Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) resmi meluncurkan program Menara Vokasi pada Selasa (7/12). Terdapat 5 daerah yang menjadi tuan rumah program akselerasi mutu pendidikan vokasi tersebut yakni Medan, Pekanbaru, Banjarmasin, Labuan Bajo, dan Kolaka.
Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Industri, Sariadi mengatakan, program inisiasi Ditjen Vokasi itu akan memperkuat kemitraan dan keselarasan antar stakeholders. Mulai dari satuan pendidikan vokasi (SMK, PTV, LKP), Pemerintah Daerah, Industri, Asosiasi, dan Media Massa akan tergabung dalam pentahelix.
"Pembentukan akselerator daerah di 5 wilayah ini mengacu pada model kemitraan pentahelix," ujarnya dalam Gebyar Menara Vokasi, Selasa (7/12).
Untuk mencapai tujuan tersebut, Ditjen Vokasi menunjuk 5 politeknik di kelima daerah sebagai koordinator. Politeknik Medan akan menjadi akselerator dan penggerak Menara Vokasi Medan, Politeknik Negeri Bengkalis menjadi mesin penggerak di Pekanbaru dan Politeknik Negeri Banjarmasin untuk Menara Vokasi Banjarmasin. Kemudian ada juga Politeknik Elbajo Commodus sebagai penggerak vokasi di Labuan Bajo dan Politeknik Negeri Ujung Pandang untuk Menara Vokasi Kolaka.
"Setiap perguruan tinggi vokasi kami wajibkan untuk melangkah bersama-sama dengan satuan pendidikan vokasi yang lain yaitu sekolah menengah kejuruan dan Lembaga Kursus Pelatihan," jelasnya.
Lebih lanjut, Sariadi menyampaikan, kelima Politeknik tersebut akan menyusun peta jalan kemitraan dengan dunia usaha dan industri. Mereka turut berinisiatif dalam berbagai program vokasi mulai dari forum diskusi bersama hingga membangun kerja sama.
Baca juga : Paduan Suara Universitas Pancasila Raih Medali Emas Kompetisi Internasional
Dia berharap semua pihak bisa berkomitmen untuk mendukung pendidikan vokasi di Tanah Air. Hal itu merupakan salah satu upaya untuk membangun SDM Indonesai yang unggul.
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikburistek Wikan Sakarinto mengapresiasi upaya dari setiap wilayah yang telah berhasil membentuk akselerator daerah yang berbasis kemitraan pentahelix. Dia menegaskan bahwa dalam kemitraan yang tepenting adalah komitmen bersama mewujudkan pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan industri serta relevan dengan pembangunan, baik di daerah maupun di skala nasional.
"Vokasi tidak mungkin berjalan sendiri. Link and match, untuk bisa link mungkin tidak sulit, tapi untuk match ini masih menjadi tantangan. Kita harus tinggalkan cara tradisional, jangan kita mendidik dengan keyakinan sendiri yang ternyata sudah tidak relevan dengan kebutuhan industri yang kebaruannya begitu cepat," tuturnya.
Menurut Wikan, fokus pembentukan akselerator daerah sendiri mengacu pada program destinasi super prioritas dan pembangunan ekonomi di kawasan 3T. Seperti di wilayah Toba, Sumatera Utara dan Labuan Bajo, NTT yang membutuhkan SDM terampil untuk pengembangan kawasan wisata. Peluang ini tentunya dapat diisi oleh para lulusan vokasi yang merupakan putra-putri daerah setempat.
Dia juga mengungkapkan bahwa dukungan serta komitmen dari Pemerintah Daerah sangatlah penting, terutama dalam mengatasi persoalan ketenagakerjaan. Ia mencontohkan kemitraan yang dibangun oleh Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) dan beberapa industri, seperti PT Vale, PT Antam, dan PT Ceria yang bekerja sama dalam pembuatan program studi di kampus cabang PNUP di Kolaka. Menurut Wikan, hal ini merupakan bentuk nyata dari 'memasak bersama' antara pendidikan vokasi dengan industri.
"Dari pembuatan prodi kemudian menyusun kurikulumnya juga bersama. Kita harus punya mindset bahwa yang dibutuhkan oleh industri adalah lulusan vokasi yang siap kerja dan mampu mengerjakan pekerjaan, bukan sekadar lulus mendapat ijazah. Sementara kita masih memiliki tantangan terkait penguatan soft skills. Kalau kita terus mengejar penguasaan hard skills, dalan beberapa tahun ke depan pasti akan tertinggal," jelas Wikan.
Sebelum penyelenggaraan Gebyar Menara Vokasi, setiap politeknik yang ditunjuk telah mengadakan berbagai pertemuan dan focus group discussion (FGD) bersama dengan mitra, baik dari DUDI, asosiasi, dan pemerintah daerah untuk menyusun peta jalan kemitraan yang berkelanjutan.. (OL-7)
Sertifikasi yang merupakan syarat fundamental guna memasuki pasar kerja global, akan dimaksimalkan supaya bisa dilakukan di dalam negeri.
Lulusan pendidikan Vokasi dituntut tidak hanya adaptif, tetapi juga memiliki kompetensi digital yang kuat agar mampu bersaing di tingkat internasional.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mempertegas komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) industri yang unggul melalui penyelenggaraan Wisuda Serentak Politeknik.
Kemendikdasmen melalui Ditjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus menegaskan komitmennya untuk memperkuat layanan pendidikan inklusif.
Kemitraan berkelanjutan mampu memberikan manfaat berlapis, salah satunya memperkuat kapasitas institusi pendidikan sebagai penyedia talenta.
Kegiatan edukasi investasi di SMK Metland menunjukkan komitmen kuat dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi muda yang melek finansial sejak dini.
Saksi proyek pengadaan Chromebook Kemendikbudristek akui raup untung Rp10,2 miliar dan kembalikan Rp5,1 miliar ke Kejagung dalam sidang Tipikor Jakarta.
Nadiem menyampaikan bahwa dirinya tetap siap mengikuti persidangan, meski masih menjalani perawatan medis berdasarkan rekomendasi dokter.
Menjawab pertanyaan silang dari Nadiem Anwar Makarim di persidangan, mantan Dirjen PAUD Dikdasmen Hamid Muhammad menegaskan pandangannya tentang integritas mantan atasannya tersebut.
Kejaksaan Agung (Kejagung) membeberkan review singkat atas persidangan dugaan rasuah pada pengadaan sistem Chromebook di Kemendikbudristek.
Sidang kasus dugaan korupsi di Kemendikbudristek Kembali bergulir, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (6/1).
Laman resmi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yakni https://pip.kemendikbudristek.com/ merupakan portal informasi resmi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved