Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Dua belas karya jurnalistik tentang perkembangan bisnis energi memperoleh apresiasi. Dalam karya-karya jurnalistik tersebut, wartawan menyoroti capaian dan komitmen PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) pada ketersediaan energi khususnya minyak dan gas bumi serta upaya perusahaan dalam memasuki transisi bisnis energi.
Kegiatan Apresiasi Karya Jurnalistik ini merupakan rangkaian dari program Booth MedcoEnergi di IPA CONVEX 2021 yang digelar pada 1-3 September lalu. Para wartawan mengikuti sesi Company Update yang dipaparkan oleh VP Corporate Planning & Investor Relations MedcoEnergi Myrta Sri Utami.
Baca juga: Baru 40,9 Juta Warga Indonesia Peroleh Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap
VP Relations & Security Medco E&P Arif Rinaldi mengungkapkan, pemberitaan media dalam kegiatan IPA turut membantu pemerintah dan perusahaan dalam memajukan bisnis energi di Indonesia.
“Kami berharap pemberitaan media dapat mengedukasi melalui informasi terbaru tentang perkembangan bisnis energi. Kami juga berterima kasih atas dukungan media dalam memberitakan aktivitas bisnis MedcoEnergi selama ini,” ujar Arif. (RO/H-3)
KETUA Dewan Pers Komaruddin Hidayat menegaskan peran pers sebagai cermin yang memantulkan realitas yang terjadi di pemerintah maupun masyarakat.
MK menegaskan bahwa wartawan tidak dapat langsung digugat secara perdata maupun pidana atas karya jurnalistiknya, sepanjang karya tersebut merupakan produk jurnalistik.
Putusan MK menegaskan bahwa perlindungan terhadap wartawan bertujuan memberikan kepastian hukum sekaligus mencegah kriminalisasi terhadap kerja jurnalistik.
MAHKAMAH Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materiil Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers terkait perlindungan hukum terhadap wartawan.
DI tengah kabut duka bencana yang masih menyelimuti Kabupaten Tapanuli Utara dan sejumlah wilayah Sumatera, komitmen wartawan untuk menjaga profesionalisme tak goyah.
Aspek HAM pada Astacita pertama merupakan komitmen yang kuat pemerintahan saat ini untuk membangun peradaban baru.
Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan pers harus menjaga kepercayaan publik di tengah disinformasi dan AI. Kolaborasi media, pemerintah, dan platform digital jadi kunci ruang informasi sehat.
Sepanjang 2025, isu kemerdekaan pers, profesionalisme jurnalistik, serta keberlanjutan ekonomi media menjadi tiga persoalan utama yang saling berkaitan.
Media massa bisa semakin berperan sebagai duta literasi keuangan untuk membantu meningkatkan literasi, inklusi, dan pelindungan konsumen secara langsung di masyarakat.
WALI Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan pihaknya membutuhkan media massa untuk mengoptimalkan penginformasian kepada publik.
Broadcast: Jangkau audiens masif! Pelajari definisi, strategi, dan cara efektif sebarkan informasi secara luas. Raih perhatian maksimal!
Di tengah arus informasi yang begitu deras, generasi muda harus memiliki kemampuan literasi media yang kuat agar dapat mencerna informasi dengan cerdas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved