Senin 17 Januari 2022, 17:45 WIB

Obat Covid-19 Molnupiravir Diedarkan di Indonesia April 2022

Reporter: GLORY NATHA/Penulis: NARENDRA WISNU KARISMA | Humaniora
Obat Covid-19 Molnupiravir Diedarkan di Indonesia April 2022

ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

 

KEMENTERIAN Kesehatan RI menargetkan obat antivirus Covid-19 Molnupiravir sudah dapat diedarkan di Indonesia mulai April atau Mei 2022, setelah memulai bekerja sama dengan PT Amarox Pharma Global.

Saat ini, Kemenkes telah mengamankan sebanyak 400 ribu tablet Molnupiravir yang sudah diimpor oleh PT Amarox dari Hetero Labs Ltd di India.

"Sekarang kita sudah siap sekitar 400ribu tablet, kedepannya PT Amarox juga akan memproduksi sendiri obat ini yang rencanannya April atau Mei nanti sudah bisa diedarkan di dalam negeri," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di kawasan Delta Silicon 3, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jumat 14 Januari 2022.

Usai meresmikan PT Amarox Pharma Global, Menkes meminta kedepannya perusahaan ini juga mampu memproduksi antivirus lain, yakni paxlovid, untuk menghadapi pandemi berikutnya.

Paxlovid sendiri sudah diproduksi oleh Hetero Labs Ltd di India dan memiliki lisensi dari Pfizer.

Baca juga: Dosis Booster Sinovac Dipastikan Tingkatkan Antibodi Tanpa Reaksi Merugikan

"Mudah - mudahan bulan ini paxlovid sudah bisa diimpor ke Indonesia, kedepannya saya minta juga untuk bisa diproduksi di Indonesia," kata Budi.

Langkah ini merupakan upaya pemerintah menjamin ketersediaan obat Covid-19 dalam negeri, terutama menghadapi gelombang lanjutan virus Covid-19. Mengingat berdasarkan pengalaman sebelumnya saat terjadi lonjakan kasus Covid-19 di beberapa negara, Indonesia mengalami kesulitan dari logistik pengiriman obat-obatan.

"Ini jadi penting sekali kalau kita bisa memproduksi obat dalam negeri dan manufacturing-nya juga dibangun di sini. Sehingga kalau ada pandemi selanjutnya kita tidak bergantung kepada negara lain," katanya.

Diketahui, Molnupiravir merupakan antivirus yang ditujukan kepada pasien Covid-19 bergejala ringan. Berdasarkan hasil uji klinis, obat ini mampu mengurangi 50 persen kemungkinan orang masuk ke rumah sakit dan mengalami kematian akibat terinfeksi Covid-19. (OL-4)

Baca Juga

MI/M, Irfan

Rasio Kesembuhan Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 97,3 Persen

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 22:15 WIB
Sehingga angka kumulatifnya terus meningkat melebihi 5,8 juta orang sembuh atau tepatnya 5.892.126 orang...
Dok.MOM

Merayakan Hidup dan Semangat Para Ibu di MomFest 2022 #CelebratingMOM5

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 21:58 WIB
MomFest #CelebratingMoM5 dihadiri lebih dari 300 peserta secara offline dan online serta dimeriahkan oleh figur publik dan para ahli di...
Antara/Hafidz Mubarak A

Eks Jubir Pemerintah Untuk Covid-19, Achmad Yurianto Meninggal Dunia

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 20:57 WIB
Wiwid menyebut Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan itu meninggal dunia di RSUD Syaiful Anwar,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya