Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
TUMBUH kembang anak yang baik menjadi perhatian serius para orang tua. Apalagi saat si anak memasuki usia 2 tahun ke atas yang merupakan fase anak-anak memiliki rasa ingin tahu begitu tinggi terhadap sesuatu yang ada di sekitarnya. Pada fase ini, orang tua perlu menggali potensi pada diri anak melalui beragam stimulasi.
Ada banyak metode pembelajaran untuk membantu menumbuhkembangkan potensi dan kecerdasan anak, satu di antaranya melalui media mainan. Bermain adalah salah satu cara merangsang sekaligus mengasah kemampuan motorik, kognitif maupun sensorik anak agar lebih aktif. Maka itu, pemberian mainan pun tidak boleh sembarangan.
Berlatar belakang itulah, produsen mainan edukasi aak, Easy Peasy melakukan riset berkelanjutan untuk dapat menciptakan produk-produk yang didesain sesuai dengan kebutuhan para anak, serta orang tua dalam mengasuh dan mendampingi anak-anak mereka untuk memaksimalkan kecerdasannya.
“Easy Peasy hadir dengan mengombinasikan pengalaman belajar dan bermain untuk menstimulasi potensi anak mencapai tingkat terbaiknya, selain bertujuan untuk meningkatkan interaksi antara orang tua dan anak, terlebih di situasi pandemi yang memungkinkan seluruh kegiatan dilakukan di rumah saja, termasuk kegiatan belajar,” kata Kennedy Owner Easy Peasy, dalam keterangannya.
Easy Peasy meluncurkan lebih dari lima produk mainan edukasi, yaitu Flash Card, Poster Edukasi, Activity Book, Magic Exercise Book dan Celengan Target. Harganya berkisar mulai Rp7.000 hingga Rp18.000. Kelima produk tersebut ditujukan untuk anak berusia di bawah 6 tahun dan semua materialnya dipastikan aman dan nyaman digunakan oleh anak.
“Orang tua tidak perlu khawatir saat anak bermain dan belajar dengan produk Easy Peasy, karena rerata materialnya terbuat dari bahan Art Carton sehingga aman, bahkan untuk anak usia dini sekali pun,” ujar Kennedy.
Salah satunya seperti pada produk Flash Card. Kartu bergambar ini dibuat dari bahan lembaran kertas yang setiap ujung sisi kartunya dipotong bulat sehingga aman saat disentuh oleh anak, karena tidak tajam. Sasarannya adalah anak-anak usia 1,5 hingga 6 tahun saat fungsi otak kanan pada anak-anak bekerja aktif, mulai dari bertanya, menjawab dan memilih sesuatu.
“Ini adalah metode belajar baru yang menggunakan sejumlah kartu bertulis kata-kata, bergambar dengan warna-warna menarik untuk menambah pengenalan kosakata pada anak, kemampuan berbicara, mendengar dan menulis hingga melatih konsentrasi serta daya ingat anak,” terang Kennedy.
Flash Card berisi nama-nama buah, panggilan keluarga seperti kakek dan nenek, ibu dan ayah, huruf-huruf hijaiyah, anggota tubuh dan lain sebagainya.
Baca juga : Penting, Mengonsumsi Makanan Sehat di Masa Pandemi Covid-19
“Kami pasarkan delapan varian Flash Card. Saat ini kami sedang melakukan riset untuk menambah 12 varian baru. Harganya Rp17.000 per boks isi 25-30 kartu warna-warni dua sisi, sangat terjangkau,” tambahnya.
Sementara untuk produk Celengan Target berbahan paper tube, terdapat fitur check list nominal tabungan sesuai sisa masa waktu yang tertera pada celengan. Selain untuk mengenalkan kebiasaan baik menabung sejak usia dini, mainan edukasi ini juga mengajarkan anak-anak dalam berdisiplin melakukan sesuatu secara konsisten.
Produk Easy Peasy dikategorikan sesuai multiple intelligence, di mana setiap produknya menjadi media belajar yang menyenangkan untuk anak, serta menjadi pilihan orang tua dalam mengasah kecerdasan si kecil.
“Anak-anak jadi lebih enjoy saat bermain dengan orang tua di rumah. (anak) juga nggak melulu fokus pada gadget atau televisi,” lugasnya.
Easy Peasy terbuka untuk berkolaborasi dengan para perajin di banyak kota dan daerah-daerah untuk menciptakan mainan edukasi yang berkualitas, demi mendorong peningkatan pendidikan serta pemulihan ekonomi di Indonesia.
“Kami sangat senang bekerja sama dengan para perajin di seluruh nusantara untuk sama-sama membuat mainan yang menyenangkan tapi juga sarat akan ilmu,” tambah Kennedy.
Sebelum diaplikasikan lewat sebuah mainan, ia dan timnya melakukan riset mendalam mengenai tren dan isu belajar yang diterapkan di Indonesia. Tahap awal, pihaknya menargetkan kapasitas produksi mencapai 2.000 set per dua minggu.
Seluruh produk Easy Peasy dapat dibeli secara online di Instagram dan Shopee. Easy Peasy membuka peluang bagi para reseller dan dropshiper untuk menjadi agen penjualan, mengingat pasar mainan edukasi anak di Indonesia masih terbuka lebar jika mengacu pada data kelahiran anak yang tiap tahun mengalami pertumbuhan signifikan.
“Tiap reseller atau dropshiper dengan pengambilan produk 20 hingga 100 pcs ada diskon khusus. Mainan edukasi tidak akan ada habisnya, pasarnya luas dan terus bertumbuh seiring meningkatnya angka kelahiran bayi di Indonesia,” pungkas Kennedy. (RO/OL-7)
Peristiwa tragis ini terjadi saat keduanya berada di dalam rumah ketika air sungai tiba-tiba meluap dan masuk ke pemukiman dengan cepat.
Obat pereda demam hanya diperlukan pada kondisi tertentu, terutama jika kondisi fisik anak mulai terganggu secara kenyamanan.
Durasi batuk merupakan indikator paling krusial dalam mendeteksi TB, terutama pada orang dewasa.
TB pada anak bukan sekadar batuk biasa, melainkan ancaman terhadap masa depan mereka.
Edukasi seksual ini merupakan langkah preventif utama untuk mencegah penyimpangan seksual pada anak di masa depan.
Gangguan hormon yang tidak ditangani sejak dini dapat menghambat perkembangan organ reproduksi secara optimal.
Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi anemia pada anak usia 5–14 tahun sebesar 26,8% dan pada usia 15–24 tahun sebesar 32%.
Memahami apa yang terjadi saat sebuah pesawat tidak lagi merespons panggilan menara pengawas sangat penting untuk membangun literasi keselamatan transportasi yang objektif.
Secara sederhana, hilang kontak adalah kondisi di mana komunikasi dua arah antara pilot di dalam kokpit dengan petugas pengatur lalu lintas udara atau Air Traffic Control (ATC) terputus.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Edukasi yang paling mendasar adalah memilah sampah dari rumah sebelum dibuang.
Melalui aksi ini, FKM UI berharap dapat menciptakan kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved