Senin 20 September 2021, 14:15 WIB

Cegah Banjir Rob di Ibu Kota Harus Dilakukan Mulai Saat Ini

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Cegah Banjir Rob di Ibu Kota Harus Dilakukan Mulai Saat Ini

ANTARA/Fakhri Hermansyah
Sejumlah pekerja mengangkut muatan semen ke atas kapal saat banjir rob menggenangi Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Sabtu (16/1/2021).

 

Pakar Paleoclimate di Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Sri Yudawati Cahyarini mengungkapkan untuk mengatasi banjir rob terjadi di Ibu Kota akibat global warming dan land subsidence bisa dilakukan beberapa hal.

"Solusi mengatasi banjir rob untuk jangka pendek bisa dengan membangun bendungan, selain itu juga kebijakan manajemen pesisir perlu dilakukan dengan tegas," jelasnya saat dihubungi (20/9).

Tak hanya itu, eksploitasi air tanah juga harus dihentikan karena itu akan membuat permukaan tanah menurun dan permukaan air laut yang naik lagi.

Baca jugaJumlah Hotspot Kalbar Meningkat, KLHK Lakukan Teknologi Modifikasi Cuaca

Diketahui faktor regional permukaan air laut naik karena memanfaatkan air dalam tanah secara berlebihan, terjadi land subsidence atau penurunan muka tanah. DKI Jakarta mengalami penurunan muka tanah 0,25 cm/ tahun. Kawasan Tanjung Priok menjadi paling terdampak dari penurunan ini.

"Juga seperti eksploitasi sumber daya air pesisir perlu dilakukan dengan baik dan tegas. Pemetaan pulau-pulau perlu dilakukan, juga pemetaan batimetri atau kedalaman air laut, dan pemasangan patok-patok batas bahaya dan lainnya," kata Sri.

Sri mengatakan pemantauan jangka panjang juga dilakukan dengan melakukan integrasi pengamatan di antaranya penelitian tentang sea level change untuk semakin memahami penyebab dan mekanisme dan perlunya kerja sama penelitian dari berbagai bidang/ pendekatan tentang perubahan muka laut.

"Penelitian geologi tentang kejadian pulau-pulau perlu dilakukan untuk memahami kondisi geologi dan bagaimana terbentuknya pulau tersebut, dan pemetaan serta monitoring pulau-pulau terluar khususnya perlu terus dilakukan," pungkasnya. (H-3)

Baca Juga

MI

Pemerintah Sudah Distribusikan 272 Juta Dosis Vaksin Covid-19

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Senin 06 Desember 2021, 22:40 WIB
Sejak Januari 2021 hingga 5 Desember 2021, total vaksin yang sudah terdistribusi mencapai 272 juta...
AFP

Awas, Yang belum Divaksin Jangan Harap Bisa Jalan-Jalan saat Nataru 2022

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 06 Desember 2021, 22:20 WIB
PEMERINTAH memutuskan untuk membatasi kegiatan masyarakat pada periode libur Natal dan tahun baru (Nataru)...
Kemendikbud-Ristek

Kemendikbud-Ristek Lantik Rektor Undana

👤Faustinus Nua 🕔Senin 06 Desember 2021, 21:50 WIB
Kemendikbud-Ristek kembali melantik Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) dan sejumlah pejabat lainnya secara luring pada Senin...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya