Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Eksekutif Nasional Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Zenzi Suhendi menilai informasi dan antisipasi kebencanaan tidak boleh diabaikan pemerintah pusat dan daerah. Pasalnya bencana dapat merugikan materi dan menelan korban jiwa.
"Informasi dan data yang disamping BMKG harus menjadi perhatian kepala daerah. Bencana saat ini tidak lagi diakibatkan oleh alam namun juga aktivitas serta kebijakan manusia," katanya pada webinar bertajuk Indonesia Siaga Bencana, Sabtu (6/11).
Menurut dia, Walhi kerap menyuarakan kepada pemerintah mengenai potensi bencana. Namun pemangku kebijakan jarang yang memberi tanggapan dan resposn serius.
Baca juga: Hari Kesadaran Tsunami Dunia, BNPB: Karena Selamat Adalah Hak Kita Semua
"Seperti banjir bandang di Batu, Malang, Walhi sudah mendampingi masyarakat di sana selama 10 tahun terkait tata ruang dan air. Kita khawatir bencana banjir seperti sekarang," paparnya.
Ia mengatakan wilayah penyerapan air semakin sempit akibat pembukaan lahan dan tambang. Eksploitasi lingkungan secara besar-besar sangat mengancam kelangsungan hidup dan keselamatan rakyat.
"Banyak pelanggaran dan rendahnya komitmen tata ruang dengan kawasan kritis dijadikan wilayah produksi. Seharusnya wilayah yang tidak produktif dipulihkan untuk resapan air," pungkasnya.(H-3)
Gunung Semeru di Lumajang-Malang erupsi Selasa malam (17/2), kolom abu mencapai 800 meter. PVMBG ingatkan masyarakat hindari radius bahaya 5-17 km dari kawah.
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
DPR minta pemerintah prioritaskan pencegahan dan mitigasi bencana untuk kurangi kerugian ekonomi yang terus berulang di Indonesia.
ADA dua artikel yang ditulis Phil O’Keefe, Ken Westgate, dan Ben Wisner dalam dua tahun berturut-turut: 1976 dan 1977.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti alih fungsi lahan dan menurunnya daya dukung lingkungan sebagai faktor utama yang memperparah dampak bencana alam.
TPU Semper masih terendam banjir hampir sepekan. Peziarah mengeluh akses ziarah terganggu menjelang Ramadan.
Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, meningkat menjadi 9 ribu kepala keluarga (KK).
Jebolnya tanggul Sungai Cabean B1 di Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menyebabkan ratusan rumah warga terdampak banjir.
Pembatasan kecepatan KA ini merupakan prosedur standar keamanan, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu di lokasi.
Dari hasil sementara, penyebab banjir antara lain pendangkalan sungai dan sampah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember (BPBD) mencatat banjir meluas hingga 23 desa di 10 kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved