Sabtu 25 Desember 2021, 08:45 WIB

3 Tahun, Politisi NasDem Jaga Marwah Satya Lencana Kebhaktian Sosial

Cahya Mulyana | Humaniora
3 Tahun, Politisi NasDem Jaga Marwah Satya Lencana Kebhaktian Sosial

MI/Pius Erlangga
Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni dari Partai NasDem.

 

SELAMA tiga tahun Politisi NasDem Lisda Hendrajoni menjaga marwah penghargaan Kebhaktian Sosial dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Penghargaan yang diterima Lisda saat masih menjabat sebagai Ketua TP-PKK Pesisir Selatan.

Penghargaan itu berkaitan dengan program Dunsanak Membantu Dunsanak (DMD) yang artinya saudara membantu saudarayang ia galang dan berdampak sosial bagi masyarakat Pesisir Selatan kala itu.

Dengan program DMD, Lisda membentuk sebuah yayasan yang bertujuan menggalang dana dari masyarakat asli Pesisir Selatan untuk bedah rumah hingga modal usaha.

Ini juga yang menjadi awal mula karir politik bagi mantan pramugari pesawat kepresidenan tersebut. Tawaran demi tawaran datang dari berbagai partai politik untuk meminang Lisda menjadi wakil rakyat di Senayan.

"Titik kebahagiaan tertinggi adalah berbagi," paparnya dalam keterangannya, Sabtu (25/12).

Usai mendapatkan penghargaan tersebut, kata Lisda, pada 2019 dilantik sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Sumatera Barat I. Ini merupakan sejarah baru bagi Partai NasDem yang berhasil menghantarkan kader perempuannya dari Sumatera Barat ke Senayan.

"Bukankah setiap ajaran agama di Indoensia juga mengajak umatnya untuk saling membantu, saling berbagi satu sama lain," paparnya.

Mengawali karirnya di Senayan sebagai anggota DPR RI, Lisda mengatakan memutuskan masuk ke Komisi VIII. Alasannya, karena Komisi VIII yang menjadi mitra Kementrian Sosial, Agama, Perempuan dan Anak, serta BPBD.

Lisda menjelaskan di komisi tersebut ia berupaya memperjuangkan segala kebutuhan sosial bagi masyarakat Indonesia. Sebanyak 10ribu tambahan kuota bagi penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Sumatera Barat pun berhasil disetujui oleh Kementrian Sosial.

Tak hanya itu, kata dia, Lisda juga memiliki program sejuta alat bantu untuk disabilitas. Mulai dari kursi roda, kaki dan tangan palsu, alat bantu dengar hingga kacamata terus digulirkan dengan target minimal satu juta bantuan untuk masyarakat Sumatera Barat.

"Selama tiga tahun penghargaan itu saya pegang teguh. Sebab masih banyak tugas dan pengabdian yang harus dilakukan untuk membantu masayarakat sebagai bentuk pengabdian saya," pungkasnya. (OL-13)

Baca Juga:  Anggota DPR: Jangan Pernah Berpikir Wakil Rakyat tidak Bermanfaat

Baca Juga

ANTARA/Tri Meilani Ameliya

Kapolri Lepas 144 Peserta Upaya Pemecahan Rekor Muri Bersepeda

👤Basuki Eka Purnama 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 07:53 WIB
"Kami harapkan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu kegiatan untuk melengkapi dan mengukir prestasi dari rekan-rekan, khususnya atlet...
MI/ Biro Adpim Malut

491 Jamaah Calon Haji Asal Provinsi Malut Diberangkatkan ke Emberkasi Makasar

👤Hijrah Ibrahim 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 07:38 WIB
Jamaah haji Maluku Utara tergabung pada 2 kelompok terbang yaitu kloter 11 dengan jumlah jamaah sebanyak 489 orang dan kloter 12 sebanyak...
Dok. BBM 2022`

Puluhan Seniman Muda Tampilkan Tari Topeng dan Ketoprak di Penutupan Belajar Bersama Maestro 2022

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 24 Juni 2022, 23:42 WIB
Program itu merupakan hasil kerjas ama antara Direktorat PTLK dengan Komunitas Lima Gunung untuk melestarikan kebudayan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya