Kamis 24 Juni 2021, 09:13 WIB

Pakar UGM Ingatkan Masyarakat Jangan Asal Konsumsi Obat untuk Covid-19

Atalya Puspa | Humaniora
Pakar UGM Ingatkan Masyarakat Jangan Asal Konsumsi Obat untuk Covid-19

AFP/Luis Robayo
Ivermectin

 

GURU Besar Fakultas Farmasi UGM Zullies Ikawati mengingatkan masyarakat untuk tidak asal mengonsumsi obat yang diklaim oleh pihak tertentu dapat menyembuhkan covid-19. Hal ini ia sampaikan menanggapi perbincangan terkait Ivermectin, obat yang dikenal sebagai obat anti-parasit, yang kini disebut berpotensi menjadi obat covid-19.

Ia mengingatkan obat ini belum disetujui penggunaannya untuk terapi covid-19 dan belum memiliki panduan penggunaan seperti dosis serta aturan konsumsi jika diberikan bagi pasien covid-19.

“Yang beredar di WA banyak, tapi benar atau tidak kan kita tidak tahu itu dari mana, siapa yang akan memantau kalau dipakai sendiri,” kata Zullies dalam keterangan resmi, Kamis (24/6).

Ia mengungkapkan salah satu tim peneliti di Australia pernah merilis hasil penelitian secara in vitro yang menunjukkan obat ini dapat memiliki efek antiviral pada SARS-CoV-2. Namun, untuk dapat digunakan sebagai obat covid-19 diperlukan tahapan pengujian untuk memastikan efektivitas serta keamanan pada penggunaan terhadap manusia.

“Obat untuk covid-19, untuk bisa dipastikan harus ada pengujiannya. Tidak bisa hanya in vitro lalu langsung dipakai, dasarnya kurang kuat,” papar Zullies.

Obat ini sendiri, jelasnya, tidak banyak ditemukan di Indonesia karena penyakit cacing ataupun parasit yang diobati dengan obat ini sudah jarang ditemukan. Obat ivermectin yang beredar saat ini lebih banyak merupakan obat yang diperuntukkan bagi hewan.

Baca juga: Kawal Izin Ivermectin, Erick Thohir dapat Apresiasi dari Moeldoko

Uji klinik terhadap penggunaan obat ini pada terapi covid-19 telah dilakukan di sejumlah negara, dengan data yang bervariasi pada dosis maupun durasi penggunaannya. Data-data dari pengujian inilah yang dibutuhkan untuk mendapat izin dari Badan POM sebagai lembaga yang melaksanakan tugas pengawasan obat.

“Badan POM membutuhkan data uji klinis yang bisa berasal dari negara lain asalkan metodologi dan jumlah subjeknya memadai, dosisnya sesuai, dan parameter penilaian luaran klinisnya sesuai,” terangnya.

Ia mengingatkan agar masyarakat jangan terlalu cepat percaya pada pengakuan penyintas covid-19 yang sembuh berkat mengonsumsi obat ini. Hal ini perlu dibuktikan lebih lanjut dengan penelitian dan data-data pembanding.

“Bisa saja itu kebetulan. Karena itu harus ada riset yang benar untuk memastikan apa benar itu karena ivermectin atau bukan,” katanya.

Ia menambahkan, obat-obat yang dianggap aman dikonsumsi pada terapi covid-19 telah termuat dalam pedoman tata laksana covid-19. Demi keamanan pasien, obat yang dikonsumsi sebaiknya adalah obat-obat yang diresepkan oleh dokter yang diberikan sesuai dengan kondisi yang dialami masing-masing pasien.

“Kalau diresepkan dokter tidak masalah, tetapi jangan pakai sendiri,” pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

Dok. Biro Pers Setpres

Jokowi: Kasus Covid-19 di Jawa Turun, Namun Luar Jawa Mulai Naik

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Jumat 30 Juli 2021, 13:47 WIB
Menurut Kepala Negara, penurunan kasus covid-19 di wilayah Jawa salah satunya tecermin dari tingkat BOR di RSDC Wisma Atlet, yang saat ini...
AFP/GEOFF CADDICK

1 Dosis Vaksin AstraZeneca 82% Efektif Tangkal Varian Baru Covid-19

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 30 Juli 2021, 13:47 WIB
"Vaksin ini juga menunjukkan tingkat efektivitas yang tinggi terhadap varian Delta dan Alpha dengan pengurangan rawat inap atau...
Ist

Promosi Pariwisata, Seorang Milenial Gelar Ekspedisi Solo Keliling Danau Toba

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 30 Juli 2021, 13:27 WIB
Agar pariwisata Danau Toba serta adat istiadat dan budaya yang mendukungnya semakin dikenal masyarakat, Marco menggelar ekspedisi solo...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Atletik Jadi Lumbung Medali

SALAH satu cabang olahraga yang akan sangat menarik untuk disaksikan di Olimpiade 2020 ialah atletik.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya