Senin 18 Oktober 2021, 19:19 WIB

Pemerintah Perpanjang PPKM Luar Jawa-Bali Hingga Tiga Pekan

M. Ilham Ramadhan Avisena | Humaniora
Pemerintah Perpanjang PPKM Luar Jawa-Bali Hingga Tiga Pekan

Antara
Petugas kepolisian saat memantau arus lalu lintas di wilayah Jambi pada masa PPKM.

 

KEBIJAKAN Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah luar Jawa-Bali akan dilanjutkan selama tiga minggu, yakni mulai 19 Oktober hingga 8 November. 

Nantinya, pemerintah melakukan evaluasi kebijakan PPKM di setiap pekan. "Perpanjangan di luar Jawa diberlakukan 19 Oktober sampai 8 November dalam tiga minggu, dengan evaluasi tetap dilakukan setiap minggu," jelas Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual, Senin (18/10).

Adapun penilaian yang digunakan dalam penerapan level PPKM di tiap daerah, juga akan ditambah satu faktor, yakni capaian vaksinasi covid-19. Jika cakupan vaksinasi dosis pertama di suatu daerah kurang dari 40%, level asesmen PPKM akan dinaikkan.

Baca juga: Satgas: Lonjakan Kasus Covid-19 di Papua belum Tentu Akibat PON XX

Dengan begitu, mulai Selasa (19/10) besok, sebanyak 211 kabupaten/kota akan menerapkan PPKM level 3, 157 kabupaten/kota menerapkan PPKM level 2 dan 18 kabupaten/kota menerapkan PPKM level 1.

Lalu, 18 kabupaten/kota yang akan menerapkan PPKM level 1, yakni Sumba Barat, Natuna, Minahasa Tenggara, Makamulu, Lombok Barat, Ternate, Sibolga, Padang Panjang dan Metro. Kemudian, Batam, Kepulauan Talaud, Kepulauan Anambas, Karimun, Halmahera Tengah, Gorontalo Utara, Kunimbulangu, Bintan dan Bengkulu Tengah

Ditambahkannya faktor capaian vaksinasi dalam asesmen PPKM, lantaran penanganan kasus covid-19 sudah membuahkan hasil. Tercatat, wilayah Sumatera memiliki tingkat kesembuhan 95%, dengan tingkat kematian 3,56%. Lalu, Nusa Tenggara dengan kasus kesembuhan 97% dan kasus kematian 2,34%. 

Baca juga: Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Bioskop

Sementara itu, wilayah Kalimantan dengan kasus kesembuhan 96,27% dan kasus kematian 2,6%. Untuk wilayah Maluku-Papua, memiliki kasus kesembuhan 95,48% dan kasus kematian 1,75%.

"Per 16 Oktober, 27 provinsi tidak ada yang di level 4, 1 provinsi di level III, yaitu Kalimantan Utara. Level 2 sebanyak 23 provinsi dan 3 provinsi di level 1, yaitu Sumatera Utara, NTB dan Kepulauan Riau," papar Airlangga.

"Perkembangan PPKM level 4 di luar Jawa-Bali terjadi perbaikan asessmen. Ada 3 kabupaten/kota di level asessmen 3, yaitu Bangka, Bulungan dan Tarakan. Lalu, 3 kota mengalami penurunan dari level 3 ke level 2, yaitu Pidi, Padang dan Banjarmasin," tandasnya.(OL-11)
 

 

 

Baca Juga

ANTARA/ Indrianto Eko Suwarso

Momentum Bonus Demografi, Lulusan PT Diharapkan Ciptakan Lapangan Kerja

👤 M. Iqbal Al Machmudi 🕔Kamis 02 Desember 2021, 09:25 WIB
Masyarakat usia produktif dapat menjalankan tiga fungsi yaitu dapat menghidupi dirinya sendiri, menghidupi mereka yang tidak atau belum...
ANTARA

Tampil di Waiwai World Fair 2021, Tim Seni Budaya Indonesia Pukau Warga Shizuoka

👤 Faustinus Nua 🕔Kamis 02 Desember 2021, 09:05 WIB
Diplomasi budaya ini sangat penting dalam penguatan hubungan Indonesia-Jepang yang akan mencapai 65 tahun pada tahun...
DOK DPR RI

Komisi IX Pantau Penanganan ‘Stunting’ di Kota Tangerang

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Desember 2021, 08:17 WIB
Permasalahan stunting ini, menurut Melki, merupakan perkara yang serius. Pasalnya, anak yang mengalami gagal tumbuh akan berpengaruh...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya