Sabtu 23 Oktober 2021, 11:17 WIB

Satgas Relawan Tingkatkan Kapasitas Relawan Layanan Dukungan Psikososial

mediaindonesia.com | Humaniora
Satgas Relawan Tingkatkan Kapasitas Relawan Layanan Dukungan Psikososial

Ist
Kegiatan Peningkatan Kapasitas Relawan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) secara serentak di tiga provinsi di Indonesia.

 

Bidang Koordinasi Relawan Satuan Tugas Covid-19 atau BKR Satgas Covid-19 menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Relawan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) secara serentak di tiga provinsi di Indonesia, yaitu Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Sumatra Utara.

Kegiatan yang berlangsung selama enam hari (18-21 Oktober 2021) ini akan melibatkan 30 relawan dari berbagai perwakilan organisasi kemasyarakatan, dinas kesehatan, dinas sosial, lembaga sosial yang berada di tiap provinsi.

Ditemui dalam kesempatan berbeda, Ketua BKR Satgas Covid-19 Andre Rahadian menyampaikan, “Kondisi kesehatan jiwa masyarakat yang terganggu selama masa pandemi adalah fenomena nyata yang harus segera disikapi."

"Aspek psikososial perlu mendapat perhatian, karena dampak jangka panjangnya dapat berpengaruh terhadap berbagai persoalan, khususnya tingkat produktivitas," jelasnya.

"Untuk itulah kehadiran relawan layanan dukungan psikososial di tengah-tengah masyarakat sangat dibutuhkan dan menjadi dasar pelaksanaan kegiatan Peningkatan Kapasitas Relawan Layanan Dukungan Psikososial (LDP),” kata Andre.

“Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk Relawan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) yang siap terjun mendampingi masyarakat kelompok rentan (lansia, anak, disabilitas, dll) dan tenaga kesehatan yang membutuhkan terkait adaptasi kebiasaan baru, cara atau respon dalam menghadapi situasi pandemi, memberdayakan masyarakat terdampak pandemi, mengkampanyekan perubahan perilaku masyarakat, mengkampanyekan vaksinasi serta donor plasma konvalesen,” tambah Andre Rahadian dalam penjelasannya.

Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara offline selama enam hari (18 – 21 Oktober 2021) melibatkan 30 orang relawan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Tiga hari pertama seluruh relawan akan mendapatkan pelatihan peningkatan kapasitas dengan jumlah tujuh sesi materi yang disampaikan oleh narasumber yang mumpouni di bidangnya.

Ketujuh materi tersebut antara lain adalah; 1) Pengantar kerelawanan; 2) Protokol kesehatan dan seputar COVID-19; 3) Psikoedukasi; 4) Dukungan psikologi awal; 5) Layanan dukungan psikososial; 6) Pendampingan social; dan 7) Fungsi koordinasi (pelaporan).

Pada hari keempat dan kelima relawan yang telah dibekali materi akan turun ke lapangan untuk melakukan praktik pendampingan kepada lembaga sosial sasaran program.

Lokasi lembaga yang tersebar di tiga provinsi tersebut antara lain adalah UPTD Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri, SLB Yayasan Untung Tuah, Panti Asuhan Anak Harapan, RS Abdul Muis, Panti Asuhan Al Ikhlas Dinsos Provinsi Kalsel, RS Bhayangkara Tk. III Banjarmasin Tembusan Dinkes Prov Kalsel, Panti Lansia Binjai, Panti Anak Ora El Labora, RSUD GL Tobing, dan Panti Lansia Provsu.

Menutup kegiatan, di hari terakhir seluruh relawan akan melakukan monitoring dan evauasi program secara keseluruhan.

Kepala Sub-Bidang Relawan Kesehatan BKR Satgas Covid-19 dr. Joseph Frederick William mengatakan, ”Selama ini hal-hal yang berkaitan dengan kondisi psikososial masih belum banyak kita sentuh."

"Memang, telah banyak layanan dukungan psikososial yang diadakan oleh berbagai instansi, lembaga dan organisasi, seperti layanan bantuan psikologi “Sejiwa” dan #SahabatRelawan, yang dilakukan secara daring. Namun, dukungan psikososial yang diberikan secara langsung di masyarakat, belum banyak dilakukan,” kata dr.Joseph.

Dukungan psikososial penting diberikan kepada mereka yang terpapar, supaya mereka bisa menjalani masa penyembuhan dan juga melawan penyakit yang diderita, sehingga mereka tidak kehilangan harapan saat dirawat, mengingat mereka yang positif Covid-19, umumnya tidak dapat didampingi oleh keluarga.

Tujuan lain dari pelatihan relawan dukungan psikososial adalah agar dampak negatif dari pandemi, yang mungkin dapat memunculkan berbagai gejolak sosial, dapat diredam, sehingga tidak berkembang menjadi keresahan yang menganggu atau malah menjadi gerakan yang tidak kondusif dalam upaya menangani dan mengendalikan penyebaran serta penularan virus penyebab Covid-19.

“Kegiatan yang berlangsung di tiga Provinsi ini adalah rangkaian awal, Satgas Relawan akan terus melanjutkan Peningkatan Kapasitas Relawan di berbagai Provinsi di Indonesia kedepannya," jelas dr.Joseph.

"Secara berkelanjutan Satgas Relawan juga akan terus bersinergi melalui relawan binaan bersama berbagai kementerian, dinas kesehatan, dinas sosial, dan berbagai organisasi profesi dan kemasyarakatan di Indonesia untuk terus mewujudkan kesehatan mental bagi masyarakat dan terutama kelompok rentan yang terdampak pandemic,” pungkas dr. Joseph. (RO/OL-09)

Baca Juga

ANTARA/NOVRIAN ARBI

BMKG: Musim Hujan di Indonesia Belum Mencapai Puncak

👤Kautsar Widya Prabowo 🕔Sabtu 27 November 2021, 10:35 WIB
Puncak musim hujan diprediksi hingga Februari 2022 dan akhir musim hujan bulan April-Mei...
ANTARA/PUSPA PERWITASARI

KPPPA Minta Pemerkosa dan Pembunuh Anak Dijerat Pasal Berlapis

👤Humaniora 🕔Sabtu 27 November 2021, 10:07 WIB
Kecanduan pornografi juga sangat membahayakan anak-anak lainnya yang menempatkan mereka pada kondisi rentan berupa perkosaan bahkan menjadi...
Medcom

Ini Beda Personalia dan HRD

👤Febby Saraswati 🕔Sabtu 27 November 2021, 09:00 WIB
Jika HRD bertugas terjun langsung memegang karyawan, seorang personalia  fokus bertugas mengurus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya