Rabu 21 Juli 2021, 12:42 WIB

BIN Kembali Lanjutkan Door To Door 3.000 Vaksin dan 3.000 Bansos

mediaindonesia.com | Humaniora
BIN Kembali Lanjutkan Door To Door 3.000 Vaksin dan 3.000 Bansos

Ist
Kepala BIN Budi Gunawan saat melakukan peninjauan vaksinasi Covid-19 secara door to door, di Semarang, pada Rabu (21/7/2021).

 

BADAN Intelijen Negara (BIN) menyiapkan 3.000 vaksin Covid-19 dan 3.000 bantuan sosial untuk pelajar SMP-SMA dan warga di wilayah Jawa Tengah.

Kal ini dilakukan agar terciptanya kekebalan komunal atau herd immunity tercapai pada akhir 2021, yaitu 70% populasi sudah dilakukan vaksinasi. Dengan sistem door to door diharapkan dapat membantu tercapainya target tersebut.  

“Bapak Presiden telah memerintahkan BIN untuk menyelenggarakan vaksinasi bagi pelajar SMP-SMA setelah sebelumnya para guru-guru telah divaksin,” ujar Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan saat melakukan peninjauan langsung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara door to door, di Semarang, pada Rabu (21/7/2021).

Kedua, katanya, vaksinasi Covid-19 door to door dilakukan di rumah tangga, karena klaster rumah tangga meningkat tajam, apalagi zona hitam, seperti Jawa Tengah (Jateng).

Pertimbangannya adalah perumahan padat penduduk dan masih minim terjangkau program vaksinasi karena keterbatasan akses mereka dan pemberlakuan PPKM Darurat, sehingga mereka takut keluar rumah untuk mengatasi atau mendatangi kerumunan.

BIN mengadopsi sistem door to door ini dari beberapa negara, seperti di Afrika, Georgia, Eropa, Filipina, termasuk Amerika Serikat. Ternyata program door  to door ini paling efektif, bisa menjangkau sampai 59%-70% masyarakat secara keseluruhan di negara masing-masing.

Diharapkan hal ini juga terjadi di Indonesia, oleh karena itu vaksinasi door to door terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Hari ini, kami turun di Jawa Tengah, seperti sebelumnya di Jawa Barat dan Banten saat ini juga dilakukan serentak di lima provinsi lainnya, yaitu Jawa Barat, Banten, Kalimantan Timur, Riau, dan Sulawesi Selatan, merupakan daerah spot merah, tapi angka vaksinasi masih minim,” paparnya.

Menurut Budi, vaksin ini penting, jadi diharapkan masyarakat Indonesia jangan termakan ucapan-ucapan yang muncul di medsos dari beberapa orang yang sangat menyesatkan. Virus Covid-19 ini nyata. Sudah memakan korban banyak.  

Bukan hanya di Indonesia, semua negara mengalami ini. Semua harus pro aktif untuk divaksin. Dengan vaksinasi minimal tercegah dari kematian dan memperbesar kemungkinan bisa sembuh.

“WHO menegaskan pandemi ini masih panjang dan berujung menjadi penyakit musiman, oleh karena itu, kita harus terus mengantisipasi hal ini dengan menerapkan prokes dan segera vaksin untuk meningkatkan imun,” ungkap Budi.

Sebagai himbauan, katanya, tentu sangat mengharapkan seluruh masyarakat disiplin dalam protokol kesehatan (prokes). Tak kalah penting adalah menggunakan masker, bahkan bisa melakukan dobel, karena ada varian baru, penularannya cepat, lebih ganas, dan bisa tembus di beberapa masker yang tipis.

"Sehingga penerapan protokol kesehatan sebagai kunci untuk pencegahan juga hindari kerumunan lebih dari lima orang, termasuk menjaga jarak," jelasnya.

“Pemerintah sangat peduli menyelamatkan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, warga saling bahu-membahu mendukung pemerintah. Bila kita bersatu, maka Indonesia bisa menghadapi pandemi ini. Untuk Indonesia yang sehat,” tutup Kepala BIN. (RO/OL-09)


 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Umarul Faruq

Pemerintah Waspadai Kasus Kematian

👤 M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Senin 02 Agustus 2021, 21:18 WIB
Penerapan PPKM level IV di sejumlah wilayah di Pulau Jawa-Bali, kata Luhut, didasari pada tingginya tingkat kematian pasien...
Ist

Di Masa Pandemi, Menyusui Tetap Penting Demi Tumbuh Kembang Si Kecil

👤Eni Kartinah 🕔Senin 02 Agustus 2021, 21:13 WIB
Sampai saat ini, belum ada bukti penularan Covid-19 secara langsung dari ibu kepada anaknya melalui ASI. Karenanya, ibu positif...
ANTARA /KORNELIS KAH

KLHK: Pembangunan Taman Nasional Komodo Tidak Ganggu Ekosistem

👤Atalya Puspa 🕔Senin 02 Agustus 2021, 21:00 WIB
Pembangunan destinasi wisata di wilayah tersebut hanya 1% dari total wilayah yang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pembangunan Berkelanjutan demi Keselamatan Bersama

 Sektor keuangan memiliki peran besar dalam mengarahkan perubahan menuju penerapan green economy

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya