Jumat 25 Juni 2021, 14:29 WIB

Pemerintah Pusat Didesak Ikut Tangani Ledakan Covid-19 di Jabodetabek

Putri Anisa Yuliani | Humaniora
Pemerintah Pusat Didesak Ikut Tangani Ledakan Covid-19 di Jabodetabek

MI/ANDRI WIDIYANTO
Pasien Covid-19 terpaksa menjalani perawatan di selasar IGD RSUD Cengkareng sambil menunggu mendapat tempat perawatan di dalam rumah sakit.

 

OMBUDSMAN Perwakilan Jakarta Raya mendesak agar Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) mendukung Pemprov DKI terkait penambahan sarana dan prasarana kesehatan di wilayah Jakarta dan penyangga termasuk penyediaan rumah sakit darurat di Jakarta dan sekitarnya.

“Kebijakan KPCPEN untuk memberlakukan PPKM mikro di tingkat hulu tidak akan mampu menekan dampak kenaikan transmisi covid-19 dengan cepat dan berdampak ke hilir, ketersediaan ruang isolasi dan ICU di sarana dan prasarana kesehatan,” kata Kepala Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya Teguh P. Nugroho dalam keterangan resmi, Jumat (25/6).

Sepanjang pemantauan Ombudsman di rumah sakit yang ada di Jakarta dan sekitarnya, keterisian BOR (Bed Occupancy Rate) dan ICU di seluruh wilayah sudah di atas 80%.

“Di wilayah Kabupaten Bogor, rata-rata sudah 100% dengan waiting list bagi pasien kritis di atas 10 orang, bahkan waiting list pasien kritis di RSUD Cibinong untuk mendapat penanganan mencapai angka 41 antrian per 23 Juni 2021,” jelas Teguh.

Baca juga: Covid-19 Merebak di DKI, Pemerintah Sulap UGD Jadi Ruang Isolasi

“Padahal rumah sakit juga memiliki kewajiban melakukan penangan pasien non covid yang juga kondisinya sudah kritis. Situasinya juga sama bagi pasien non covid yang kritis, tidak ada kamar rawatan yang tersedia untuk mereka.”

“Kami percaya, pemerintah daerah dan pihak rumah sakit pasti sudah mengutamakan pasien kritis dan tidak menerima pasien covid-19 tanpa gejala lagi, namun itu tetap tidak cukup. Perlu ada dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk menyiapkan rumah sakit darurat beserta sarana dan prasarananya selain realokasi dana DAU, DBH dan dana desa,” ujar Teguh lagi.

Sebagai penutup, Teguh menyampaikan bahwa PPKM jangan menjadi solusi parsial, penanganan harus dilakukan dari hulu ke hilir. (OL-4)

Baca Juga

Dok  ICStar Hackathon 2021

Banyak Diminati, Seleksi ICStar Hackathon 202 Makin Ketat

👤Retno Hemawati 🕔Jumat 30 Juli 2021, 22:49 WIB
Sebanyak lebih dari 500 kandidat dari 100 universitas di Indonesia dan Malaysia berpartisipasi dalam kompetisi ICStar Hackathon 2021 yang...
ANTARA

Kapan Anda Harus Mengganti Furnitur?

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 Juli 2021, 21:36 WIB
Anda bisa temukan berbagai jenis furniture dengan mudah di Ruparupa.com yang selalu memiliki berbagai penawaran...
Ist

Menteri LHK Minta Semua Pihak Pantau Titik Panas di Wilayah Rawan Karhutla

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 Juli 2021, 21:34 WIB
Patroli terpadu dengan melibatkan masyarakat juga perlu diperkuat sebagai suatu sistem pertahanan untuk mengendalikan karhutla sedini...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Atletik Jadi Lumbung Medali

SALAH satu cabang olahraga yang akan sangat menarik untuk disaksikan di Olimpiade 2020 ialah atletik.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya