Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji) menyalurkan dana kemaslahatan sebesar Rp5.002.989.498 kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk pembangunan Wisma Khodimul Ummah tahap lanjutan melalui Mitra Kemaslahatan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Untuk memulai pekerjaan pembangunan tahap lanjutan Wisma Khodimul Ummah, dilaksanakan kegiatan seremonial penyerahan SK Pelaksanaan dari BPKH kepada Baznas yang disaksikan MUI pada Selasa (25/5) di Gedung MUI Pusat, Jakarta.
Pembangunan Wisma Khodimul Ummah MUI tahap lanjutan ini akan melanjutkan pembangunan yang dilaksanakan secara swakelola oleh MUI sebelumnya dan sudah mencapai pembangunan gedung lantai satu. Selanjutnya pembangunan akan dilakukan oleh Baznas hingga selesai sesuai dengan persetujuan BPKH.
Wisma Khodimul Ummah MUI berlokasi dekat dengan Sungai Ciliwung. Lokasinya juga berdekatan dengan kantor DSN MUI di bilangan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat. Wisma Khodimul Ummah MUI akan digunakan bagi 32 lembaga yang bekerja di bawah koordinasi MUI dan akan dipergunakan dalam menjalankan kegiatan dakwah antara lain untuk ruang kerja komisi/badan/lembaga, kegiatan rapat, ruang pertemuan, dan tempat menginap sementara tamu dari luar kota ketika ada kegiatan MUI di Jakarta.
Secara simbolis SK pelaksanaan diserahkan oleh Kepala BPKH Anggito Abimanyu kepada Ketua Baznas Noor Achmad dan disaksikan oleh Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi serta Ketua MUI KH Miftachul Akhyar. Dalam sambutannya, Noor mengucapkan terima kasih atas kepercayaan BPKH kepada Baznas untuk menyelesaikan pembangunan Wisma Khodimul Ummah MUI.
"Mudah-mudahan pembangunan tahap lanjutan dapat berjalan dengan baik agar nanti dapat segera dipergunakan dalam menjalankan kegiatan dakwah dan dipergunakan sesuai dengan fugsinya," ujar Noor dalam keterangan resmi, Rabu (26/5). Ia berharap dengan penyelesaian pembangunan Wisma Khodimul Ummah tahap lanjutan ini, sinergi antarlembaga baik MUI, BPKH, maupun Baznas menjadi semakin kuat sehingga bisa bersama-sama mendukung pembangunan nasional untuk menyejahterakan rakyat dan menjaga prinsip-prinsip syari’ah dalam kehidupan umat Islam.
Kepala Badan Pelaksana BPKH Anggito Abimanyu menyampaikan rasa syukur BPKH dalam pelaksanaan kegiatan kemaslahatan ini. "Alhamdulillah hari ini secara resmi kami telah menyampaikan SK persetujuan kegiatan kemaslahatan untuk penyelesaian pembangunan Wisma Khodimul Ummah MUI dengan mitra kemaslahatan Baznas."
Anggito juga mengucapkan terima kasih kepada Baznas yang telah bersedia bekerja sama dalam pembangunan Wisma Khodimul Ummah MUI. "Sesuai dengan namanya Wisma Khodimul Ummah MUI diharapkan bisa menjadi pelayan masyarakat sekitar. Semoga pembangunan dapat berjalan dengan sukses dan berkah." (OL-14)
Bantuan ini merupakan simbol solidaritas dan penguatan ukhuwah antarwilayah dalam membantu saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah.
Baznas telah menyalurkan bantuan kemanusiaan sejak hari pertama bencana melanda Provinsi Aceh dan Sumatra.
Ketersediaan air bersih tidak hanya diperlukan untuk konsumsi, tetapi juga untuk menjaga sanitasi lingkungan, mencegah penyebaran penyakit, serta menunjang aktivitas harian.
Kantor Digital tidak hanya bermanfaat bagi para muzaki, tetapi juga bagi mustahik.
Dampak bencana di wilayah Sumatra bersifat luas dan membutuhkan penanganan jangka menengah hingga panjang.
Baznas memberikan program layanan kesehatan gratis bagi korban penyintas bencana banjir di Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, Sumatra Utara.
Yang lebih mendesak adalah menyamakan persepsi antara pengusul, BPKH, dan Baleg DPR RI mengenai bentuk dan karakter kelembagaan BPKH ke depan.
TERKAIT Indonesia yang berhasil memenangkan lelang lahan di Mekah, Arab Saudi untuk pembangunan Kampung Haji, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) akan terlibat.
Dalam program ini, BPKH menyalurkan sebanyak 712 bibit pohon yang terdiri dari varietas produktif dan konservatif, antara lain alpukat, durian, gayam, nangka, aren, kelapa, dan bambu.
BPKH mengimplementasikan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dan Whistleblowing System (WBS) yang memungkinkan pelaporan pelanggaran.
Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melakukan seremonial serah terima bantuan Program Kemaslahatan sebesar Rp351 juta.
BPKH secara berkelanjutan melakukan pembenahan layanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), pemutakhiran informasi berkala, serta penguatan kanal digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved