Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) menangi lomba debat tentang pengelolaan ekonomi Zakat, Infaq, sodaqoh dan wakaf (Ziswaf). Mereka adalah Rizal Galih Pradana (Prodi Psikologi), Pradana Ricardo (Prodi Sastra Indonesia), dan Akhmad Mukhibun (Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia).
Dalam kompetisi debat yang digelar Universitas Islam Negeri (UIN) Tulungagung, Jatim dengan peserta dari 9 perguruan tinggi (PT) ini, ketiganya mengetengahkan esai tentang sentralisasi pengelolaan zakat untuk menekan angka kemiskinan secara berkelanjutan.
Menurut Rizal Galih, UNS mampu bahu membahu mempresentasikan esai yang mereka buat, untuk mengalahkan secara berturut lawan lawannya sejak perempat final hingga final.
Ajang National Youth Economic Debate Competition (Athection) yang diinisiasi UIN Temanggung bekerjasama dengan BAZNAS ( Badan Amil Zakat Nasional ) telah memberikan pengalaman berharga bagi tiga mahasiswa UNS yang tidak memiliki basic mata kuliah ekonomi, dan apalagi tentang ziswaf.
Tahapan kompetisi debat, diawali dengan penilaian berdasarkan esai. Begitu dinyatakan lolos oleh juri, maka peserta mempresentasikan esai itu untuk menentukan 8 tim yang lolos ke babak selanjutnya.
"Di babak perempat final, kami menang atas tim STIE Bojonegoro B dengan skor 3-0. Lalu di semifinal, Universitas Tanjungpura, kami kalahkan juga dengan skor 3-0," kata Rizal, Sabtu (4/12).
Pada babak grand final, trio mahasiswa UNS ini memgalahkan Unesa yang membawakan mosi peran Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (Ziswaf) dalam memulihkan ekonomi umat.
"Sejak perempat final hingga grand final, semua lawan kami kalahkan dengan sapu bersih 3-0," ujar dia dengan bangga, mengingat mereka tidak memiliki basic ekonomi, dan apalagi tentang Ziswaf di Indonesia namun berhasil meyakinkan tim juri yang terdiri para praktisi ekonomi ziswaf.
Sembilan perguruan tinggi peserta kompetisi debat UIN Tulungagung-Baznas adalah UNS, Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Tanjungpura (Untan), Universitas Indonesia (UI), Universitas Sumatera Utara (USU), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bojonegoro, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Andalas (Unand), dan UIN Mataram. (OL-13)
Baca Juga: Suasana Kelas Demokrastis Tumbuhkan Semangat Belajar Tinggi
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Ahmad Tholabi Kharlie meminta masyarakat bersikap tabayun dan proporsional menyikapi polemik pernyataan Menteri Agama terkait zakat.
Menghibahkan aset pemerintah tidak mudah, sementara skema wakaf oleh pemerintah belum sepenuhnya memiliki kejelasan praktik.
Yayasan Muslim Sinar Mas atau YMSM menegaskan komitmennya melalui wakaf mushaf Alquran untuk masyarakat luas.
Jelang ramadan 1447 H, Dompet Dhuafa telah menyalurkan 300 mushaf Al-Qur'an, dalam bentuk Wakaf, untuk digunakan bagi masyarakat yang membaca Al-Qur'an di dalam Masjid Al Aqsa
Zakat dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk bantuan langsung kepada mustahik, tetapi juga untuk kepentingan kemaslahatan umum dan pemulihan pascabencana.
Program ini diluncurkan ditengah momentum kuat potensi wakaf dan perluasan pasar modal syariah di Indonesia.
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Ahmad Tholabi Kharlie meminta masyarakat bersikap tabayun dan proporsional menyikapi polemik pernyataan Menteri Agama terkait zakat.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menggelar prosesi penandatanganan Nota Kesepahaman.
Baznas terus memperkuat kelompok petani binaan program Lumbung Pangan (LP) di berbagai daerah di Indonesia dalam mempersiapkan beras kualitas premium untuk kebutuhan Zakat Fitrah.
Nasaruddin Umar menegaskan zakat hanya boleh disalurkan kepada delapan asnaf sesuai syariat Islam dan UU Pengelolaan Zakat, serta membantah isu zakat digunakan untuk program MBG.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menegaskan bahwa zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki dan masyarakat tidak akan digunakan untuk mendanai program MBG.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menghadirkan Program Pesantren Jalan Cahaya pada Ramadan 1447 H di 20 titik se-Indonesia selama bulan suci.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved