Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KESELAMATAN bumi sejatinya adalah menjadi tanggung jawab semua orang. Sebab bumi itu merupakan titipan dari anak cucu kita. Karena itu sudah menjadi tanggung jawab kira untuk menjaganya. Apalagi kini kondisi bumi sudah semakin memperihatikan dengan berbagai pencemaran lingkungan dan polusi udara.
Untuk itu melalui kampanye #Beraniberubah Tupperware terus berkomitmen untuk mendorong masyarakat Indonesia untuk mengurangi penggunaan wadah plastik sekali pakai dan beralih ke wadah yang bisa digunakan berulang-ulang. Misi itu pun sejalan dengan HokBen yang memiliki komitmen yang sama untuk mengurangi kemasan sekali pakai di gerai mereka. Kedua brand pun mengumumkan peluncuran kolaborasi Tupperware x HokBen.
Baca juga: Plastik Biodegradable Bisa Timbulkan Masalah Sampah Mikroplastik
Kolaborasi itu menghadirkan beragam program menarik untuk konsumen di Indonesia. Antara lain, setiap pembelian HokBen paket A/B/C/D dengan membawa wadah makan dari Tupperware yang pas untuk menu tersebut mendapat gratis teh dalam kemasan, dan khusus pembukaan gerai baru HokBen di Jabodetabek, 100 konsumen pertama yang melakukan pembelian 4 paket superbowl mendapatkan satu buah wadah makan fungsional dari Tupperware. Selain itu, khusus bagi member Tupperware, HokBen memberikan diskon 15% untuk pembelian Paket Simple Set Teriyaki + Teh dalam kemasan.
Tidak hanya itu, Kolaborasi ini juga memberikan keuntungan kepada seluruh konsumen HokBen yang ingin memiliki produk Tupperware dengan penawaran spesial diskon 15%. Caranya pun relatif mudah, hanya dengan bertransaksi mulai dari Rp50 ribu di gerai HokBen konsumen berhak atas e-voucher yang dapat di temukan di struk transaksi HokBen.
Kolaborasi ini juga akan meghadirkan produk giant tumbler sepsial dengan custom printing desain kolaborasi Tupperware dan HokBen. Nantinya produk kerja sama itu akan dipasarkan melalui mekanisme Purchase with Purchase dengan produk HokBen.
“Kami menyambut baik kolaborasi dengan HokBen, kami percaya bahwa HokBen adalah salah satu brand yang mendapat tempat di hati konsumen Indonesia sejak lama dan merupakan mitra yang tepat untuk mewujudkan misi pengurangan wadah plastik sekali pakai. Untuk itu, melalui kerjasama ini kami mengajak generasi milenial dan keluarga Indonesia untuk turut serta dalam kolaborasi bersama Tupperware x HokBen, demi lingkungan dan kehidupan yang lebih baik," ujar President Director Tupperware Indonesia, Andreas Santoso.
Untuk menyambut datangnya di Tahun ajaran baru kalender pendidikan, Tupperware x Hokben juga mengajak para ibu untuk melakukan Kreasi Bento dengan menu Hokben menggunakan wadah makan dari Tupperware. Sebagai apresiasi, 36 pemenang dengan kreasi bento terbaik akan mendapatkan masing-masing Voucher HokBen senilai Rp500 ribu dan produk Tupperware senilai Rp1 juta.
“Partnership dengan Tupperware ini merupakan tahap awal dari rencana kolaborasi yang kami rencanakan. Dalam waktu dekat kami akan menghadirkan kolaborasi Tupperware x HokBen yang tidak kalah menariknya, karena kami percaya kerja sama ini akan berdampak positif bagi kedua brand, menguntungkan bagi konsumen, dan bermanfaat bagi lingkungan kita bersama,” cetus General Manager Marketing HokBen, Francisca Lucky. (RO/A-1)
Kegiatan pengelolaan dan daur ulang sampah ini menggandeng Waste4Change untuk melakukan pengelolaan sampah dari hulu ke hilir.
Jikaa dihitung secara kasar sejak tahun 2018 hingga tahun 2023, kerugian yang disebabkan oleh masalah pencemaran sampah plastik di laut Indonesia diperkirakan mencapai Rp2.000 triliun.
Sampah yang dihasilkan dari kegiatan masyarakat di Indonesia juga bisa masuk ke Samudera Hindia hingga ke Madagaskar.
Warga akan diedukasi modul Plastic, Sustainability & You Education (PSYE) untuk meningkatkan kesadaran tentang penggunaan plastik berkelanjutan dan pengelolaan limbah yang efektif.
Target pemerintah Indonesia dalam menurunkan kebocoran sampah plastik dari aktivitas masyarakat sebesar 70 persen pada 2025.
BRIN terus melakukan penelitian dengan memanfaatkan kecerdasan buatan dalam mendeteksi jenis sampah plastik. Termasuk, melibatkan akademisi dari berbagai multidisiplin ilmu.
Memakai galon guna ulang bisa mengurangi sampah kemasan sekali pakai hingga 316 ton setiap tahun.
ANAK-anak muda Tanah Air berhasil menoreh prestasi dengan menciptakan karya seni yang memanfaatkan sampah platik. Beautiful Raja Ampat karya Dwi Siti Qurrotu Aini dari ITB
Pameran internasional terbesar untuk sektor mesin, material, dan teknologi pengolahan plastik serta karet, Plastics & Rubber Indonesia, akan kembali hadir pada 19–22 November 2025.
Pemerintah terus mendorong penggunaan sustainable material di sektor industri, salah satunya melalui pengembangan bioplastik.
Berdasarkan data SIPSN tahun 2024, timbulan sampah di 318 kabupaten/kota mencapai 34,1 juta ton per tahun, dengan 67,42% atau sekitar 23 juta ton belum terkelola dengan baik.
Ada sekitar 56 produk yang dibawa Greenhope ke World Expo 2025 Osaka. Produk-produk tersebut berupa bioplastik dan biodegradable additive.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved