Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Indonesia Sport Nutrition Association Rita Ramayulis menyarankan Anda menambahkan protein ke dalam makanan selingan atau di antara dua waktu makan dan ketika menjelang tidur, setiap harinya.
"Dulu, selingan itu untuk memenuhi kebutuhan energi yang belum terpenuhi pada makanan pokok. Sekarang tidak bisa lagi, harus menambahkan protein karena itu protect-nya tubuh kita," kata dia dalam sebuah webinar kesehatan, ditulis Sabtu (4/12).
Rita, yang juga pengurus DPP Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) itu mengatakan, protein dibutuhkan sel imunitas agar bisa bekerja sesuai tugasnya. Zat gizi yang juga harus ada di dalam makanan utama ini pun bertugas membantu memelihara sel yang sudah terbentuk.
Baca juga: Edukasi Literasi Gizi Di Daerah Harus Libatkan Tokoh Masyakarat
"Jadi sel-sel yang sudah terbentuk lama-lama menua, butuh dikasih protein supaya tetap disintesis, kepadatannya tetap ada, karena protein bahan dasar seluruh hormon dan enzim dalam tubuh. Jadi tidak boleh kekurangan protein," jelas dia.
Seseorang misalnya membutuhkan enam porsi protein yang bisa didapatkan dari beragam pangan seperti daging, tempe dan olahannya serta susu.
Dari susu contohnya, dibutuhkan sekitar dua porsi, dan jumlah ini akan meningkat seiring seseorang melakukan kegiatan yang membutuhkan energi berlebih, menguras protein atau saat pemulihan usai sakit.
"Saat situasi pandemi, kebutuhan kebutuhan protein kita diminta lebih ditingkatkan, salah satunya bisa diambil dari keju," ujar Rita.
Keju bisa menjadi salah satu sumber protein yang penggunannya relatif luas ke dalam makanan, berbeda dari susu yang cenderung terbatas penggunannya misalnya tidak bisa dipanaskan karena bisa menghilangkan zat gizinya.
"Makanya keju menjadi salah satu pilihan cerdas karena dia bisa masuk ke mana pun. Misalnya mau pakai ubi, singkong, masuk semuanya (bersama keju), malah bikin ubi keju makin terasa enaknya. Kalau ditambahkan keju lebih bernilai," pungkas Rita. (Ant/OL-1)
Periode paling krusial bagi perkembangan manusia terjadi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Periode ini mencakup masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.
Persagi bersama sejumlah mitra meluncurkan Program Edukasi Gizi Serentak yang menjangkau lebih dari 1.000 sekolah di berbagai wilayah Indonesia.
Mahasiswa tetap bisa memenuhi kebutuhan gizi meski dengan anggaran terbatas.
Nutrisi seperti vitamin C, vitamin E, antioksidan, dan asam lemak sehat berperan penting dalam mendukung fungsi imun agar tubuh lebih tahan terhadap virus dan bakteri penyebab flu.
Susu sejatinya berfungsi sebagai bagian dari makanan lengkap atau sekadar makanan selingan, terutama saat sarapan.
Penerapan gizi seimbang memiliki dampak langsung pada kesehatan saluran cerna. Asupan yang tepat akan menjaga keseimbangan bakteri baik (mikrobiota) di dalam usus.
Asupan nutrisi pada waktu sahur dan berbuka harus benar-benar diperhatikan agar kebutuhan vitamin, mineral, dan air tetap terpenuhi.
Kemunculan ambeien sangat erat kaitannya dengan kebiasaan sehari-hari yang kurang baik.
Sederet Makanan yang Meningkatkan Risiko Kanker Paru diantaranya ultra processed food
Temuan tersebut diperoleh dengan menelaah data konsumsi makanan dari 112 negara yang mencakup 99% emisi gas rumah kaca terkait pangan secara global.
Kacang juga kaya nutrisi penting lain seperti magnesium, vitamin E, dan antioksidan, yang tak hanya membantu kenyang tetapi juga mendukung kesehatan jantung
Diet Barat dan diet tradisional sering dibandingkan. Artikel ini membahas perbedaan, manfaat, dan dampaknya bagi kesehatan tubuh secara lengkap.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved