Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Peran perpustakaan dalam peningkatan literasi saat ini menjadi sangat penting. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah daerah sudah banyak berpihak dalam kebijakan perkembangan perpustakaan.
Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Muhammad Syarif Bando mengatakan dalam meningkatkan hal tersebut, perlu adanya 5 tingkatan literasi yang perlu dipahami bersama.
"Tanpa itu semua kita terus terbelakang dari negara lain, tetapi bagaimana mau membuat visi perpustakaan kalao tidak punya pemahaman yang sama tentang literasi," ucapnya dalam acara Gemilang Perpustakaan Nasional 2021, melalui virtual, selasa (14/9).
Baca juga: IPB Rencanakan PTM Terbatas Dimulai Oktober 2021
Adapun kelima tingkatan itu yakni, pertama baca, tulis, hitung, sains dan pembentukan karakter bangsa. Kedua, akses bahan bacaan terjangkau yang akurat, terlengkap dan terpercaya dari minimum 10 mesin pencari ilmu pengetahuan terbaru (ebook, buku digital, karya cetak/rekam).
Ketiga, memahami makna yang tersirat dan yang tersurat. Keempat, memiliki mental kuat karekter yang tangguh, inovasi, kreativitas sebagai antisipasi terhadap perkembangan teknologi informasi dan perubahan yang sangat cepat.
"Kelima, memilki ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dapat diimplemntasikan untuk menciptakan barang/jasa yang digunakan dalam kompetisi global," ucapnya.
Selain itu dirinya dengan tegas mengatakan, hasil penelitan bahwa Indonesia sebagai negara dengan budaya baca yang rendah adalah sebuah penelitan yang tidak valid.
"Berpuluh-puluh tahun dunia menghakimi Indonesia sebagai budaya membaca yang sangat rendah, itu adalah sebuah hasil penilitan yang tidak valid, karena faktanya indonesia satu satunya negara yang pernah memilki kurang lebih 100 aksara. Masalah Indonesia adalah kurang bahan bacaan," ucapnya.
Oleh karenanya, dpada 2021 pihaknya akan memperkuat sisi hulu dalam peningkatan peran terhadap kebijakan pengembangan perpustakaan. Peran negara, akademisi, pengarang dan kebijakan distribusi kebijakan kecukupan rasio buku dengan jumlah penduduk sesuai standar UNESCO dan kebijakan formasi tenaga pustakawan untuk semua jenis Perpustakaan.
Faktanya saat ini, melalui kajian indeks Pembangunan Literasi Masyarakat Tahun 2020, Perpustakaan Nasional, rasio buku nasional di Indonesia yakni 1 buku ditunggu oleh 90 orang.
"Kami memohon kepada pemerintah daerah untuk bekerja sama untuk menulis buku, yakni pertama, buku tentang lokal konten sumber daya alam, kuliner, wisata daerah. Ini penting sekali bagi kita untuk awal menumbuhkan buku buku lokal konten yang banyak di masyarakat," pungkasnya.
Sebagai lembaga yang bertugas di bidang perpustakaan, Perpustakaan Nasional wajib memberikan penghargaan sesuai ketentuan yang telah diatur dalam Undang-undang Nomor 43 tentang Perpustakaan pasal 51 (ayat 6) yang menyebutkan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah memberikan penghargaan kepada masyarakat yang berhasil melakukan gerakan pembudayaan gemar membaca.
Nugra Jasadharma Pustaloka diberikan kepada pejabat publik, tokoh masyarakat, masyarakat, media massa, dan lifetime achievement yang dinilai berhasil memfasilitasi dan mendorong pembudayaan kegemaran membaca.
Apresiasi dan penghargaan juga diberikan untuk pelestari naskah kuno, buku (pustaka) terbaik koleksi Perpustakaan Nasional, perpustakaan SLTA terbaik tingkat nasional, perpustakaan umum desa/kelurahan terbaik tingkat nasional, pemenang lomba bertutur SD/MI tingkat nasional, kontributor data tertinggi untuk repositori layanan penjelajahan pengetahuan satu pintu Indonesia OneSearch, serta provinsi dengan nilai Tingkat Kegemaran Membaca tertinggi dan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat tertinggi di Indonesia tahun 2020.
Penyerahan Nugra Jasadharma Pustaloka 2021 dikemas dalam konsep hiburan bertajuk Gemilang Perpustakaan Nasional. Gemilang Perpustakaan Nasional menjadi ajang masyarakat untuk mengenali kegiatan Perpusnas yang inspiratif, informatif, komunikatif, dan edukatif. (H-3)
RAMADAN adalah bulan yang identik dengan kultum (kuliah tujuh menit). Pada umumnya, kultum berisi ceramah keagamaan
Meski potensi ekonomi digital besar, Indonesia masih menghadapi tantangan serius pada aspek literasi.
Menurut Eka Kurniawan, kunci utama untuk meningkatkan kemampuan menulis terletak pada kombinasi antara asupan literasi yang beragam dan latihan fisik yang konsisten.
Skor PISA 2022 menempatkan literasi membaca siswa Indonesia pada angka 359 poin, masih di bawah rata-rata internasional.
MEMPERINGATI Hari Pendidikan Internasional, The Sunan Hotel Solo sukses menggelar “Solo Book Party – Edisi Spesial 2 Tahun SBP” bersama Solo Book Party (SBP).
Di kota ini berdiri banyak sekali lembaga pendidikan tinggi, dan rata-rata terbaik se-Indonesia
Selain perpustakaan, UBM menghadirkan The UBM Immersive Design Lab sebagai ruang eksplorasi berbasis teknologi bagi mahasiswa Program Studi Desain Interaktif.
IPI dan Neliti.com sepakat untuk memperluas akses terbuka pengetahuan, meningkatkan literasi dan inovasi, serta memastikan keberlanjutan pengelolaan pengetahuan Indonesia.
Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana melontarkan kritik keras terhadap buruknya layanan digital dan memprihatinkannya kondisi fisik perpustakaan di Indonesia.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong pemanfaatan perpustakaan sebagai bagian upaya peningkatan minat baca dan literasi generasi penerus bangsa.
Kondisi perpustakaan daerah serta layanan digital nasional menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi X DPR RI bersama Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas)
Pemanfaatan teknologi imersif dalam layanan kepustakaan merupakan terobosan penting yang jarang dilakukan oleh institusi publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved