Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Pada Sabtu (18/9), UGM resmi meluncurkan beasiswa Dato Dr. Low Tuck Kwong-Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) secara daring. Peluncuran tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan Dato Dr. Low Tuck Kwong, pendiri Bayan Resource dengan UGM terkait pemberian dana abadi untuk beasiswa pendidikan bagi mahasiswa UGM.
Ketua Umum Yayasan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), Filda C. Yusgiantoro, S.T., M.B.M., M.B.A., Ph.D., mengatakan, PYC dipercaya Dato Dr. Low Tuck Kwong untuk menjalin kerja sama dengan UGM dalam pemberian beasiswa.
"Kami sangat mengapresiasi UGM karena dana sudah dapat diwujudkan dengan baik melalui peluncuran beasiswa saat ini dan Dato Dr. Low Tuck Kwong menyambut baik perkembangan beasiswa UGM hingga hari ini," kata dia saat peluncuran beasiswa Dato Dr. Low Tuck Kwong-PYC secara daring, Sabtu (18/9).
Filda menyampaikan, Dato Dr. Low Tuck Kwong memberikan beasiswa sebagai salah satu kontribusi dalam dunia pendidikan Indonesia, terutama guna membantu mahasiswa yang mengalami kendala finansial. Melalui beasiswa ini diharapkan bisa membuat mahasiswa lebih fokus menuntut ilmu tanpa mengkhawatirkan masalah perekonomian.
Beasiswa pendidikan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pendidikan. Untuk menghasilkan SDM unggul dan berkualitas di Indonesia.
Peningkatan SDM unggul sangat penting, terlebih menghadapi bonus demografii pada 2030 mendatang sehingga perlu diiringi dengan pningkatan produktivitas usia produktif. SDM yang berkualitas dalam jumlah besar sangat dibutuhkan untuk berinovasi dan menjawab berbagai tantangan yang ada.
"Karenanya akses pendidikan yang baik bagi generasi muda sangat diperlukan dan dengan adanya dana abadi ini diharapkan bisa mendukung pendidikan di Indonesia, khususnya UGM," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut turut hadir Dato Dr. Low Tuck Kwong, jajaran pimpinan PYC dan UGM serta 311 mahasiswa penerima beasiswa. Penyerahan beasiswa dilakukan secara simbolis oleh Rektor UGM kepada perwakilan mahasiswa.
Penyampaian donasi menjadi perwujudan komitmen Dato Dr. Low Tuck Kwong dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan bentuk dukungan terhadap tri dharma perguruan tinggi.
Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., IPU., ASAN Eng. menyampaikan, sosok Dato Dr. Low Tuck Kwong yang dermawan telah membantu pendidikan mahasiswa UGM. Ucapan terima kasih juga disampikan kepada Yayasan PYC yang telah mengkoordinir pemberian donasi Dato Dr. Low Tuck Kwong untuk dikelola UGM.
"Ini sungguh luar biasa, dari donasi Rp50 miliar sebagai dana Abadi UGM dapat untuk memberikan beasiswa bagi mahasiswa UGM," terangnya saat menyampaikan laporan pertanggungjawaban terkait penggunaan dana tersebut.
Uang tersebut didonasikan sebagai Dana Abadi UGM yang menjadi bagian dari Program Sahabat UGM, dikelola oleh UGM di bawah koordinasi Yayasan PYC. UGM menginvestasikan dana abadi tersebut melalui berbagai instrumen yang telah membuahkan hasil sekitar Rp2,5 Miliar untuk tahun pertama. Dana tersebut akan segera didistribusikan kepada 311 mahasiswa dari berbagai Fakultas di UGM dalam bentuk beasiswa dalam empat kategori.
Kategori pertama, Prestasi Akademik dan berasal dari ekonomi kurang mampu dialokasikan sebesar Rp1.512.000.000,00 untuk 180 mahasiswa. Lalu, Prestasi Non Akademik (Ketua UKM/Komunitas Mahasiswa Tingkat Universitas) sebesar Rp 584.000.000,00 bagi 73 mahasiswa. Berikutnya, Prestasi Non
Akademik PBUB Bidang Olahraga dan Seni sebesar Rp304.000.000,00 untuk 38 mahasiswa. Terakhir, Beasiswa Tugas Akhir sebesar Rp100.000.000 untuk 20 mahasiswa.
"Selamat kepada mahasiswa penerima beasiswa dan harapannya para penerima beasiswa, dapat terus meningkatkan prestasi dan memanfaatkan masa studi dengan menimba ilmu sebanyak-banyaknya di UGM. serta mencari pengalaman di luar kampus melalui program MBKM," urainya.
Selain penyerahan beasiswa, turut disampikan kuliah umum wawasan kebangsaan oleh Prof.Ir. Purnomo Yusgiantoro, M.Sc., M.A., Ph.D., IPU. Ia memamparkan presentasi berjudul Kepemimpinan: Kampus Merdeka dan Industri. (OL-13)
Baca Juga: Nilai Literasi Digital Indonesia 3,47 Poin, Ini Artinya
WARGA binaan pemasyarakatan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy, Bandung, menerima bantuan akses pendidikan tinggi berupa beasiswa perguruan tinggi.
Bagi Muhammad Abdurrahman Azzam, masa kuliah justru menjadi pintu masuk untuk terlibat langsung dalam penguatan ekonomi masyarakat.
Nickel Industries Limited bersama Universitas Hasanuddin menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) bagi mahasiswa penerima beasiswa Nickel Industries asal Morowali.
Mengusung tema "Bersatu dalam Gagasan & Bergerak untuk Pengabdian", forum ini menghadirkan perwakilan alumni dari seluruh provinsi di Indonesia.
Bantuan beasiswa dari ICMI ini ditujukan bagi mahasiswa UICI yang memiliki potensi akademik tinggi namun menghadapi keterbatasan ekonomi.
Pakar dari UGM mengomentari kebijakan penonaktifan PBI BPJS Kesehatan yang disebut dilakukan untuk memutakhirkan data penerima bantuan.
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diusung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih menjadi perdebatan.
INDONESIA masih dihantui oleh ekonomi bayangan. Ekonomi bayangan (Shadow economy) digambarkan sebagai keseluruhan aktivitas ekonomi yang menghasilkan nilai tambah.
SOSIOLOG UGM Andreas Budi Widyanta, atau kerap disapa AB, menyoroti keputusan ulah pati (bunuh diri) pada anak SD di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, yang terjadi pada 29 Januari 2026 lalu.
SEKRETARIS Direktorat Pendidikan dan Pengajaran UGM Sigit Priyanto, Rabu menegaskan, tahun 2026 ini, UGM akan menerima 10.000 mahasiswa baru baik jenang Sarjana (S1), Sarjana Terapan (D-4).
SNBP merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru yang didasarkan pada penelusuran prestasi akademik menggunakan nilai rapor, serta prestasi akademik dan nonakademik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved