Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (APIK) Bali beraudiensi dengan DPRD Badung, Senin (31/5).
Beberapa anggota LBH APIK Bali ini diterima langsung oleh Ketua DPRD Bali Putu Parwata dan didampingi beberapa anggota Komisi terkait.
Ketua LBH APIK Bali Ni Luh Anggreni mengatakan, pihaknya selama ini sudah bersinergi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak di Bali baik di provinsi maupun di kabupaten dan kota. "Kami sudah banyak ikut mengawal kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Bali, bahkan sejak tahun 2012 lalu," ujarnya.
Baca juga: Vaksin Covid-19 Tahap 14 Tiba, Indonesia Punya 75,9 Juta Dosis
Kali ini LBH APIK Bali melakukan audiensi dengan DPRD Badung. Pihaknya ingin agar kebijakan-kebijalan yang lahir di Badung yang lebih pro terhadap perempuan dan anak. Tujuannya agar kekerasan terhadap perempuan dan anak bisa diminimalisasi.
Sinergitas ini sangat dibutuhkan baik di kalangan pemerintah, dunia usaha pariwisata dan LBH APIK Bali. Pertemuan dengan DPRD Badung sangat penting dan strategis karena Badung adalah destinasi pariwisata yang paling banyak di Bali dan rentan terhadap kekerasan perempuan dan anak.
Menurut Anggraeni, kekerasan terhadap perempuan dan anak di Bali dan terutama di wilayah Badung sangat tinggi dan justru terjadi peningkatan di masa pandemi covid-19 sekarang ini. Kekerasan seksual malah meningkat di masa pandemi yang justru dialami pada perempuan dan anak. Kasus human trafficking juga meningkat di masa pandemi covid-19 di Bali.
Baca juga: Terima Bantuan, Mensos Bakal Dirikan Perpustakaan dengan Free Wifi
"Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) meningkat saat pandemi covid-19. Selain itu kasus human trafficking dan kekerasan seksual pada anak juga meningkat saat pandemi covid-19 dan justru terjadi di Bali sebagai destinasi pariwisata kelas dunia. Banyak anak perempuan di bawah umur dibujuk bahwa di Bali itu kerjanya enak dan dapat uang banyak dengan mudah. Ternyata sampai di Bali mereka dijadikan sebagai objek prostitusi online dan ini semakin meningkat," ujarnya.
Menjadikan Bali dan Lombok sebagai tujuan perdagangan anak dan prostitusi online bukan merupakan ciri khas dari pariwisata Bali sebagai pariwisata budaya. Untuk itu perlu didukung dengan kebijakan agar jangan sampai Bali menjadi tujuan perdagangan manusia atau pariwisata seksual anak.
"Kita perlu banyak menyosialisasikan agar pariwisata sekarang bukanlah menjadi tempat perdagangan manusia dan kekerasan seksual terhadap anak. Jadi harapan kita dengan kebijakan dewan mungkin itu juga menjadikan Kabupaten Badung sebagai kabupaten layak anak," ujarnya. (H-3)
Industri pariwisata Bali bersiap menghadapi lonjakan permintaan akomodasi pada Maret 2026 seiring berdekatannya Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.
Rilis dari BMKG Wilayah III Denpasar juga menyebutkan, peringatan dini angin kencang yang berpotensi melanda Kabupaten Badung, Gianyar, Klungkung serta Kota Denpasar.
SEBANYAK 12 negara pemilik pantai yang ada di Samudera Hindia menggelar pertemuan membahas ikan tuna di 30th Session of the Coastal States Alliance (CSA 030) 30-31 Januari 2026 di Kuta Bali.
DINAS Kesehatan Provinsi Bali saat ini melakukan berbagai langkah antisipasi terhadap merebaknya virus Nipah, seperti yang dialami beberapa negara lainnya di dunia.
BANDARA I Gusti Ngurah Rai Bali melakukan antisipasi terhadap kemungkinan masuknya virus Nipa ke Bali, baik yang berasal dari turis asing maupun domestik.
Fokus utama petugas adalah area persimpangan jalan dan lampu lalu lintas (traffic light) yang kerap menjadi pusat kerumunan para pencari sumbangan.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan pentingnya membangun ekosistem hukum yang kuat serta edukasi yang memadai untuk melindungi anak-anak.
kasus kekerasan terhadap siswa ini mencederai rasa kemanusiaan.
Ciri berikutnya adalah anak cenderung menarik diri dari pergaulan karena komunitas TCC membuat mereka nyaman sehingga anak-anak lebih suka menyendiri.
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menyampaikan keprihatinan mendalam atas maraknya kasus penculikan anak yang terjadi belakangan ini.
Psikolog anak, Mira Damayanti Amir, menekankan bahwa darurat kekerasan tengah terjadi di Indonesia.
UPAYA yang terukur untuk mewujudkan gerakan mengatasi kondisi darurat kekerasan terhadap perempuan dan anak harus segera direalisasikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved