Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH sudah mengambil langkah untuk mengatasi berbagai isu terkait penanganan kasus covid-19. Seperti, kekurangan kapasitas rumah sakit dan pasokan oksigen.
Upaya yang akan dilakukan dengan membangun rumah sakit darurat, menyediakan layanan telemedicine (konsultasi daring) bagi pasien isolasi mandiri, serta melakukan impor tabung oksigen.
"Kita tidak perlu panik, semua terkendali. Ada masalah yes, kita bekerja run the clock untuk mengatasi kekurangan oksigen. Saya katakan kita juga bisa selesaikan," ujar Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers virtual, Senin (5/7).
Baca juga: Epidemiolog: Titik Lengah Masyarakat Picu Lonjakan Kasus
"Ada dua tipe oksigen yang diadakan, yakni isolasi dan intensif. Kemudian, oksigen apa namanya konsentrator, itu nanti beli dan pesan. Dengan kita pilah dua ini sekarang, kita bisa tau tidak ada masalah," imbuhnya.
Dalam beberapa hari terakhir, lanjut dia, angka kasus covid-19 terus mengalami peningkatan. Bahkan, pada 3 Juli, kasus harian covid-19 bertambah 27.900an. Lalu, pada 4 Juli turun menjadi 27.200-an. Namun, Luhut menekankan bahwa kasus covid-19 bisa terus meningkat, jika masyarakat tidak disiplin protokol kesehatan.
"Kita berharap kira-kira 10-12 hari akan terjadi penurunan. Kita berharap penurunan ini dapat terjadi lebih awal. Karena tingkat kesembuhan juga sangat tinggi, yaitu Indonesia nomor 2 di dunia setelah Rusia,” pungkas Luhut.
Baca juga: Presiden: Tempat Terbaik di Rumah Saja
Untuk mengatasi kekurangan kapasitas rumah sakit, pemerintah akan membangun rumah sakit darurat di setiap provinsi. "Rumah sakit 900 tempat tidur ditambah 50 ICU, dan yang lain juga tambah angkanya. Saya kira cukup besar. Kemudian daerah lain, tadi RSPAD TNI juga sudah menggelar lebih 310 rumah sakit. Kapal Malahayati juga kita siapkan," jelasnya.
Senada, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan kapasitas rumah sakit terus ditambah seiring lonjakan kasus covid-19. Dia pun meminta masyarakat untuk tidak khawatir berlebihan.
"Rumah sakit kita terus tambah. Kementerian Kesehatan sudah mengonversi RS Persahabatan Fatmawati dan RS Sulianti Saroso 100%. Kita sudah menambah 900 bed secara bertahap. Jadi tidak usah khawatir," kata Budi.
Baca juga: Kemenkes Pastikan Layanan Telemedicine untuk Pasien Isoman Optimal
Untuk mengantisipasi kekurangan oksigen, pihaknya siap mengerahkan satgas untuk menyesuaikan stok dan permintaan di setiap rumah sakit. Berikut, upaya distribusi oksigen dari produsen ke rumah sakit. Budi tidak menampik bahwa varian Delta cenderung lebih cepat menular. Sehingga, dia meminta masyarakat lebih disiplin protokol kesehatan.
Selanjutnya, bagi pasien covid-19 tanpa gejala maupun memiliki saturasi oksigen di atas 95%, diwajibkan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah. Serta, akan mendapatkan layanan konsultasi daring atau telemedicine. Berikut, mendapatkan obat dan vitamin secara gratis dari Kementerian Kesehatan.
“Bagi teman-teman yang positif covid-10, namun kondisi saturasinya masih 95% ke atas, kemudian tidak sesak dan tidak komorbid, sebaiknya isolasi mandiri di rumah. Ini juga untuk menghindari exposure viral mode yang tinggi di rumah sakit," pungkas Budi.(OL-11)
Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9 persen. Pengamat menilai keberanian pemberantasan korupsi diapresiasi.
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Gubernur Lemhannas TB Ace Hasan Syadzily membuka P3N Angkatan ke-27 dengan harapan melahirkan pemimpin nasional berintegritas dan berwawasan kebangsaan.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Prabowo juga melantik Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan penyelesaian masalah BPJS dapat dilakukan tanpa menunggu Perpres.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi memasukkan virus Nipah (NiV) ke dalam daftar patogen prioritas yang berpotensi memicu pandemi berikutnya.
Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, Azhar Jaya, memaparkan lokasi 66 rumah sakit tersebut tersebar di berbagai wilayah.
Ia mengatakan sebagai upaya pencegahan virus Nipah maka yang bisa dilakukan yaitu menjaga protokol kesehatan, dan mengetahui cara penularannya.
Di Indonesia, gangguan penglihatan akibat kelainan refraksi yang tidak terkoreksi masih menjadi tantangan serius.
Kemenkes bekerja sama dengan Philips, Graha Teknomedika, dan Panasonic Healthcare Indonesia sepakat untuk melakukan transfer teknologi dan produksi alkes berteknologi tinggi secara lokal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved