut saya harus menyentuh orang-orang seperti itu, agar pemerataan pendidikan dan akses pendidikan semakin merata," ujarnya dalam acara MGN Summit 2022: Our Next Generation Menuju Indonesia Emas, Jumat (28/1).
Dia mengatakan bahwa selama ini yang diperhatikan adalah bibit-bibit unggul. Kampus fokus untuk menyeleksi bibit unggul baik perguruan tinggi (PT) negeri maupun swasta.
Bagi anak berprestasi dan secara ekonominya mampu tentu akses mendapatkan pendidikan yang layak bukan suatu persolan. Bagi anak berprestasi tetapi ekonominya tidak mampu masih ada program-program bantuan seperti KIP Kuliah. Sementara bagi anak yang tidak berprestasi dan secara ekonomi mampu tentu saja masih bisa membayar untuk kuliah dimana pun.
Baca juga: Pemerintah Minta Kurangi Mobilitas untuk Tekan Risiko Penularan Covid-19
"Tapi ada juga lulusan SMA yang secara ekonomi itu adalah dari masyarakat menengah ke bawah kemudian prestasi akademik juga rendah. Itu adalah orang-orang yang tidak beruntung," imbuhnya.
"Ini perlu pemerintah dan kita semua mulai memperhatikan segmen masyarakat yang tidak beruntung ini. Sudah akademik relatif rendah ekonomi juga rendah. Tidak bisa ke mana-mana, akses juga terbatas. Itulah potensi pengganguran sebenarnya," terang Arif.
Lebih lanjut, Arif menekankan bahwa persoalan tersebut merupakan tanggung jawab bersama. Baik pemerintah, masyarakat, yayasan, ormas dan semua elemen harus bergandengan menuntaskan masalah tersebut.
"Kalau itu bisa terselesaikan, saya kira bonus demografi ini bisa terkonsolidasi dengan baik dan semua jadi kuat dan akhirnya jadi kekuatan bangsa kita," tandasnya.(OL-4)
IPB University berharap hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam perumusan kebijakan daerah.
Fenomena Bulan yang perlahan menjauh dari Bumi dijelaskan secara ilmiah oleh pakar IPB University.
ASOSIASI Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (Aspphami) DKI Jakarta menggelar pelatihan intensif mengenai penanganan binatang pengganggu bagi para tenaga pengendali hama permukiman.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
Ancaman serius ini datang dari wereng batang cokelat (WBC) dan penyakit virus kerdil padi. Keduanya merupakan momok bagi petani yang dapat memicu kegagalan panen secara masif.
Masalah kejiwaan di Indonesia tidak berdiri sendiri, melainkan dipicu oleh dinamika sosial yang kompleks.
“Ini wake up call kondisi darurat seluruh negara untuk mengurangi ketergantungan energi fosil dan beralih ke energi baru dan terbarukan (EBT)," kata CEO MGN Muhammad Mirdal Akib
Digitalisasi membuat sistem KYC fisik berubah menjadi KYC digital. Nasabah tidak perlu lagi mengunjungi cabang untuk pembukaan rekening.
Billy menuturkan, kedua pihak harus saling percaya. Antara pemerintah dan anak muda tidak ada sekat yang menghambat kolaborasi dan kerrja sama. Mindset seperti itulah yang harus dibangun.
"Kita harus hyper focus terhadap murid. Itu tujuan kita bersama dalam proses pendidikan," ujarnya dalam MGN Summit 2022: Our Next Generation Menuju Indonesia Emas,
Yang dialami Indonesia hari ini sama persis denga yang dialami Jepang pada 1948. Negara Sakura itu mengalami bonus demografi dan berhasil memanfaatkannya dengan baik.
Daniel menjelaskan bahwa di masa yang akan datang, akan terdapat dunia baru bernama metaverse yang dapat dimasuki melalui smartphone, kacamata VR dan AR.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved