Selasa 27 Juli 2021, 10:20 WIB

Kabaharkam Tekankan Arahan Presiden Jokowi Soal PPKM Level 4

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Humaniora
Kabaharkam Tekankan Arahan Presiden Jokowi Soal PPKM Level 4

ANTARA/Syifa Yulinnas
Kabaharkam Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto (tengah)

 

KEPALA Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Arief Sulistyanto menekankan beberapa arahan Presiden Joko Widodo selama penerapan PPKM Level 4 yang diperpanjang hingga 2 Agustus 2021.

"Intensifkan hasil Ops Aman Nusa II, laksanakan dengan konsisten, proaktif dan koordinatif," tegas Arif.

Adapun penekanan arahan Presiden Joko Widodo yang harus dengan baik diterjemahkan di lapangan antara lain, pengaturan operasional pasar tradisional, PKL, dan warung makan.

Baca juga: Menko PMK Minta Pemda Segera Habiskan Stok Vaksin

Terkait hal itu, Arief menekankan agar betul-betul dikontrol terkait jam buka dan penegakan protokol kesehatannya.

"Koordinasi dengan Pemda dan Dinas Pasar. Lakukan pengurangan jumlah pedagang di pasar lalu dibuatkan atau usulkan lokasi perluasan di luar pasar hingga pengaturan parkir," ujar Arief.

Kemudian, sambung Arief, selama penerapan PPKM Level 4 bagaimana peran Polri mengurangi beban masyarakat. Dalam hal ini, penyaluran bantuan sosial, sembako yang harus dikawal sepenuhnya hingga tepat sasaran.

Arief, sebagaimana penekanan Presiden Jokowi, juga meminta memetakan wilayah dengan angka kematian tinggi, dengan memantau peningkatan kapasitas RS, isolasi terpusat hingga peningkatan ketersediaan oksigen.

Oleh karena itu, pelaksanaan Operasi Aman Nusa II Lanjutan ini Arief meminta agar jajaran berkoordinasi dengan Forkompimda, kolaborasi dan sinergitas.

"Polri agar mendinamisasi sinergitas seluruh komponen. Dan tak kalah penting kesehatan dan keselamatan personel diutamakan," tandas Arief.

Lalu kemudian, Arief menekankan dalam rangka peningkatan kepatuhan masyarakat terhadap prokes merupakan aspek penting dalam penurunan jumlah kasus positif. Dengan cara, melakukan sosialisasi dan edukasi masif baik secara langsung dengan mobil patroli maupun melalui media sosial.

"Dilakukan pada komunitas level terkecil, penegakan prokes dilakukan dengan cara humanis, hindari cara arogan," tekan Arief.

Dalam pelaksanaan 3T, Arief mengarahkan agar mengintesifkan pada level PPKM Mikro dengan berkoordinasi kepada 4 pilar. Lalu bentuk tracer untuk laksanakan tracing sekaligus melaksanakan sosialisasi atau edukasi prokes dan memastikan ketersediaan alat testing (antigen/PCR).

Sejauh ini, kata Arief, jumlah tracer di 34 Polda berjumlah 61.217, yang terbagi 58,929 tracer di lapangan 2,288 tracer di ruang digital.

Pelaksanaan vaksinasi juga turut menjadi atensi, untuk itu agar personel memperhatikan dan memastikan jumlah warga yang telah dilakukan vaksin. Arief menekankan agar akselerasi vaksinasi di elaborasi sehingga target herd immunity segera tercapai, di komunitas. (OL-1)

Baca Juga

Dok. Setwapres RI

Wapres: Data Statistik Berkualitas Penting Bagi Pembangunan Nasional

👤Emir Chairullah 🕔Minggu 26 September 2021, 18:40 WIB
Melalui data statistik yang berkualitas, Ma'ruf menilai implementasi kebijakan pemerintah dapat dilakukan secara akurat dan tepat...
ANTARA/Muhamad Ibnu Chazar

Hari Paru Sedunia, Penyakit Paru Kembali Jadi Ancaman

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Minggu 26 September 2021, 17:15 WIB
Kasus kanker paru, tuberkulosis, ISPA, asma, hingga kasus penyakit paru obstruktif kronik terus meningkat dan menyebabkan...
ANTARA/BUDI CANDRA SETYA

Epidemolog UI : Antisipasi Peningkatan Kasus pada Natal dan Tahun Baru

👤Indriyani Astuti 🕔Minggu 26 September 2021, 16:30 WIB
Angka kasus positif covid-19 menurun, tetapi ada potensi kenaikan kembali pada libur hari raya Natal dan tahun...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Cegah Konflik di Myanmar semakin Memburuk

Bentrokan antara pasukan perlawanan bersenjata dan militer dalam beberapa hari terakhir telah mendorong gelombang evakuasi baru di wilayah barat laut

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya