Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYALURAN Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), atau sekarang disebut Program Sembako, sempat mengalami hambatan pada Maret hingga April 2021. Hal ini disebabkan banyak nama keluarga penerima manfaat (KPM) yang tidak akurat.
"Memang ada. Tapi sebenarnya bukan kendala. Seluruh Indonesia ditahan dulu. Sempat ada perbaikan data di Pusat Data Informasi (Pusdatin). Jadi, bukan hanya di Lumajang," ujar Koordinator Program Sembako di Kabupaten Lumajang, Siti Khotijah, pada keterangan pers, Minggu (6/6).
Program Sembako merupakan program bantuan sosial dari Direktorat Jenderal Penangana Fakir Miskin Kementerian Sosial (Ditjen PFM Kemensos).
Bantuan senilai Rp200 ribu itu ditransfer ke rekening KPM untuk dibelanjakan bahan pangan di e-warong. Dalam program ini, Kemensos bekerja sama dengan bank Himbara.
Menurut penjelasan Siti, banyak nama KPM yang dinilai tidak masuk akal atau tidak meyakinkan oleh pihak bank.
Hal ini persis seperti yang dikeluhkan oleh Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini (Risma) ketika rapat bersama Komisi VIII DPR, beberapa waktu lalu.
Dalam rapat itu, Risma mengungkapkan bank menemukan nama para KPM yang dinilai aneh. Misalnya, ada nama KPM IT, NA70, dan THR. Padahal, namanya memang seperti itu.
Selain itu, pihak bank juga menemukan tanggal lahir yang keliru. Misalnya, KPM lahir pada tahun 2043 atau 2060.
"Iya memang benar. Maka dari itu, dilakukan perbaikan data secara serentak oleh Kemensos," ujar Siti.
Selain nama KPM yang dinilai aneh, pihak bank juga tidak menerima nama KPM yang berbeda pengejaan namanya yang tertera di KTP, dengan di Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). "Beda I dan Y saja tidak bisa," ujarnya.
Ketika mencoba konfirmasi ke pihak bank Himbara, hanya Bank Mandiri saja yang merespons. Namun, Bank Mandiri tampaknya tidak ingin terlalu mengomentari hal tersebut. Pada intinya, bank pelat merah itu mendukung penyaluran bansos.
"Bank Mandiri berkomitmen mendukung pemerintah dalam menyalurkan program bansos untuk membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kami bekerja sama dengan Kemensos untuk mendapatkan data penerima bansos yang valid dan akurat, agar tepat sasaran dan berkesinambungan," kata Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha, melalui pesan elektronik.
"Hal ini juga sesuai dengan bentuk kerja sama yang telah disepakati dengan Kemensos, di mana Bank Mandiri, dalam hal ini bertindak sebagai penyalur bansos berdasarkan data yang terverifikasi oleh Kemensos," kata Rudi, menambahkan.
Saat ini sudah cair
Siti menegaskan, beberapa KPM di Lumajang sudah bisa menerima bantuan Program Sembako lagi. Bantuan tersebut sudah kembali cair semenjak akhir April 2021.
Namun, dilakukan bertahap, sehingga masih banyak juga KPM yang belum merasakan bantuan tersebut.
"Januari (disalurkan untuk) ada 79 ribu KPM dan Februari 78 ribu KPM. Lalu Maret dan April di angka 62 ribu. Bertahan hingga Juni. Jadi masih ada sekitar 20 ribu kurang KPM yang masih dalam tahap itu (perbaikan)," kata Siti.
Beruntung, nasib para KPM tidak terbengkalai selama penyaluran Program Sembako tertahan selama dua bulan. Mereka masih diberdayakan dengan program bansos lain. Misalnya, Kelompok Usaha Bersama (KUBE).
KUBE juga merupakan program bansos dari Ditjen PFM Kemensos. Pada program bansos ini, para KPM akan dibina untuk membentuk usaha, agar ke depannya bisa mandiri.
Kembali lagi ke pernyataan Risma saat rapat kerja dengan Komisi VIII DPR. Dalam rapat itu, Risma memaparkan strategi alternatif jika bank masih enggan menyalurkan bansos.
Pihaknya akan segera menunjuk PT Pos Indonesia untuk mengambilalih tanggung jawab tersebut. Saat ini, Kemensos sedang melalukan persiapan rekapitulasi data pencairan bersama Pos Indonesia.
"Kami akan ambi alih untuk dimasukkan ke Pos. Kasihan mereka memang berhak menerima. Tapi namanya seperti ini pak (IT, NA70, dan THR)," kata Risma, dalam rapat kerja itu.
Bagi Siti pemilihan Pos Indonesia sebagai penyalur bansos, dalam hal ini Program Sembako harus dilihat dari dua sisi. Pertama, dia setuju dengan penunjukkan Pos Indonesia, lantaran Pos Indonesia selalu konsiten ketika melakukan dokumentasi penyaluran.
Seperti diketahui, Pos Indonesia ditunjuk oleh Kemensos untuk menyalurkan bansos tunai (BST) kepada KPM yang terdampak pandemi Covid.19. Bantuan tersebut senilai Rp300 ribu yang disalurkan langsung kepada KPM secara tunai. (RO/OL-09)
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) terus mengintensifkan upaya pemulihan pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Kementerian Sosial akan menyalurkan bantuan usaha sebesar Rp5 juta per keluarga terdampak bencana. Bantuan ini disalurkan melalui Pokja Pemberdayaan Pasca Bencana.
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan BNPB, TNI, Polri, BPBD dan Pemda terus mempercepat upaya distribusi bufferstock logistik,
SEKRETARIS Jenderal Kemensos Robben Rico mengatakan penerima BLT kesra sudah 85 persen dari target, sedangkan Menko Airlangga mengatakan sudah 26,2 juta orang menerima bantuan itu dari 35 juta
Kementerian Sosial memberikan atensi khusus terhadap penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, terutama di wilayah yang masih terisolasi seperti Aceh Tamiang.
Kemensos mendirikan 30 dapur umum yang menyediakan lebih dari 80 ribu porsi makanan per hari untuk korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Kepala Staf Kogabwilhan III, Marsekal Muda TNI Joko Sugeng Sriyanto mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk wujud nyata hadirnya negara di tengah masyarakat.
Guna mengantisipasi kenaikan harga yang ekstrem, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan langkah darurat berupa Operasi Pasar.
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
Kenaikan tidak hanya terjadi pada cabai. Komoditas bumbu dapur lainnya seperti bawang merah
Diskumindag Kota Sukabumi terus memantau pergerakan harga dan berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Kenaikan harga ini sudah berlangsung hampir dua minggu
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved