Sabtu 07 Agustus 2021, 13:40 WIB

Epidemiolog: Ada 1 Juta Infeksi Covid-19 yang Tidak Terdeteksi

Atalya Puspa | Humaniora
Epidemiolog: Ada 1 Juta Infeksi Covid-19 yang Tidak Terdeteksi

ANTARA FOTO/Adwit B Pramono
Tenaga kesehatan melakukan tes usap antigen dan Polymerase Chain Reaction (PCR).

 

EPIDEMIOLOG Griffith University Australia Dicky Budiman memprediksi terdapat 1 juta kasus infeksi covid-19 yang tidak terdeteksi selama masa PPKM darurat.

"Ada banyak sekali kasus yang lolos. Ada potensi 1 juta kasus infeksi yang tidak terdeteksi selama PPKM ini," kata Dicky dalam webinar bersama Ikatan Alumni Universitas Indonesia, Sabtu (7/8).

Dicky menyatakan, dalam pemantauan kasus kematian selama 10 hari ke belakang yang dilakukannya saja, Indonesia sebenarnya kehilangan banyak data riil di lapangan. Misalnya saja, pada kasus kematian 5 Agustus 2021 yang tercatat ada 1.739 secara nasional. Namun demikian, diperkirakan kasus meninggal sebenarnya mencapai 21.602.

"Kematian ini masih undereported, masih belum menggambarkan kasus sebenarnya. Untuk di negara maju saja, kasus kematian sebeanya bisa 2 sampai 3 kali lipatnya. Kita pasti jauh di atas itu," beber Dicky.

Ia menyatakan, selisih data yang selalu menjadi masalah ini bisa menimbulkan efek jangka panjang. Terlebih lagi saat ini covid-19 menjadi virus yang belum diketahui secara pasti dampak jangka panjangnya bagi penyintas.

Baca juga: Kesehatan Membaik, Masyarakat Jangan Kendor Protokol Kesehatan

Untuk itu, ia menyatakan keterbukaan data dan kejelasan informasi sangat penting dalam pengendalian pandemi. Ia menuatakan, keterbukaan data kepada seluruh masyarakat akan menjadi bahan pertimbangan untuk respon kebijakan ke depan.

"Kalau di tempat saya (Australia), mereka jelas sekali menulis kluster dalam web informasi covid. Ada 1 kasus saja yang tidak jelas asalnya, kita harus lockdown. Ini yang menyelamatkan ekonomi. Respon awal itulah yang akan memberikan beban kecil pada pemulihan tahap selanjutnya,: beber dia. (OL-4)

Baca Juga

Dok. Kemenag

Wamenag: Santri Abad 21 Harus Melek Literasi Digital 

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 01:04 WIB
“Santri abad ke-21 harus memiliki keterampilan literasi digital (digital literacy), di samping literasi baca tulis, literasi...
Dok. UNJ

UNJ Gelar Sarasehan Bahas Polemik tentang Statuta Baru Pemberian Gelar Kehormatan 

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 01:02 WIB
Rektor UNJ Komarudin mengatakan, setelah sempat ramai di media massa, pada kesempatan sarasehan itu, ia mengajak semua duduk bersama dalam...
Antara

Pemprov DKI Klaim Kesiapan Hadapi Hidrometeorologi

👤Ant 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 23:48 WIB
BMKG memberikan peringatan bahwa bencana hidrometeorologi akan datang lebih awal di akhir...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Sukses PON Papua 2021 Pemerataan Pembinaan di Seluruh Pelosok Negeri

Sukses prestasi ditandai dengan tercipta banyak rekor meski penyelenggaraan multiajang olahraga terakbar Tanah Air itu digelar di masa pandemi covid-19.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya