Minggu 05 Desember 2021, 12:45 WIB

Ahli Gizi Sarankan Tambah Protein untuk Camilan Harian

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Ahli Gizi Sarankan Tambah Protein untuk Camilan Harian

Pexels
Keju

 

KETUA Indonesia Sport Nutrition Association Rita Ramayulis menyarankan Anda menambahkan protein ke dalam makanan selingan atau di antara dua waktu makan dan ketika menjelang tidur, setiap harinya.

"Dulu, selingan itu untuk memenuhi kebutuhan energi yang belum terpenuhi pada makanan pokok. Sekarang tidak bisa lagi, harus menambahkan protein karena itu protect-nya tubuh kita," kata dia dalam sebuah webinar kesehatan, ditulis Sabtu (4/12).

Rita, yang juga pengurus DPP Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) itu mengatakan, protein dibutuhkan sel imunitas agar bisa bekerja sesuai tugasnya. Zat gizi yang juga harus ada di dalam makanan utama ini pun bertugas membantu memelihara sel yang sudah terbentuk.

Baca juga: Edukasi Literasi Gizi Di Daerah Harus Libatkan Tokoh Masyakarat

"Jadi sel-sel yang sudah terbentuk lama-lama menua, butuh dikasih protein supaya tetap disintesis, kepadatannya tetap ada, karena protein bahan dasar seluruh hormon dan enzim dalam tubuh. Jadi tidak boleh kekurangan protein," jelas dia.

Seseorang misalnya membutuhkan enam porsi protein yang bisa didapatkan dari beragam pangan seperti daging, tempe dan olahannya serta susu.

Dari susu contohnya, dibutuhkan sekitar dua porsi, dan jumlah ini akan meningkat seiring seseorang melakukan kegiatan yang membutuhkan energi berlebih, menguras protein atau saat pemulihan usai sakit.

"Saat situasi pandemi, kebutuhan kebutuhan protein kita diminta lebih ditingkatkan, salah satunya bisa diambil dari keju," ujar Rita.

Keju bisa menjadi salah satu sumber protein yang penggunannya relatif luas ke dalam makanan, berbeda dari susu yang cenderung terbatas penggunannya misalnya tidak bisa dipanaskan karena bisa menghilangkan zat gizinya.

"Makanya keju menjadi salah satu pilihan cerdas karena dia bisa masuk ke mana pun. Misalnya mau pakai ubi, singkong, masuk semuanya (bersama keju), malah bikin ubi keju makin terasa enaknya. Kalau ditambahkan keju lebih bernilai," pungkas Rita. (Ant/OL-1)

Baca Juga

DOK Uhamka

FKIP Uhamka Luluskan 1.469 Guru Profesional

👤Widhoroso 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 18:12 WIB
FAKULTAS Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menyelenggarakan Yudisium Pendidikan Profesi...
Medcom.id/Ilham Pratama

Beasiswa OSC Diharapkan Dapat Menghadirkan Bibit Unggul di Tanah Air

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 18:11 WIB
Kualitas sumber daya manusia itu diyakini mempermudah juga dalam proses pembelajaran di perguruan...
Ist

Poltracking Indonesia Raih Penghargaan Best Performing Company 2022

👤Widhoroso 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 17:35 WIB
LEMBAGA survei Poltracking Indonesia dinobatkan sebagai Indonesia Best Performing Company 2022 pada ajang Indonesia Award...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya