Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Joko Widodo memberikan target kepada Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mencapai kekebalan komunal pada Agustus mendatang.
Oleh karena itu, percepatan vaksinasi covid-19 menjadi suatu hal yang wajib dilaksanakan.
Hal tersebut disampaikan kepala negara saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal covid-19 yang diselenggarakan di Stadion Pakansari Bogor, Jawa Barat, Kamis (17/6).
Baca juga: Presiden Tinjau Vaksinasi di Stasiun Bogor
"Target kita, di Kabupaten Bogor, Agustus sudah tercapai kekebalan komunal jadi semua harus bekerja keras," ujar Jokowi.
Di waktu yang bersamaan, di beberapa lokasi terpisah di Kabupaten Bogor, dilaksanakan juga vaksinasi massal serupa yang ditujukan bagi kelompok warga lansia, pelayan publik, buruh serta pelaku ekonomi.
Ia pun berpesan kepada pemerintah daerah setempat untuk terus meningkatkan akselerasi vaksinasi dalam beberapa pekan ke depan.
"Terus dilanjutkan. Jangan hanya hari ini saja. Kita butuh percepatan dalam rangka mencapai kekebalan komunal," tandasnya. (H-3)
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved