Minggu 23 Januari 2022, 17:01 WIB

Realisasi Komitmen Melindungi Rakyat Butuh Konsistensi Para Pemangku Kepentingan

Mediaindonesia.com | Humaniora
Realisasi Komitmen Melindungi Rakyat Butuh Konsistensi Para Pemangku Kepentingan

MI/Andri Widiyanto.
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat.

 

KONSISTENSI menjadi ujian bagi para pemangku kepentingan dalam mewujudkan komitmen untuk melindungi setiap warga negara saat ini. Realisasi sejumlah komitmen sangat dinantikan agar masyarakat dapat kepastian perlindungan dalam keseharian. 

"Di tengah maraknya tindak kekerasan seksual dan meningkatnya kasus positif covid-19 di Tanah Air dewasa ini, para pemangku kepentingan perlu memberi perhatian serius terhadap kelompok rentan yang terdampak sejumlah peristiwa saat ini," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Minggu (23/1).

Menurut Lestari, saat ini merupakan kondisi yang sulit bagi masyarakat. Ancaman tindak kekerasan seksual dan jumlah kasus positif covid-19 yang meningkat akibat masuknya varian omikron harus dihadapi bersamaan dengan dampak berbagai perubahan yang terjadi. 

Komitmen pimpinan DPR untuk mempercepat proses legislasi Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS), ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, masih harus terus dikawal untuk memastikannya. Meski secara lisan pimpinan DPR mengatakan akan mempercepat, tambah Rerie, tetapi dalam proses administrasi legislasi RUU TPKS masih terkesan dilakukan seperti biasa, sehingga tahapan pembahasan lanjutan bersama pemerintah belum bisa segera dimulai. 

Demikian juga dalam upaya pengendalian covid-19, ujar Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, para pemangku kepentingan juga menghadapi tantangan dalam hal konsistensi. Bila masyarakat diimbau tidak bepergian ke luar negeri karena lonjakan kasus positif covid-19 di sejumlah negara, tambah Rerie, seharusnya para pemangku kepentingan juga mencegah masuknya orang dari luar negeri ke Indonesia, terutama bagi warga yang di negara asalnya terjadi ledakan kasus covid-19.

Akibat inkonsistensi itu, ujar Rerie, yang terjadi saat ini tren peningkatan kasus positif covid-19 terus berlanjut. Terjadinya kematian akibat orang yang memiliki komorbid terpapar varian omikron, tambahnya, menjadi kabar kurang menggembirakan yang harus segera diatasi.

Kelompok rentan terdampak covid-19 dan tindak kekerasan seksual, seperti perempuan dan anak, kelompok minoritas, serta warga yang memiliki komorbid, tegasnya, harus segera mendapatkan kepastian perlindungan. Menurut Rerie, konsistensi para pemangku kepentingan merupakan hal yang sangat penting saat ini agar komitmen yang dicanangkan sejumlah pihak dapat dilaksanakan sesuai dengan yang direncanakan. 

Baca juga: Perlu Strategi Baru untuk Cegah Peningkatan Kasus Covid-19

Masyarakat, tegas Rerie, memerlukan perlindungan yang segera dari berbagai dampak peristiwa yang terjadi dewasa ini. Menurut Rerie, kewajiban para pemangku kepentingan untuk melindungi setiap warga negara merupakan komitmen yang mulia, jangan sampai tertunda, apalagi diabaikan karena kepentingan sesaat. (OL-14)

Baca Juga

MI/Koresponden

KLHK Tingkatkan Antisipasi Karhutla di Sejumlah Wilayah

👤 Atalya Puspa 🕔Senin 16 Mei 2022, 11:54 WIB
BMKG mengungkapkan bahwa cuaca panas akan terjadi sepanjang Mei 2022. KLHK akan meningkatkan kewaspadaan munculnya kebakaran...
MI/ MOH IRFAN

Bali Bisa Jadi Percontohan Implementasi Pembanngunan Berkelanjutan

👤Atalya Puspa 🕔Senin 16 Mei 2022, 11:39 WIB
Menteri LHK Siti Nurbaya mengungkapkan bahwa Provinsi Bali bisa menjadi percontohan dalam aktualisasi sustainable developement dan...
Ist/Kemendes PDTT

Kejar Ketertinggalan, Gus Halim: Pengelolaan RSNU Harus Profesional

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 16 Mei 2022, 10:16 WIB
Pengelolaan Rumah Sakit Nadhlatul Ulama (RSNU) selama ini relatif tertinggal dibandingkan dengan penyelenggara layananan Kesehatan milik...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya