Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM beberapa pekan terakhir, lonjakan kasus covid-19 semakin diikuti dengan peningkatan kasus kematian. Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengingatkan pemerintah daerah, terutama daerah yang mengalami lonjakan kasus covid-19, untuk menyempurnakan strategi PPKM mikro.
"Sebagai upaya memutus rantai penularan covid-19, segera ambil kebijakan emergency dengan pengetatan dan pembatasan mobilitas, serta aktivitas warga. Untuk mengendalikan kondisi darurat tingginya loncatan kasus covid-19 di daerah dan mencegah kolaps pelayanan kesehatan," ujar Ketua Umum IDI Daeng Muhammad Faqih dalam keterangan resmi, Senin (21/6).
Baca juga: Satgas: PPKM dan Lockdown Substansinya Sama
Pihaknya pun memohon pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan perlindungan terhadap tenaga kesehatan, yang menangani pasien covid-19. Sehingga, potensi penularan covid-19 terhadpa tenaga medis dapat ditekan.
"Dengan begitu, tenaga kesehatan dapat terus memberikan pertolongan dan perawatan, serta menjamin pelayanan terhadap pasien covid-19 tetap berlangsung," imbuh Daeng.
Pemerintah juga diharapkan mempercepat vaksinasi covid-19 massal. Serta, memperluas upaya testing dan tracing pada semua kelompok umur, termasuk anak-anak. "Masyarakat harus disiplin protokol kesehatan. Lalu, perlu sanksi yang tegas dari aparat penegak hukum," paparnya.
Baca juga: Menkes: Lima Rumah Terpapar Covid-19, Satu RT akan Lockdown
Diketahui, pada Senin (21/6) ini, jumlah kasus positif covid-19 di Tanah Air mencapai 2 juta orang. Adapun total pasien sembuh tercatat 1,8 juta orang dan kasus kematian akibat covid-19 sebanyak 54 ribu orang.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat untuk menyadari pentingnya mengikuti anjuran pemerintah. Seperti, disiplin menerapkan protokol kesehatan dan tidak bepergian jika tidak ada keperluan mendesak.
Apabila masyarakat mematuhi anjuran pemerintah, pihaknya optimistis Indonesia bisa kembali bangkit dan lonjakan kasus covid-19 dapat diatasi. "Bangsa kita adalah bangsa yang kuat. Kalau kita bekerja sama, insya Allah kita bisa menghadapi masalah ini," tegas Budi.(OL-11)
Pada Batch II, sebanyak 366 relawan diberangkatkan dari beberapa titik dalam beberapa gelombang.
Relawan Laskar Trisakti 08 bekerja sama dengan Universitas Trisakti mengirimkan bantuan tenaga kesehatan dan obat-obatan ke wilayah terdampak banjir Sumatra.
Kisah Ibu Irene Sokoy di Papua meninggal setelah ditolak empat rumah sakit menunjukkan kegagalan serius dalam pemerataan tenaga kesehatan di Indonesia.
Anggota DPR RI Netty Prasetiyani mengungkapkan pembangunan Rumah Sakit (RS) internasional akan sia-sia bila kualitas lulusan kedokteran dalam negeri tidak memenuhi standar dunia.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mencatat saat ini ada 10.300 puskesmas di Indonesia, jumlah tersebut termasuk 2.652 yang kategori puskesmas terpencil dan sangat terpencil.
KEMENTERIAN Haji dan Umrah tengah menyiapkan pelaksanaan seleksi dan pelatihan petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) untuk musim haji 2026.
PEMERINTAH kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), meski kondisi Covid-19 selama seminggu terakhir mengalami tren penurunan.
Program ini merupakan bantuan pemerintah dalam bentuk uang yang diberikan kepada pelaku usaha mikro yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
PEMPROV DKI Jakarta menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 selama 7 (tujuh) hari, mulai 8 hingga 14 Maret 2022.
KABUPATEN Cianjur, Jawa Barat, memperkuat kembali pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro
PEMERINTAH Kota Malang, Jawa Timur, memperkuat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Hal itu dilakuikan setelah temuan pasien omikron pertama di Kabupaten Malang.
Jumlah kabupaten dan kota yang menerapkan PPKM level 1 meningkat dari 227 menjadi 238 kabupaten
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved