Rabu 07 Juli 2021, 13:29 WIB

Bio Farma Akan Keluarkan Alat Deteksi Covid dengan Metode Kumur

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Bio Farma Akan Keluarkan Alat Deteksi Covid dengan Metode Kumur

Antara
Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir

 

DIREKTUR Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir mengatakan perseroan akan memproduksi alat tes covid dengan metode kumur yang dinamakan Bio Saliva.

"Kami akan mengeluarkan Bio Saliva di mana metodenya tidak lagi dari hidung tapi sifatnya yang kumur-kumur ini juga akan memberikan pengalaman baru dari sisi kenyamanan untuk melakukan tes PCR ini," kata Honesti dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI di Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (7/7).

Nantinya pada tahap awal Bio Saliva akan diproduksi sebanyak 40 ribu pcs per bulan. Menurutnya akurasi dari produk baru tersebut sudah di atas 95 persen.

Honesti mengungkapkan produk Bio Saliva ini bisa mendeteksi semua virus yang sekarang lagi berkembang di Indonesia.

Baca juga : KPK Pelototi Program Bansos PPKM Darurat

"Harganya sedang kita usulkan dan pendampingan dengan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) nanti kita dapatkan HET (Harga Eceran Tertinggi) dari Kementerian Kesehatan. Sekarang lagi kita lakukan uji di beberapa laboratorium untuk uji akurasinya," jelasnya.

Namun dirinya menegaskan harga alat tes Bio Saliva harganya akan lebih tinggi dari Rapid test Antigen karena menurutnya produk baru tersebut standarnya lebih tinggi.

Diketahui saat ini sebanyak 2,3 juta masyarakat Indonesia terpapar virus covid-19 dengan kasus aktif sebanyak 324 ribu, kasus baru terkonfirmasi sebanyak 31 ribu dan korban meninggal sebanyak 61 ribu orang.

Pada tahap vaksinasi pertama sudah dilakukan kepada 33.176.029 orang dan pada tahap kedua vaksinasi telah dilakukan kepada 14.267.980 orang. (OL-2)

 

Baca Juga

MI/depi gunawan

Terjadi Peningkatan Aktivitas Gempa, 729 Kali dalam 20 Hari Pertama 2022

👤Anggi Tondi Martaon 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 12:09 WIB
Jumlah tersebut menunjukkan aktivitas gempa di Indonesia mengalami peningkatan. Rata-rata, wilayah Indonesia hanya mengalami gempa sebanyak...
ANTARA /Aloysius Jarot Nugroho

Kasus Covid-19 Tembus di Atas 2 Ribu, Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 11:15 WIB
Apabila memang harus bepergian dan mengunjungi ruang publik yang berisiko bertemu banyak orang, protokol kesehatan sama sekali tidak boleh...
 ANTARA/ Novrian Arbi

Permendikbud 30/2021 Dinilai Tidak Mencerminkan Paradigma Keagamaan

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 10:10 WIB
Tidak adanya pasal yang mengatur tentang hak terlapor yang terfitnah. Karena ini membuka peluang kasus terlapor sebagai playing victim dari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya