Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
KOREAN Cultural Center Indonesia (KCCI), 9 Juli lalu, mengadakan talkshow bertajuk "Pilihan Jurusan Terkait Korea untuk Masa Depan". Pada acara ITU, KCCI mengundang empat mahasiswa jurusan Korea tingkat akhir dari empat universitas di Indonesia sebagai narasumber.
Pada talkshow itu, narasumber secara bergantian menjelaskan tentang kondisi pembelajaran terkini dan keunggulan masing-masing jurusan seperti mata kuliah, kegiatan eksternal jurusan, prospek kerja, dan lain-lain.
Salah satunya adalah Agisda. Perwakilan dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung itu menjelaskan pembelajaran di UPI lebih berfokus pada bidang pendidikan, dengan para mahasiswa dibimbing untuk dapat menciptakan metode pengajaran bahasa Korea yang baru dan inovatif.
Baca juga: Pendikan Tinggi Vokasi Didorong Ciptakan Wirausaha
Selain itu, banyak juga mata pelajaran seputar budaya dan bahasa Korea yang dapat diambil. Selaras dengan hal tersebut, narasumber lainnya juga mengatakan mata kuliah pada jurusan Korea memiliki banyak variasi.
Selain bidang akademis, masing-masing jurusan di setiap universitas juga memiliki kegiatan eksternal yang dapat mendukung kecintaan mahasiswa terhadap Korea.
Annya, narasumber perwakilan Universitas Indonesia (UI) Depok, mengatakan di universitasnya terdapat sebuah himpunan mahasiswa yang disebut HWARANG.
Himpunan itu merupakan inisiatif dari mahasiswa jurusan Bahasa dan Kebudayaan Korea UI yang digunakan sebagai sarana untuk memperkenalkan kebudayaan Korea ke masyarakat umum melalui tarian, permainan alat musik, dan lain-lain. Selain di bidang seni, ada juga acara dalam bentuk olimpiade essay dan olahraga.
Beralih ke pembicaraan mengenai harapan kerja, Jodie, perwakilan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, menambahkan jumlah lowongan pekerjaan di bidang terkait Korea terus meningkat dari waktu ke waktu, dan semakin bervariasi pula jenis pekerjaannya.
Pihak universitas pun selalui memperbaharui informasi terkait beasiswa dan lowongan pekerjaan, sehingga bila seorang mahasiswa benar-benar tekun dalam belajar, kesempatan berkarier di masa depan akan sangat terbuka luas. Pernyataan Jodie ini juga disetujui narasumber lainnya.
Menjawab keraguan beberapa pemirsa yang tidak percaya diri untuk mulai belajar karena terbatas masalah usia, Mega, mahasiswa Universitas Nasional (UNAS) Jakarta, mengatakan tidak seperti kebanyakan universitas negeri, UNAS, yang merupakan universitas swasta lebih fleksibel dalam penerimaan mahasiswa.
Dirinya pun mendaftar sebagai mahasiswa jurusan Korea pada usia 30-an. Hal ini membuktikan bahwa usia bukan suatu penghalang untuk mendaftarkan diri ke jurusan Korea.
Di akhir acara, para narasumber menyampaikan harapan mereka agar pandemi segera usai sehingga pembelajaran tatap muka dapat segera dilaksanakan.
Narasumber juga mengingatkan kepada para peminat jurusan Korea untuk jangan takut mengambil keputusan memilih jurusan yang paling cocok untuk diri mereka.
Acara ini telah disaksikan oleh lebih dari 280 orang secara live-streaming, dan video dapat disaksikan kembali di kanal youtube KCCI (https://www.youtube.com/user/KCCIndonesia/videos). (RO/OL-1)
Kegagalan di masyarakat jauh lebih fatal dibanding kegagalan akademik.
Presiden Prabowo Subianto mengundang perguruan tinggi terkemuka Inggris untuk menjalin kerja sama dalam pendirian 10 universitas baru di Indonesia.
Mitigasi lewat pendekatan sosial kemasyarakatan ini bisa menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun ketangguhan desa menghadapi bencana.
Penguatan kompetensi dan sistem perlindungan bagi mahasiswa yang melakukan kegiatan kerja di luar negeri harus terus ditingkatkan.
Peserta juga diajak mengeksplorasi cara memanfaatkan kertas daur ulang sebagai media artistik seperti ilustrasi, kartu ucapan, kemasan kreatif, dan karya dekoratif.
Kunjungan akademik ini menjadi langkah strategis Universitas LIA dalam memperkuat jejaring internasional dan memberikan pengalaman global bagi sivitas akademika.
Ajang Business Matching Indonesia–Korea sukses digelar pada 21 Januari 2026 di Marina Bay Seoul Hotel & Resort, Korea Selatan.
Jika Indonesia berada di Grup A bersama Korea Selatan, Irak, dan Kirgiztan, maka Tajikistan dan Jepang menghuni Grup C bersama Uzbekistan dan Australia.
YOON Suk-hwa, tokoh besar dalam kancah teater modern Korea, meninggal dunia pada Selasa pagi di usia 69 tahun setelah berjuang melawan tumor otak. Ia mengembuskan napas terakhir di Seoul
Lebih dari sekadar makanan vegetarian, sajian kuliner wihara mencerminkan filosofi yang menghormati seluruh kehidupan, kesahajaan, dan rasa syukur.
Festival ini digelar beriringan dengan Korean Day ke-20 yang diselenggarakan Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Korea, Fakultas Ilmu Budaya UGM.
Presiden Prabowo menyatakan pentingnya penguatan kemitraan ASEAN dengan Republik Korea (ROK) dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved