Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER umum lulusan Universitas Indonesia Adam Prabata mengatakan kekurangan vitamin D akan meningkatkan risiko penyakit atau kondisi kesehatan tertentu seperti gangguan autoimun, diabetes, penyakit kardiovaskular dan kanker, serta komplikasi terkait kehamilan.
Kandidat PhD ilmu kedokteran Universitas Kobe itu juga menjelaskan anak-anak yang mengonsumsi ASI dengan vitamin D yang tidak memadai juga berisiko menderita rakhitis.
"Oleh sebab itu, langkah-langkah khusus untuk menghindari terjadinya defisiensi vitamin D ini sangat dibutuhkan, agar mampu meningkatkan daya tahan tubuh, sekaligus menjaga tubuh dari penyakit," ujar Adam, dikutip Rabu (19/1).
Baca juga: Ketahui Bahaya Kekurangan Vitamin D
Adam menyebutkan ada tiga hal yang bisa dilakukan guna mencegah terjadinya kekurangan vitamin D. Pertama adalah melakukan pengecekan kadar vitamin D secara berkala.
Pemeriksaan rutin tiap enam bulan sekali bisa dilakukan untuk mengetahui jumlah vitamin D dalam tubuh, yang normalnya adalah 25-80 ng/mL.
"Perbanyak juga kegiatan di luar ruangan dan mengonsumsi makanan dengan kandungan vitamin D seperti ikan-ikanan salmon, tuna, hati sapi serta jamur," kata Adam.
Memperbanyak kegiatan di luar ruangan seperti berolahraga, dapat membantu tubuh mendapatkan paparan sinar UV-B dari matahari, yang diharapkan kulit yang diinduksi oleh sinar ini dapat memproduksi vitamin D.
Hal ketiga yang dapat dilakukan adalah mengonsumsi suplemen untuk memastikan makanan yang dikonsumsi dapat memenuhi 20% kebutuhan vitamin D dalam tubuh.
Menurut Adam, berjemur saja tidak cukup untuk memenuhi 80% sisa kadar vitamin D yang dibutuhkan sehari-hari secara optimal.
Adam juga mengatakan bahwa vitamin D3 lebih disukai sebagai suplemen dibandingkan D2, karena lebih lama bertahan di darah, serta mampu meningkatkan kadar vitamin D dan menjadikannya bentuk aktif untuk berbagai aksi penting bagi sel-sel tubuh.
Sementara itu, dengan sifat anti-inflamasi dan imunoregulasinya yang dimiliki, vitamin D berguna untuk aktivasi pertahanan sistem kekebalan tubuh, sehingga berperan penting dalam pencegahan terhadap infeksi, penyakit, dan gangguan terkait kekebalan tubuh.
"Bahkan terdapat sebuah studi yang menyebutkan secara spesifik bahwa pasien dengan kadar serum D3 yang optimal kurang lebih 50 ng/mL, berasosiasi dengan kemungkinan yang sangat kecil untuk mengalami konsekuensi fatal akibat covid-19," kata Adam.
"Penggabungan vaksinasi dengan penguatan sistem kekebalan tubuh melalui konsumsi suplemen vitamin D3 secara konsisten berpotensi membantu mencegah risiko-risiko berat virus corona, terutama dengan masuknya varian Omicron sejak pertengahan Desember 2021," jelasnya. (Ant/OL-1)
Simak tips puasa bagi pekerja lapangan agar tetap sehat, terhidrasi, dan produktif selama Ramadan, mulai dari sahur hingga berbuka.
Simak tips aman bagi lansia saat menjalani puasa Ramadan 1447 H, termasuk menu sahur bergizi, hidrasi cukup, olahraga ringan, dan istirahat yang cukup agar tetap sehat.
Simak tips sahur, hidrasi, istirahat, dan olahraga ringan agar tubuh tetap sehat dan kuat saat menjalani hari pertama puasa Ramadan.
Sejarah manusia dipenuhi penemuan penting seperti listrik, internet, dan vaksin yang mengubah peradaban. Inovasi ini menjadi fondasi kemajuan teknologi, komunikasi, dan kesehatan global.
Istilah super flu saat ini sedang ramai diperbincangkan seiring meningkatnya kasus influenza.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Seiring bertambahnya usia, kebutuhan nutrisi ikut berubah. Pada lansia, massa otot dan kepadatan tulang cenderung menurun, sementara daya tahan tubuh bisa melemah
KIWI dikenal sebagai buah yang kaya akan antioksidan, vitamin, mineral, serta serat. Bagian kulitnya justru menyimpan banyak nutrisi penting.
Vitamin D sebenarnya memiliki banyak manfaat lain yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Buah yang kaya akan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan esensial, buah-buahan memberikan nutrisi awal yang baik untuk mengawali hari.
Vitamin atau yang dikenal sebagai mikronutrien, sangat penting bagi tubuh. Untuk menunjang fungsi sel dan proses molekuler tubuh. Tapi hanya dibutuhkan dalam jumlah kecil.
Namun, beberapa suplemen mengandung pemanis tambahan yang bisa menambah kalori, sehingga penting untuk memperhatikan komposisinya terutama saat diet.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved