Headline

Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.

Bio Farma Salurkan Bantuan Sosial Hingga Rp2 Miliar Lebih

Naviandri
10/3/2026 23:20
Bio Farma Salurkan Bantuan Sosial Hingga Rp2 Miliar Lebih
PT Bio Farma telah menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat dengan total nilai mencapai Rp2.025.500.000.(Dok.Biofarma)

PADA momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah PT Bio Farma telah menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat  dengan total nilai mencapai Rp2.025.500.000. Bantuan tersebut berasal dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan serta kontribusi karyawan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bio Farma.

Penyaluran bantuan dilakukan bertepatan dengan kegiatan buka puasa bersama jajaran Komisaris, Direksi dan karyawan Bio Farma yang diselenggarakan pada Jumat (6/3) di Bandung dengan mengusung tema “Menunaikan Amanah, Menyambut Berkah di Bulan Ramadhan.”

Momentum ini menjadi wujud komitmen Bio Farma sebagai BUMN di sektor kesehatan untuk terus menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat, tidak hanya melalui produk dan layanan kesehatan, tetapi juga melalui berbagai program pemberdayaan sosial yang berkelanjutan.

Komisaris Utama Bio Farma, Tugas Ratmono kemarin menyampaikan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian penting dari tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat.

“Kami berharap berbagai program yang disalurkan melalui TJSL dan UPZ Bio Farma ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat nilai integritas, amanah serta kepedulian sosial dalam menjalankan peran sebagai perusahaan milik negara yang hadir untuk masyarakat,” tuturnya.
 
Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, menyebut perseroan berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sebagai bagian dari peran strategis BUMN dalam  pembangunan nasional.

“Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Sebagai BUMN yang bergerak di bidang kesehatan. Kami percaya keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari sejauh mana  perusahaan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” paparnya.

Menurut Shadiq melalui berbagai program sosial yang dijalankan secara konsisten, perusahaan berupaya memperkuat nilai kebermanfaatan perusahaan sekaligus mendukung upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat. Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai program pemberdayaan sosial dan dukungan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan. 

"Di antaranya beasiswa bagi mahasiswa binaan UPZ Bio Farma sebesar Rp600 juta, bantuan renovasi rumah tidak layak huni (Rutilahu)  Rp500 juta serta dukungan kegiatan Ramadan  senilai Rp320 juta. Selain itu, kami juga menyalurkan bantuan sembako sebesar Rp200 juta, santunan bagi marbot masjid sebesar Rp160 juta, serta santunan bagi anak yatim sebesar Rp100 juta," pungkasnya.

Upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat lanjut Shadiq juga turut dilakukan melalui bantuan bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sebesar Rp50 juta serta program kambing perah “Mustahik to Muzakki”  senilai Rp50 juta yang bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Bio Farma juga memberikan perhatian kepada kelompok rentan melalui santunan bagi penyandang disabilitas sebesar Rp25,5 juta, serta dukungan bagi dua rumah singgah dengan total bantuan sebesar Rp20 juta.

Salah satu penerima manfaat program beasiswa, Riza Khoiriul Amri, menyampaikan apresiasi atas  dukungan yang diberikan oleh Bio Farma.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bio Farma atas dukungan yang diberikan kepada Rumah Binaan. Melalui program ini, kami para mahasiswa, khususnya yang merantau dari daerah, mendapatkan lingkungan yang suportif untuk berkembang, baik dalam pembinaan keislaman maupun pengembangan  keterampilan,” terangnya.

Lebih dari sekadar kegiatan berbuka puasa bersama, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa keberadaan  Bio Farma sebagai BUMN yang bergerak di sektor kesehatan memiliki tanggung jawab sosial untuk terus hadir dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya