Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
REKTOR Universitas Tarumanagara (Untar) Agustinus Purna Irawan menekankan pentingnya kolaborasi pentahelix, dalam rangka membangun reputasi perguruan tinggi.
Sinergi antar berbagai kepentingan itu, menurut Agustinus, kunci untuk mensosialisasikan kompetensi dan pencapaian Universitas Tarumanagara, supaya tersampaikan dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
"Kita harus membuka diri mengenai apa karya dosen yang dapat dimanfaatkan. Ada pengabdian masyarakat dan penelitian, tapi (harus tahu) sejauh mana masyarakat merasakan keberadaan perguruan tinggi, yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat," kata Agustinus dalam kegiatan media gathering di Kampus Untar.
Agustinus menyebut Untar hingga saat ini telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan media massa.
"Potensi yang kami miliki bisa saja tidak dikeluarkan tanpa ada pertanyaan dari media. Pancingan pertanyaan dari media bisa menghasilkan sesuatu," ujar Agustinus.
Ketua LLDIKTI Wilayah III Agus Setyo Budi mengatakan, humas sebagai jendela institusi, memegang peranan penting dalam bersinergi dan membangun reputasi.
Baca juga : Tangkal Pelecehan Seksual di Kampus, Untar Terapkan Pakta Integritas
Kendati demikian, dia juga menggarisbawahi bahwa pimpinan perguruan tinggi harus membuka akses seluas-luasnya terhadap humas, agar proses komunikasi dan koordinasi berjalan cepat.
"Kalau humas yang ditaruh di posisi paling bawah, ya kita bisa tahu peran humas pasti segitu-segitu saja. Tapi kalau humas diberi akses, koordinasi bisa langsung ke rektor, ya pasti humasnya keren," tutur Agus.
Sementara itu, Kepala Kantor Humas Universitas Tarumanagara, Paula Tjatoerwidya Anggarina menegaskan, kolaborasi perguruan tinggi dan media mutlak harus dilakukan.
Universitas Tarumanagara, lanjut Paula, telah menjalin sinergi dengan berbagai media massa, baik cetak, elektronik, maupun radio untuk mempublikasikan program-program Untar.
Kegiatan gathering media Universitas Tarumanagara juga menghadirkan tiga pembicara, yakni Syarif Oebaidillah (Media Indonesia), Citra Larasati (Medcom), dan Yohanes Enggar Harususilo (Kompas), untuk membagikan perspektif media terhadap peningkatan reputasi Untar. (RO/OL-7)
Selama menjalankan misi kemanusiaan, tim memberikan layanan pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan, konsultasi medis, serta edukasi kesehatan bagi warga terdampak.
Untar menggelar Christmas Carol 2025 bertema “Beyond Love”, menghadirkan berbagai penampilan UKM serta pesan toleransi, persaudaraan, dan nilai kemanusiaan dari pimpinan kampus.
Kegiatan bertajuk “Lokakarya Peningkatan Mutu Siaran Pers LLDIKTI Wilayah III” ini diikuti oleh perwakilan humas Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang berada di Wilayah III Jakarta Barat.
Capaian ini menegaskan peran Untar dalam melakukan pengelolaan komunikasi publik pendidikan tinggi. Melalui kinerja Humas, Untar menyampaikan informasi institusi secara terbuka
Dengan mengusung tema “Kepemimpinan Berkarakter sebagai Fondasi Usaha Etis dan Berkelanjutan”, kegiatan ini menjadi wadah bagi para peneliti dan pelaksana pengabdian masyarakat
Mahasiswa Untar berpartisipasi dalam CEO Bootcamp Batch 5 hasil kolaborasi dengan Ngee Ann Polytechnic, Singapura.
Kerja sama ini merupakan langkah penting bagi UI untuk memperkuat perannya sebagai kampus unggul dan berdampak luas. “
Melalui kerja sama ini, program pelatihan, riset bersama, dan pengembangan kurikulum desain chip di universitas dapat diperkuat.
Kesepakatan besar ini diresmikan dalam ajang US-Indonesia Business Summit 2026 yang berlangsung di Washington D.C., Rabu (18/2) waktu setempat.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Goethe-Institut memandang bahasa, budaya, dan pendidikan sebagai sarana untuk menghubungkan orang-orang lintas disiplin dan lintas batas negara.
Penguatan juga akan menyasar pada pengawasan ruang siber yang saat ini menjadi medan baru berbagai pelanggaran hukum internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved