Rabu 05 Januari 2022, 18:40 WIB

Banjir Rendam Ratusan Rumah Warga Nunukan Kalimantan Utara

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Banjir Rendam Ratusan Rumah Warga Nunukan Kalimantan Utara

BNPB
Banjir merendam sejumlah kecamatan di Nunukan, Kalimantan Utara.

 

AIR bah dari kawasan hulu telah menyebabkan banjir di beberapa kecamatan di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, pada Selasa (4/1) pagi. Sebanyak 114 rumah warga terendam akibat banjir tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan menyebutkan 6 kecamatan terdampak di wilayahnya, yaitu Kecamatan Lumbis Hulu, Lumbis Pensiangan, Lumbis Ogong, Lumbis, Sembakung Atulai dan Sembakung.

"Sebanyak 114 KK atau 342 jiwa terdampak pada sejumlah kecamatan tersebut. Hingga hari ini, Rabu (5/1), tidak ada laporan warga yang mengungsi," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya Rabu (5/1)

Menyikapi kondisi tersebut, BPBD telah berkoordinasi dengan pihak TNI, Polri serta kecamatan terdampak untuk pemenuhan kebutuhan logistik. Informasi yang diterima Pusdalops BNPB, pengiriman bantuan logistik dilakukan pada hari ini, mengingat lokasi yang sangat jauh dari ibukota kabupaten.

Berdasarkan analisis inaRISK, Kabupaten Nunukan memiliki 15 kecamatan yang berpotensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. Beberapa kecamatan tersebut merupakan wilayah yang saat ini terdampak banjir, seperti Lumbis, Sembakung Atulai dan Sembakung.

"Banjir juga melanda wilayah lain di Pulau Kalimantan. Laporan Pusdalops BNPB menyebutkan banjir terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, pada Selasa (4/1), pukul 02.00 waktu setempat atau WITA. Peristiwa ini berlangsung setelah hujan lebat yang disertai kilat dan angin kencang mengguyur Kecamatan Muara Badak," sebutnya.

Sementara itu, sebanyak 3 desa terdampak banjir di kecamatan ini antara lain Desa Muara Badak, Muara Badak Ulu dan Muara Badak Ilir. BPBD mengidentifikasi sebanyak 70 KK terdampak dan warga mengungsi masih dalam pendataan.

Perkembangan terkini pada Selasa malam (4/1), pukul 18.52 WIB, genangan di wilayah Desa Badak Ulu mengalami penurunan. Pantauan BPBD setempat tinggi muka air berkisar 30 hingga 100 cm.

"Selain populasi terdampak, sejumlah rumah warga dan fasilitas terdampak, yaitu rumah 70 unit, fasilitas pendidikan 1 unit, kantor 2 unit dan pasar 1 unit," terangnya.

Menangani bencana ini, BPBD Kabupaten Kutai Kartanegara bersama unsur terkait lain, TNI, Polri, Tagana, warga dan pihak kecamatan menurunkan 1 unit perahu karet dan personel untuk melakukan kaji cepat dan koordinasi. Sedangkan antisipasi banjir susulan, BPBD setempat telah mengimbau masyarakat yang bermukim di bantaran Sungai Badak untuk waspada.

Prakiraan cuaca di Kecamatan Muara Badak pada hari ini dan esok (6/1) masih berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

"Pemerintah daerah dan masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap banjir susulan mengingat bulan ini hingga satu bulan ke depan merupakan puncak musim hujan," pungkasnya.

Baca Juga

Dok.IPB

Pakar IPB: Risiko Migrasi BPA Paling Tinggi pada Makanan Kaleng

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 29 Mei 2022, 03:13 WIB
Rencana BPOM untuk mencantumkan label BPA pada galon air minum kemasan, yang beredar secara luas di media hingga saat ini, menjadi...
Ist

Ikatan Doktor Alumni UP Tingkatkan Kerja Sama Alumni-Sekolah Pascasarjana

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 29 Mei 2022, 02:57 WIB
Jumlah mahasiswa S3 SPS UP, antara lain didorong program S3 SPS UP yang memiliki akreditasi B mendekati...
Antara

4,5 Juta Lansia Terproteksi Vaksin Booster

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 23:33 WIB
Sementara, capaian vaksinasi dosis kedua bagi kelompok lansia sebanyak 66,50...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya