Senin 31 Mei 2021, 14:35 WIB

Mensos Minta Kejagung Cek Laporan Beras Bansos Tidak Layak

Humaniora | Humaniora
Mensos Minta Kejagung Cek Laporan Beras Bansos Tidak Layak

ANTARA/AMPELSA
Keluarga Penerima Manfaat antre penyaluran Bantuan Sosial Beras, di Desa Peulanggahan, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, Senin (12/10/2020).

 

Menteri Sosial Tri Rismaharini meminta Kejaksaan Agung untuk mengecek laporan adanya bantuan beras dalam program Sembako yang tidak layak di sejumlah daerah.

"Saya meminta Kejaksaan Agung untuk mengecek itu," kata Mensos Risma di Jakarta, Senin (31/5), menanggapi adanya laporan beras bantuan yang tidak layak di Bekasi.

Menurut dia, sejak Januari lalu Kementerian Sosial sudah tidak lagi memberikan bantuan dalam bentuk barang. "Jadi, kita tidak tahu barang itu dari mana, karena bantuan uang langsung kita transfer ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM)," tambah mantan Wali Kota Surabaya itu.

Baca juga: Terima Bantuan, Mensos Bakal Dirikan Perpustakaan dengan Free Wifi

Dia mengaku sebenarnya sudah sering menerima laporan bantuan beras tidak layak, sebagai tindak lanjut, jika melibatkan pendamping, langsung dicopot. Jika melibatkan pemda, Kemensos meminta bantuan Kejaksaan Agung untuk mengecek.

"Saat ini di salah satu daerah sedang diperiksa Kejaksaan Agung, karena kerugian negara besar. Kejaksaan Agung menyarankan kami untuk menghitung kerugian itu, saya minta bantuan BPKP untuk itu," ujar dia.

Kemensos memberikan bantuan sosial dalam Program Sembako kepada keluarga tidak mampu, namun diberikan dalam bentuk nontunai melalui bank.

Pada 2021, Program Sembako atau BPNT ditargetkan menyasar 18,8 juta keluarga dengan nilai bantuan sebesar Rp200.000 per keluarga setiap bulan yang dapat dibelikan beras dan bahan pokok. (Ant/H-3)

Baca Juga

ANTARA/Moch Asim

Tim Mahasiswa ITS Raih Juara Umum IRC 2022 di Florida AS

👤 Faustinus Nua 🕔Minggu 03 Juli 2022, 11:10 WIB
Penghargaan yang telah diraih dapat memantik tumbuhnya talenta muda nasional lainnya yang menginspirasi di bidang sains dan...
Ist

Deforestasi Karena Kelapa Sawit Jauh Lebih Kecil daripada Komoditas Lain

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 03 Juli 2022, 11:06 WIB
Satelligence sudah memetakan tren deforestasi yang terkait dengan ekspansi perkebunan kelapa sawit dengan cara mengombinasikan kecanggihan...
ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya

Kementan Kebut Penanganan PMK Jelang Iduladha

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Minggu 03 Juli 2022, 11:00 WIB
Akselerasi penanganan PMK penting menjelang Iduladha. Pasalnya, penyakit itu sudah tersebar di 19 provinsi dan 223...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya