Minggu 13 Juni 2021, 16:40 WIB

BNPB Pastikan Kesiapan Rusun Nagrak untuk Pasien Covid-19

Mohamad Farhan Zhuhri | Humaniora
BNPB Pastikan Kesiapan Rusun Nagrak untuk Pasien Covid-19

MI/Bary Fathahilah
Ilustrasi rusun di wilayah DKI Jakarta.

 

KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito meninjau Rusun Nagrak di Cilincing, Jakarta Utara, pada Minggu (13/6). Rusun ini merupakan salah satu fasilitas isolasi pasien covid-19.

Dalam kunjungan tersebut, Ganip memastikan kesiapan fasilitas yang ada di Rusun Nagrak. Mengingat, terjadi lonjakan kasus covid-19 di Tanah Air setelah libur Lebaran.

"Kami terus memeriksa dan memantau kesiapan setiap tempat isolasi pasien covid-19. Tujuannya, mengantisipasi lonjakan kasus positif pada kelompok orang tanpa gejala (OTG)," ujar Ganip dalam keterangan pers, Minggu (13/6).

Baca juga: DPR Minta Badan POM Pastikan Keamanan Ivermectin

Ganip turut memberikan bantuan logistik berupa 500 unit velbed yang diberikan kepada Plt Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Sabdo Kurnianto. Adapun velbed atau alas tidur portabel ini bermanfaat sebagai fasilitas penunjang di Rusun Nagrak.

Kepala Unit Pengelola Rumah Susun Sederhana Sewa (UPRS III) Vita Nurvianti mengapresiasi kunjungan dan bantuan untuk kebutuhan Rusun Nagrak, yang bakal difungsikan sebagai tempat isolasi pasien covid-19. "Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan bantuan velbed yang diberikan oleh Ketua Satgas, dalam menunjang fasilitas tempat isolasi pasien covid-19," tutur Vita.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Wisma Atlet Siap Tambah Fungsi Kasur

Di samping kebutuhan logistik, Vita turut mengungkapkan kebutuhan lain, yakni sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan serta penanganan pasien Covid-19. "Seperti halnya di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Rusun Nagrak juga membutuhkan dukungan tambahan SDM, dalam konteks pelayanan pasien covid-19. Mengingat, sumber daya kami cukup terbatas," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menjelaskan tentang pengoperasian setiap tower di Rusun Nagrak. Pihaknya juga akan melakukan pelatihan untuk sumber daya manusia.

"Rusun Nagrak memiliki 14 tower. Untuk Tower 1 sampai 5 akan difokuskan untuk lokasi isolasi pasien covid-19 terkendali. Lalu, Tower 6 sampai 10 masih dalam proses penghunian, sedangkan Tower 11 - 14 sudah terhuni," jelas Widyastuti.(OL-11)
 

Baca Juga

MI/Susanto

Gen Z Lebih Pede Setelah Divaksin di NasDem

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 02 Agustus 2021, 08:49 WIB
"Remaja-remaja saya lihat pada lompat girang waktu dapat lembar...
Antara

Kebakaran Hutan dan Lahan, Titik Api Terbanyak di Kalimantan Barat

👤Zubaedah Hanum 🕔Senin 02 Agustus 2021, 08:05 WIB
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), seiring dengan...
ANTARA/Rivan Awal Lingga

Perpanjangan PPKM Level 1-4 Tunggu Pengumuman Pemerintah

👤 Indriyani Astuti 🕔Senin 02 Agustus 2021, 07:56 WIB
"Keputusan terkait PPKM akan diumumkan secara langsung oleh Bapak Presiden RI sebelum PPKM berakhir pada 2 Agustus...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pembangunan Berkelanjutan demi Keselamatan Bersama

 Sektor keuangan memiliki peran besar dalam mengarahkan perubahan menuju penerapan green economy

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya