Senin 12 Juli 2021, 11:41 WIB

DPR Temui Banyak Kendala Ubah Ruangan Jadi RS Darurat Covid-19

Sri Utami | Humaniora
DPR Temui Banyak Kendala Ubah Ruangan Jadi RS Darurat Covid-19

ANTARA
Ilustrasi Gedung DPR RI

 

RENCANA kompleks parlemen disulap menjadi rumah sakit pendukung darurat covid-19 disambut baik oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Menurutnya, gagasan tersebut sangat tepat untuk membantu pemerintah dalam upaya menanggulangi pandemi covid-19. 

"Setuju sekali dengan gagasan ini apalagi kondisi sekarang yang sangat membutuhkan banyak bantuan termasuk tempat untuk merawat masyarakat yang terinfeksi," kata Sufmi Dasco, Minggu (11/7).

Usulan tersebut kemudian langsung ditindaklanjuti oleh DPR yang memeriksa langsung kesiapan tempat atau ruangan yang akan dijadikan ruang perawatan pasien covid-19. 

"Kami langsung memeriksa ruangan dan lapangan yang mungkin bisa digunakan. Ternyata ada beberapa kendala dan jika mau digunakan maka harus dibongkar dulu," ucapnya.

Beberapa kendala tersebut di antaranya ruangan rapat yang memiliki lantai bertingkat dan menggunakan karpet tebal yang difungsikann untuk meredam suara. Salah satu ruang yang direncanakan untuk dijadikan ruang perawatan yakni ruang paripurna yang berada di lantai tiga. Kondisi tersebut dinilai tidak efisien untuk dijadikan tempat perawatan.

"Aksesnya juga tidak selentur jika ruangan ada di bawah. Memang menggunakan lift, hanya saja lift yang ada ini selain sudah berumur juga sedang direnovasi ukurannya ternyata tidak cukup untuk membawa tempat tidur pasien," tuturnya.

Baca juga: DPR Mulai Gelar Fit and Proper Test 33 Calon Duta Besar

Tidak hanya itu, DPR juga harus menyiapkan ruang sanitasi yang memadai dan tempat pembuangan limbah infeksius. 

"Ini juga yang harus dipikirkan betul. Limbah infeksius ini bagaimana mengaturnya jangan sampai mmenimbulkan masalah baru," cetusnya. 

Sekjen DPR Indra Iskandar juga berkomentar yang sama. Pihaknya sebagai pelaksana harus menyiapkan dengan cermat semua kebutuhan jika kompleks parlemen akan dijadikan RS darurat covid-19. 

"Tentu kami harus cermat menyiapkan dari hal terkecil sekali pun. Kemarin sudah saya ukur dan memang banyak sekali yang harus disiapkan secara matang," ujarnya.

Dia merinci ruangan rapat dengan lantai yang bertingkat harus didesain ulang agar bisa menampung pasien. Selain itu sirkulasi udara di ruangan juga harus disesuaikan dengan kebutuhan pasien covid-19. 

"Semua harus dipikirkan serius seperti sirkulasi udara ruangan karena memang untuk covid-19 ini tidak sembarangan dan khusus, juga instalasi oksigen, listrik dan air termasuk untuk limbah infeksiusnya," ucapnya. 

Karpet ruangan pun, sambung dia, harus dibongkar karena tidak bisa digunakan karena dapat menyimpan bakteri berbahaya. Di sisi lain, sarana lift di gedung DPR beberapa masih dilakukan perbaikan. 

"Lift masih direnovasi. Lift kita banyak yang usianya sudah sama dengan usia gedung. Sudah sering sekali kejadian orang terkunci dalam lift, macet," tukasnya.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA

Menag Pastikan Akomodasi Jemaah Indonesia di Makkah Bagus dan Siap

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 20 Mei 2022, 08:57 WIB
Menteri Agama Yaqut Choli Qoumas meninjau kesiapan akomodasi, konsumsi, dan transportasi yang akan diberikan kepada jemaah haji Indonesia...
Ist

Evermos Raih Internasional 3G Championship Awards 2022

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 20 Mei 2022, 05:59 WIB
Penghargaan berskala internasional ini diberikan kepada organisasi yang telah lebih jauh dalam mengimplementasikan program-program...
Dok. Kemenko PMK

Menko PMK Klaim Pelaksanaan Mudik Lebaran Tahun Ini Sukses

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 19 Mei 2022, 23:05 WIB
Muhadjir mengatakan, bukti sukses pelaksanaan mudik 2022 adalah angka kecelakaan telah menurun dibandingkan mudik tahun...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya