Sabtu 22 Mei 2021, 18:00 WIB

BPBD Jatim Salurkan Bantuan Logistik Korban Gempa M5,9

Atalya Puspa | Humaniora
BPBD Jatim Salurkan Bantuan Logistik Korban Gempa M5,9

ANTARA FOTO/Irfan Anshori
Dampak gempa

 

SEJUMLAH warga Jawa Timur terdampak setelah rumah mereka mengalami kerusakan pascagempa M5,9. Selain kerusakan bangunan rumah dan fasilitas umum, gempa juga berdampak pada korban luka-luka. Pemerintah daerah terus melakukan penanganan darurat di lapangan.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati mengungkapkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mendistribusikan untuk penanganan warga terdampak gempa. Melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Provinsi Jawa Timur.

"Sejumlah bantuan diberikan, antara lain sembako, lauk pauk dan terpal. Bantuan untuk mendukung penanganan Covid-19 juga diberikan, seperti masker kain dan masker medis," kata Raditya dalam keterangan resmi, Sabtu (22/5).

Adapun, rincian bantuan yang diberikan TRC BPBD Provinsi Jawa Timur, yaitu sembako 725 paket, masker kain 15.000 buah, masker medis 2.000 buah, lauk Pauk BNPB 40 kardus, terpal 100 lembar.

Berdasarkan data per Sabtu (22/5), pukul 10.00 WIB, dampak gempa M5,9 sebagai berikut:

Korban luka-luka 2 jiwa, dengan rincian luka berat 1 orang dan 1 lainnya luka ringan. Korban luka berat telah mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan Tirta Husada Wonotiro.

Sementara itu, total kerusakan di wilayah Jawa Timur antara lain rumah rusak berat (RB) 4 unit, rusak sedang (RS) 8 dan rusak ringan (RR) 142. Kerusakan juga terjadi pada fasilitas umum dengan rincian RR 16 unit dan RS sebanyak 1.

Berikut ini rincian kerusakan di beberapa wilayah kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Timur.

1. Kabupaten Malang, 1 unit rumah RB, 26 unit rumah RR dan 5 unit fasilitas umum RR.

2. Kabupaten Blitar, 2 unit rumah RB, 6 unit rumah RS, 95 unit rumah RR, 9 unit fasilitas umum RR, 1 unit fasilitas umum RS.

3. Kabupaten Lumajang, 18 unit rumah RR dan 1 unit rumah RB.

4. Kota Malang, 1 unit rumah RS

5. Kabupaten Pasuruan, 1 unit rumah RS dan 1 unit fasilitas umum RR.

6. Kabupaten Jember, 1 unit fasilitas umum RR

7. Kota Blitar, 3 unit rumah RR

Pada saat gempa, BPBD beberapa mencatat informasi seputar guncangan yang dirasakan warga setempat. Warga Kabupaten Blitar merasakan guncangan kuat sekitar 15 detik, warga di Kabupaten Malang merasakan guncangan 5 detik, dan di Kota Blitar 2 hingga 3 detik. Gempa membuat warga di dalam rumah panik dan keluar rumah.

"Hingga saat ini, BNPB terus melakukan koordinasi dan memonitor penanganan pascagempa di wilayah Jawa Timur. Berdasarkan informasi dari BPBD setempat, pihaknya masih memantau dan menggali informasi terkait perkembangan dampak gempa," pungkas Raditya Jati. (H-2)

Baca Juga

Dok. MUI

Halal Bihalal MUI, Merajut Ukhuwwah Untuk Bangun Ekonomi Umat

👤Mediaindonesia,com 🕔Rabu 18 Mei 2022, 00:04 WIB
Ketua panitia Halal bi Halal MUI, Cholil Nafis, atau yang akrab disapa Kyai Cholil, mengatakan kegiatan itu diselenggarakan dalam...
Antara

29,5 Juta Masyarakat Rentan dan Umum Telah Divaksinasi Booster

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Selasa 17 Mei 2022, 23:57 WIB
Sebanyak 4.283.646 lanjut usia telah terproteksi vaksin booster. Lalu 6.399.434 petugas publik dan 578.254 tenaga...
Antara

63,49% Anak Terproteksi Vaksin Covid-19 Dosis Lengkap

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Selasa 17 Mei 2022, 23:54 WIB
Pemerintah menargetkan 26.705.490 remaja usia 12 hingga 17 tahun menerima vaksin...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya