Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia terus mendorong pemenuhan hak bermain bagi anak, salah satunya dengan membuat Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA).
Kemen-PPPA melakukan sertifikasi bagi daerah yang memilki RBRA. Sertifikasi itu bertujuan menciptakan RBRA yang memenuhi standarisasi keamanan dan kenyamanan bagi anak.
"Dalam rangka percepatan dan ini menjadi indikator terwujudnya Kabupaten Layak Anak, ingin memastikan bahwa negara hadir untuk menyediakan hak bermain anak dengan memberikan ruang bermain anak. Hak bermain harus Diimpelentasikan, harus menyenangkan, aman dan terlindugi," ungkap Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak, Rohika Kurniadi Sari saat memberikan sambutan pada acara sertifikasi 28 RBRA bagi Kabupaten/Kota di Depok, Senin (11/10).
Lebih lanjut, dirinya menegaskan adanya sertifikasi itu merupakan langkah awal bagi Indonesia bisa mewujudkan negara maju yang peduli dan aman bagi anak-anak. Dengan adanya RBRA yang bersertifikasi, diharapkan para orang tua lebih mau mengajak Anak-anak bisa bermain di RBRA.
"RBRA ini sebagai salah satu bagian dari pembentukan karakter Anak melalui ruang bermain, karena dengan hadirnya gadget yang minim pengawasan, hak anak bermain itu sudah bergeser, bermain bisa menumbuhkan banyak hal, melatih motorik, kreatifitas, bahasa dan lainnya," Jelas Rohika.
Baca juga : Pemerintah Terbitkan Pedoman Penyelenggaraan Hari Besar Keagamaan di Masa Pandemi
Kemen-PPPA juga aktif melakukan audit ke mengenai hal tersebut. 28 RBRA yang telah di audit sejak tahun 2018 ini, telah bersertifikasi sesuai dengan penilaian dari tim audit, yang di ketuai oleh Rino Wicaksono.
"Kami menginginkan RBRA ini menjamin kemanan anak tanpa diskriminasi, dijamin tempat itu sehat, sehingga kemudian anak itu memilki tempat bermain, untuk melepaskan kegundahan nya, orang sedih kalau bermain akan menjadi senang," ungkap Rino.
Saat ini pemerintah daerah didorong agar bisa menciptakan RBRA yang sesuai standarisasi. Kedepan, Rino mengatakan dengan adanya sertifikasi dan standariasi ini Indoensia bisa menjadi negara maju yang ramah terhadap anak.
"Kita ingin mencontoh negara yang sudah maju, dengan memperhatikan ruang bermain anak, ini bisa menjadi langkah awal," ujarnya. (OL-7)
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menegaskan bahwa satuan pendidikan harus ramah anak, sehingga anak mendapatkan haknya atas pendidikan secara utuh.
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya membongkar praktik aborsi ilegal di sebuah apartemen di Jakarta Timur yang telah beroperasi sejak 2023.
Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin menjelaskan bahwa sinergi ini penting untuk mendorong partisipasi perempuan dalam politik yang lebih baik.
Prevalensi yang mengalami sunat perempuan masih sangat tinggi meskipun terjadi penurunan dari 50,5 persen pada tahun 2021 menjadi 46,3 persen pada tahun 2024.
Program First Click yang berfokus pada pencegahan, penanganan, dan advokasi kebijakan perlindungan anak di ranah digital.
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menyampaikan keprihatinan mendalam atas maraknya kasus penculikan anak yang terjadi belakangan ini.
IOH akan menjadi mitra resmi distribusi untuk game-game rilisan DFC
Pemprov Jakarta terus mengupayakan berbagai program dan kegiatan agar anak-anak Jakarta tumbuh dalam lingkungan yang mendukung pemenuhan hak anak
CERITA, buku, mindful reading (membaca dengan penuh kesadaran dan makna), dan seni memiliki kekuatan signifikan bagi anak untuk menumbuhkan keberanian, harapan, dan kesehatan menta
Di balik pusaran ritual haji, ada narasi lama yang nyaris luput, yakni kisah tentang keluarga, riwayat seorang anak yang dijaga, diuji, lalu diselamatkan, ihwal seorang ibu yang tak kenal lelah.
Layanan yang disediakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) selama musim mudik lebaran Idulfitri 1446H dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi perempuan dan anak.
Dari 51 lembaga yang mengajukan di tahun 2024, sebanyak 47 lembaga berhasil memenuhi standar dan menerima penghargaan. “
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved